
NB : Novel ini masih dalam tahap revisi, jadi bacalah dengan teliti dan bijak, mohon dikoreksi jika ada yang salah, selamat membaca my beloved readers 🙏🙏🙏😌😌😌
“Ya udah deeeh, kita pulang ya, tapi lo juga harus bisa menanggung beban ini sendirian, jangan terlalu banyak difikirin, itu bisa berpengaruh ke akal lo" ujar Alex memberikan solusi.
“Eh yank, aku nginep di rumah Jenifer aja ya? Boleh kan? Sekalian nenangin dia dan mau nemenin dia malam ini aja, barangkali dengan adanya aku di rumahnya, dia bisa lebih tenang dalam menghadapi cobaan ini, boleh ya Lex ya?" Pinta Alyssa memohon.
“Sebetulnya aku agak keberatan sih yank melepas kamu, tapi... Tak apa lah, toh ini juga demi Jenny, aku izinkan kamu, tapi ingat, cuma semalem aja ya?"
“Iya yank, makasih ya udah kasih aku pengertian... Huffft, kita udah diskors yank, dan itu semua karena... Huffft sudahlah, jangan dibahas lagi, Jenny, sekali lagi maafin gue ya sis ya"
“Nyantai aja Sa, lo gue maafin kok"
“Naaah gitu dooong, Jenny, lo harus dewasa, kagak boleh childish, lo juga Sa, harus banyak belajar dari peristiwa ini, jangan sampe' peristiwa seperti ini terjadi lagi, Sa? Alyssa? Sayang? Lo denger gue nggak sih?" Oceh Alex sambil masih menyetir mobilnya.
“Bodo' ah, ditanyain kagak dijawab" sambungnya.
Sesampainya mereka di rumah Jennifer. Alex langsung memberitahu 2 wanita itu.
“Kita sudah sampai" ujar Alex, karena masih tak ada jawaban dari 2 gadis itu, ia berinisiatif untuk menoleh ke arah belakang, dan... Ternyata ia mendapati mereka sedang tertidur pulas.
“Yaaaaah pantes aje gue dari tadi ngoceh kagak direspon, nggak taunya udah molor aje nih bocah-bocah, woy! Bangun woy! Udah nyampe nih"
“Mmmmm, apa yank? Kita jadi party ya?" Gumam Alyssa yang masih setengah sadar
“Party party pala lo bau menyan, kagak ada party partyan, udah batal partynya gara-gara si Ruben, kalo mau party besok-besok aja, kita tunggu Ruben tenang dulu, lagian si Jenny juga pasti lagi badmood banget dia hari ini, sekarang ayo bangun, kita udah sampe'"
“Iya yank, Mmmmm... Sebenarnya masih ngantuk banget gue"
“Iiiish... Ayo bangun Sa"
“Iya, iya, aku bangun, Jen, kuy lah kita masuk"
“Hmmmm... Iya Sa"
Mereka berdua turun dari mobil Alex dan Alyssa menghampiri kekasihnya itu
“Lex, aku tidur sama Jenny dulu ya malam ini, jangan kangen aku ya? Wkwkwkwk"
__ADS_1
“Iiiish, ngegemesin banget sih lo, ini ada ilernya nggak? Nggak ada kan?" Ujar Alex sambil mencubit kedua pipi kekasihnya itu.
“Ada, buanyak banget!"
“Hah? Iiish, jorok banget sih kamu, kalo begini caranya gimana kamu mau jadi istri aku, ingat yank, aku orangnya menjaga kebersihan banget lho"
“Hah? Nggak salah denger nih? Kita kan belom ada yang mandi sejak peristiwa semalam"
“Aduh goblok, iya juga ya... Mmmm... Aaah udah lah, aku pulang dulu, mau mandi, gatel semua nih badan"
“Wkwkwkwk, dasar pria, maunya cewek cantik doang, tapi giliran ceweknya belom membersihkan diri, dia malah lari, cinta model apaan tuh? Wkwkwkwk... Aleeex Alex, i love you Lex"
“Sa, ayo masuk! Ngapain lo matung disitu? Mana senyum-senyum sendiri lagi"
“Eh, iya Jen, yuk!"
Sesampainya mereka di rumah Jenifer, mereka memberikan salam kepada Michael dan Dilara kedua orang tua Jenifer, dan setelah itu mereka langsung membersihkan diri masing-masing.
“Assalamu Alaykum"
“Wa Alaykum Salam"
“Lho, ini kenapa Jenifer mukanya ditekuk gitu? Kamu Alyssa kan? Pacar Alex? Gimana kabar kamu? Orang tuamu sehat?"
“Iya om, saya Alyssa, syukurlah semuanya sehat om"
“Maaf Pah, kita mau mandi dulu, Ayo Sa"
“Maaf om, saya numpang mandi disini ya? Sekalian mau nginep sini malam ini" Izinnya sopan.
“Anggap aja rumah sendiri Sa, nggak usah sungkan gitu, santai aja"
“Makasih om, tante, ayo Jen, eh nanti gue pinjem baju lo gapapa kan?"
“santai aja kali Sa, kuy lah"
Jenifer memberikan dasternya yang berwarna merah pada Alyssa
__ADS_1
“Sa, pake ini deh, ini baju favorit gue"
“Pas banget kita ya sis, sama-sama suka warna merah"
“Iya dong, Sa, lu mandi disini ya, gue mau ke kamar depan, disana juga ada kamar mandi"
Mereka melesat ke 2 kamar mandi yang ada di 2 kamar tidur, setelah itu mereka mandi kilat.
Rumah Jenifer 2 lantai, terdiri dari 8 kamar tidur yang masing-masing didalamnya ada kamar mandinya, 4 kamar di lantai satu, dan sisanya di lantai atas.
Setelah mandi dan berdandan ala kadarnya, mereka berdua mengobrol-ngobrol dengan Michael dan Dilara di ruang tamu soal apa yang telah terjadi pada Jenifer yang masih murung, sementara bik Siti membuatkan sirup untuk kedatangan tamu istimewa yaitu sahabat kental Jenifer, Alyssa Agustine, hanya saja mereka bingung mau memulai darimana, mengingat bahwa mereka juga sudah diskors dari sekolah selama 2 bulan dan itu semua terjadi karena ulah Ruben yang pintar bersilat lidah.
“Kenapa kalian gugup anak-anak? Tidak usah takut Jen, papa sudah tahu soal semua yang telah kalian alami, mulai dari party kalian, sampai tindakan haram itu, sampai kabar diskorsnya kalian selama dua bulan ini, papa sudah dengar semua dari Om Lukas papanya Alex dan Bu Naura guru BK kalian, papa sudah tau ini semua rencana Alex, dia lah yang menghasud kalian untuk berbuat seperti ini, sampai-sampai Alam yang terkenal alim itu juga terikat dalam dosa kalian, tapi tak apa, papa memaklumi kalian, kalian masih belia dan belum faham apa itu dosa, jujur papa juga sebenarnya malu karena tidak bisa mendidik kamu Jen, maafkan papa ya, ini semua salah papa dan mama kamu"
“Lho... Pa... Papa kok nggak marah sama kita?"
“Karena papa berusaha untuk menjadi orang yang bijak sayang, papa tidak mau marah karena selain itu merugikan kalian sebagai anak muda, nanti kalian jadi tertekan dengan emosi papa, lagipula kalau papa marah, papa akan kehabisan enzim dan akal, bisa tak terkendali nantinya, papa nggak minta kalian untuk berjanji karena papa takut kalian tidak bisa menepatinya, papa hanya minta kalian untuk berusaha merubah diri kalian sendiri, cuma itu yang papa minta, nggak lebih dan nggak kurang, bisa?"
“Insyaallah Pah"
“Iya om, insyaallah"
“Bagus"
“Ini minumannya non"
“Makasih bik"
“Ayo, silahkan diminum dulu Sa"
“Iya om, tante, makasih, maaf ya kalo saya ngerepotin"
“Halaaah, repot apanya, kita malah senang kok kamu mau datang kesini, ya kan Mah?"
“Iya Pah betul"
To Be Continued 🙏🙏🙏😌😌😌
__ADS_1
Jangan lupa untuk memberikan ide-ide alur cerita yang menarik buat author baru ya guys, terimakasih sebelumnya, tolong berikan like, vote, komentar, kritik, dan saran yaaa... Love you my readers 🙏🙏🙏😌😌😌