
NB : Novel ini masih dalam tahap revisi jadi bacalah dengan teliti dan bijak mohon dikoreksi jika ada yang salah, selamat membaca my beloved readers 🙏🙏🙏😌😌😌
“Alex, sini sayang, ada yang mau papa omongin" ujar Lukas dengan lembut
“Papa mau ngomong apa Pah? Belum puas ya malam itu papa marahin Alex habis-habisan?"
“Huffft... Alex, maafkan Papa ya, Papa faham Papa salah sama kamu, maaf waktu itu papa out of control, Papa harap kamu mengerti nak, demi Allah Papa marah itu karena Papa kecapekan sayang, wajar kan? Kamu bayangin aja, Papa dan Mama pulang kerja jauh-jauh dari USA, kamu malah mengejutkan Papa dan Mama seperti itu, jadinya Papa marah deh, maafin Papa ya sayang ya? Kamu mau kan?" Ujarnya lembut dan penuh harap
“Biarpun sulit buat Alex memaafkan Papa, tapi Alex memang harus melakukan itu Pah, Alex merasa bersalah, maafin Alex ya Pah" ujar Alex sambil menunduk dan mencium punggung tangan Lukas
“Iya nak, berdiri tegak sayang" Titah Lukas yang kemudian memeluk erat anak semata wayangnya itu, mereka berpelukan ditemani tangis sedih sekaligus haru.
“Papa udah tau semuanya aayang, kamu diskrors kan sama Bu Naura? Akibat ulahmu sendiri? Kenapa kamu masih belum bisa berhenti melakukan kekerasan di sekolah nak? Papa membayar sekolahmu dengan mahal, jadi tolong hargai Papa ya sayang ya? Kamu bisa berubah kan?"
“Alex nggak bisa janji Pah, tapi Alex mau berusaha untuk berubah, meskipun itu sulit buat Alex, maafin Alex juga ya Mah"
“Iya sayang, semoga Allah segera memberimu kesadaran, kalau memang yang kau lakukan itu salah nak"
“Huh, boro-boro dapet hidayah, justru gue seneng banget bikin masalah di sekolah, karena dengan begitu, gue bisa narik banyak simpati orang lain, kan gue kaya raya, disamping itu, orang-orang culun model si gagu itu kagak mungkin bisa menghalangi jalan gue, pokoknya dia harus keluar dari sekolah gue, orang kismin kayak dia itu kagak pantes sekolah di sekolah gue, belom lagi dia yatim, cacat, gagu pula, ish, amit-amit, udah gitu si Salma yang cakep itu pake' sok-sokan ganjen lagi sama dia, huh, sok suci, mentang-mentang santriwati, baru jadi santriwati aja udah sombong lo, gue yang bukan santri tapi biasa-biasa aja, kagak sok suci dan sok kebeneran" gumamnya dalam hati.
“Oh iya Lex, Alyssa mana? Tumben nggak bareng kamu?"
“Dia lagi nginep di rumah Jennifer Mah, dan sekarang nomor WhatsAppku diblokir sama dia karena kami lagi konflik"
“Lho kok bisa sayang? Gimana ceritanya?"
__ADS_1
“Panjang ceritanya Mah, intinya sekarang Ruben dan Jenny juga lagi nggak akur, jadi kita berempat mungkin memang harus saling menenangkan diri masing-masing untuk sementara waktu. Tapi Alex sama Ruben masih bisa akur kok, soalnya dia nggak ada konflik sama Alex, yaaah mungkin semingguan lagi juga semuanya bakal balik seperti semula lagi, sekali lagi maafin Alex ya Mah, Pah"
“Iya sayang, kami maafin kamu kok, sekarang kita shalat Maghrib habis itu makan ya? Ayo mas" titah Oktavia.
Mereka bertiga segera mengambil air wudhu, walaupun sebetulnya hati Alex melawan kehendaknya, tapi ia memang harus melakukan itu dengan terpaksa, setelah selesai shalat Maghrib mereka langsung makan bersama, menu makan malam hari ini adalah ayam goreng dan sate, mereka makan sambil berbincang-bincang serius.
“Lex, Papa denger-denger, di sekolahmu ada murid baru ya? Siapa namanya?"
“Uhuk, uhuk, uhuk"
“Lho Lex kamu kenapa sayang? Ayo minum dulu"
“Papa salah omong ya Lex?"
“Pah, bisa nggak kita ganti tema aja? Jangan bahas dia ya?"
“Br*ngs*k, ngapain sih nih bokap kepo banget? Emangnya penting ya buat gue bahas soal si gagu itu? Huh, sorry deh ye, bukan level gue" celetuknya dalam hati.
“Yaaa, Alex nggak enak aja Pah, masa' kita lagi makan gini ngomongin orang sih, kan pamali Pah" sambungnya
“Kamu ini kenapa sih? Aneh banget, atau jangan-jangan... Kamu diskors gara-gara Bully dia ya? Papa dengar tadi dari Bu Naura kalo ada temen kamu yang kamu aniaya, jangan-jangan murid baru ini ya yang dimaksud"
“Terus kalo iya kenapa Pah? Salah ya? Dia itu miskin Pah, nggak selevel sama kita, cacat, gagu, yatim, pokoknya beda jauh lah sama aku"
“Astaghfirullahaladziiim, Alex sayang, kamu nggak kapok-kapok ya bully orang lain? Ingat sayang, semua harta ini hanya sekedar titipan dari Allah, ini semua tidak akan abadi Alex"
__ADS_1
“Hallah! Omong kosong, udah ah, Alex lagi badmood, jangan kalian buat Alex tambah badmood lagi, Alex jadi nggak nafsu makan gara-gara kalian bahas orang miskin itu, kalo kalian mau abisin aja semua makanannya!" ketus Alex sambil menggebrak meja makan.
Alex masuk ke kamarnya, mengunci pintu kamarnya dan menyendiri, sambil terduduk di atas ranjangnya, ia memegangi kepalanya dan menjambak rambutnya.
“Iiiish, gue kenapa sih? Apa yang terjadi dengan gue? Emangnya salah ya kalo orang kaya itu sombong? Tapi jujur gue jijik sama si gagu, belom apa-apa udah sok taat aturan aja, padahal gue yang udah lama banget sekolah disitu, udah gitu tadi Bu Erna pake' muji-muji dia lagi, males banget gue, oh Lord please help me! Sialan juga nih si Alyssa, berani banget dia blok nomor gue, aaaah!!! Stress gue! Pingin mabok lagi tapi Ruben masih marah! Ah bodo' ah, gue ke bar aja sendiri"
Alex keluar kamarnya dan berjalan cepat menuju pintu untuk keluar rumah.
“Alex kamu mau kemana?"
“Bukan urusan kalian, bye" ujarnya sambil keluar rumah dan menutup pintu.
Alex menaiki mobilnya untuk pergi ke Duck Down Bar Jakarta Selatan, ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sambil menyetel musik di mobilnya untuk mengusir rasa jenuhnya karena memang ia sudah merasa sumpek dengan lingkungan keluarganya yang menurutnya tidak benar, memakan waktu sekitar 30 menit dari rumahnya untuk sampai kesana, sesampainya disana Alex memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang telah disediakan, kemudian turun dari mobilnya dan duduk di bangku pojok kiri, pelayan bar menghampirinya dan memberikan daftar menu.
“Mau pesan apa mas? Ada yang bisa saya bantu?"
“Saya mau pesan 1 TGA (Tequila, Ginger, Aple) dan 1 Chilli dog (Hotdog pedas)"
“Siap mas, pesanan segera datang"
“Oke saya tunggu mas"
“Naaah... Ini baru namanya hidup, bebas dari celotehan orang tua, gue bisa ngefly semalaman, dan siapa tau gue bisa ketemu cewek cantik, ye pan, lupain dulu deh tuh si Alyssa" ujarnya dalam hati sambil tersenyum devil.
“Hai cowok, sendirian aja nih"
__ADS_1
To Be Continued 🙏🙏🙏😌😌😌
Jangan lupa untuk memberikan ide-ide alur cerita yang menarik buat author baru ya guys, terimakasih sebelumnya, tolong berikan like, vote, komentar, kritik, dan saran yaaa... Love you my readers 🙏🙏🙏😌😌😌