Antara Jeritan Dan Harapan

Antara Jeritan Dan Harapan
PART 60 : A Call For An Apology


__ADS_3

NB : Novel ini masih dalam tahap revisi jadi bacalah dengan teliti dan bijak mohon dikoreksi jika ada yang salah, selamat membaca my beloved readers 🙏🙏🙏😌😌😌


“JEBRAK!!!" pintu didobrak begitu saja oleh Lukas


Oktavia yang kebingungan dan ketakutan dengan sikap suaminya hanya bisa berdiam diri dan menangisi kelakuan anaknya, sedianya dia akan menenangkan suaminya, namun amarahnya sudah memuncak dan sudah di luar kendali


“Eh, eh, eh, Papa apa-apaan sih Pah?" jerit Alex yang terkejut dengan kehadiran ayahnya secara tiba-tiba itu


“Kamu itu kapan mau berubah sih Alex??? Hah??? Kenapa kamu menyiksa Bik Inah??? Hah??? Jawab Papa Alex!!!" pekik Lukas sambil menarik-narik baju Alex dan menggoyang-goyangkan tubuhnya


“Papa!!! Alex ini capek Pah lagi ada masalah! Tapi si gembel ini terus-terusan tanya Alex darimana, dan kenapa mabuk? Kenapa pacaran? Katanya pacaran itu dosa! Dosa apaan??? Jadi orang kolot banget! Lepasin tangan Papa dari Alex, lepasin!!!" pekik Alex


Lukas melepaskan cengkraman tangannya dari baju Alex dan mengambil nafas dalam-dalam, buliran bening membasahi wajahnya


“Oke... Alex, dengar Papa baik-baik nak, Papa mau tanya baik-baik sama kamu" ujar Lukas yang mulai merendahkan suaranya


“Daritadi kek kayak gitu! Pagi-pagi buta udeh ngomel aje! Heran gue" celetuk Alex


“Astaghfirullahaladziiim... Iya Alex, Papa minta maaf ya nak ya, Papa memang salah, kenapa kamu mabuk nak? Itu kan hal yang dilarang Allah, itu akan merusak tubuhmu nak, Papa nggak mau kalo sampe' itu terjadi padamu, Papa dan Mama sayang sama kamu, begitu juga Bik Inah, kami semua sayang sama kamu, makanya Papa marah sama kamu itu karena Papa nggak mau kalo sampe' anak Papa satu-satunya yang ganteng ini hidup nggak karu-karuan Alex, kamu harus faham itu semua anakku, demi Allah Papa tidak membenci kamu, Papa hanya memberikan peringatan saja, sekarang coba cerita sama Papa, memangnya kamu ada masalah apa sih nak? Kamu berantem lagi sama Aly?" tanya Lukas baik-baik


“Bukan Pah, aku sama Aly baik-baik aja, hubungan kami tetap langgeng kok, tapi..." ujar Alex yang mulai melow


“Tapi apa Lex?" tanya Lukas


“Aly... Dia... Dia mabuk berat semalam Pah, dan itu semua... Karena ulah aku, aku yang ngajak dia minum-minum, tapi dia minum terlalu banyak, makanya aku langsung bawa dia pulang, sampe' di rumahnya dia langsung muntah-muntah, dan aku disalahin sama tante Karin, beliau marah besar sama aku, kasihan Aly, tapi rencananya pagi ini aku mau telfon dia dan jengukin dia, pasti dia membutuhkan aku banget" ujar Alex yang masih melow


“Astaga Alex, kamu membuat kesalahan besar nak, telfonlah Alyssa pagi ini juga, dan minta maaf lah ke dia, terutama ke kedua orang tuanya" ujar Lukas memberi saran


“Iya Pah" jawab Alex

__ADS_1


“Bagus, sampaikan salam Papa buat Om Hendrick" ujar Lukas yang kemudian berlalu keluar kamar


“Pasti Pah... Pasti" jawab Alex


Pagi itu juga Alex langsung menghubungi Hendrick, dia tidak berani menelfon kekasihnya langsung, ia takut kalau-kalau Alyssa marah padanya atas kejadian kemarin malam, Alex mengambil ponselnya dan menelfon Hendrick


“Halo Om Hendrick Assalamualaikum" ujar Alex sok sopan


“Wa Alaykum Salam, aaaah, Alex... Calon menantuku yang baik hati dan tampan, ada apa kamu telfon Om pagi-pagi begini nak? Bagaimana kabarmu pagi ini?" tanya Hendrick


“Mmmm... Maaf Om sebelumnya karena Alex mengganggu kesibukan Om, sesuai perjanjian kita semalam Om, Om bilang ada yang mau Om bicarakan sama Alex kan? Soal apa ya Om?" tanya Alex


“Ooooh... Yang semalam itu? Astaga iya Om hampir lupa nak, begini... Kemarin itu waktu di rumah sakit, papa kamu bilang mau ketemuan sama Om, memangnya ada perlu apa ya? Kamu tau nggak Alex?" tanya Hendrick


“Mmmm... Nggak Om, Alex nggak tau apa-apa, kenapa Om nggak langsung ngomong aja sama papa?" Alex bertanya balik


“Om takut papa kamu sibuk nak, ya sudahlah kalo kamu memang nggak tau apa-apa, nanti saja Om membicarakan ini, nah ada lagi yang lebih penting Lex, soal kamu yang ngajak Aly ke Bar, lain kali kalo ke bar cukup pesan makanan dan minuman yang tidak memabukkan aja ya nak ya" ujar Hendrick


kasihan Aly nak, dia masih drop sampai sekarang" ujar Hendrick


“Tapi Alex bisa bicara sama Aly kan Om, sebentar aja, Alex mau minta maaf langsung sama dia, oh iya Om, tadi papa kirim salam" ujar Alex meminta izin


“Owh iya Lex, Wa Alaykum Salam, nggak apa-apa kok nak, kondisi Alyssa nggak separah kemarin, sebentar ya, Om mau ke kamarnya dulu" ujar Hendrick


“Alyssa? Sayang? Ada telfon dari Alex nak" sambungya sambil memberikan ponselnya pada Alyssa


“Halo Lex" Alyssa memulai pembicaraan


“Alyssa sayang, bagaimana keadaan kamu Beb?" tanya Alex

__ADS_1


“Syukurlah aku udah membaik Lex, yaaah walaupun kepalaku masih agak pusing sih, aku muntah-muntah terus sampe' pagi ini, aku nggak bisa tidur semalaman Lex, aku juga agak demam, sumpah belum pernah kondisiku separah ini sebelumnya" jawab Alyssa yang suaranya masih parau


“Ya Ampun Sa, aku minta maaf ya, gara-gara aku kamu jadi sakit kayak gini, sorry ya, lagian kamu juga sih, kan udah aku bilang jangan minum terlalu banyak, tapi kamunya masih ngeyel aja" ujar Alex mulai melow


“Iya deh Lex, aku minta maaf ya karena aku nggak nurut sama kamu, aku janji nggak akan ngulangin ini lagi" ujar Alyssa yang juga melow


“Iya Sa, sama-sama, aku juga minta maaf ya, oh iya mami kamu gimana? Masih marah ya sama aku?" tanya Alex


“Mami benar-benar marah besar semalam Lex, malah aku sendiri juga kena' marah sama Mami, tapi beliau banyak bantu-bantu aku kok kalo aku kesulitan, tapi yang jelas beliau masih marah sama kamu" ujar Alyssa


“Wajar kalo mami kamu marah sama aku Sa, kamu tau semalam itu aku diusir sama beliau, sampe' aku didorong-dorong ke luar pintu rumah kamu, untungnya ada papi kamu yang mengontrol suasana, kalau papi kamu nggak ada, mungkin aku bisa habis dihajar mami kamu" ujar Alex


“Ya ampun Alex, maafin sikap mami aku ke kamu ya, aku jadi sedih kalo kamu disakiti sama beliau" ujar Alyssa setengah menangis


“Nggak apa-apa Sa, it's okay, nggak perlu difikirin lagi, oh iya, hari ini aku ke rumah kamu ya? Aku mau jenguk kamu, boleh kan?" tanya Alex


“Boleh Lex, tapi nanti malam kamu pulang ya, soalnya nanti mami aku habis shooting langsung pulang" jawab Alyssa


“Yaaah... Sayang banget, padahal aku mau nginep di rumah kamu" ujar Alex melow


“Iya Lex, aku faham, tapi mau gimana lagi, mami aku kan nggak suka sama kamu, apalagi setelah kamu ajak aku mabok semalem, sekali lagi maafin mami aku ya sayang ya... Nanti kita ketemu lagi Lex, aku mau istirahat dulu, lemes aku kekurangan cairan nih, bye Alex, i love you my prince, mmmuah" ujar Alyssa


“Ya udah Sa, kamu baik-baik ya sayang ya, love you too honey" jawab Alex yang kemudian menutup telfonnya


To Be Continued 🙏🙏🙏😌😌😌


Jangan lupa untuk memberikan ide-ide alur cerita yang menarik buat author baru ya guys, terimakasih sebelumnya, tolong berikan like, vote, komentar, kritik, favorit, dan saran yaaa... Love you my readers 🙏🙏🙏😌😌😌


Oh iya... Sambil menunggu up berikutnya... Mampir ke karya temanku Enis Sudrajat ya guys... Berjudul : Masa Lalu Sang Presdir

__ADS_1


👇👇👇



__ADS_2