Antara Jeritan Dan Harapan

Antara Jeritan Dan Harapan
PART 30 : Agenda Tersembunyi


__ADS_3

NB : Novel ini masih dalam tahap revisi jadi bacalah dengan teliti dan bijak mohon dikoreksi jika ada yang salah, selamat membaca my beloved readers 🙏🙏🙏😌😌😌


“Jujur sebenarnya sangat sulit bagi saya untuk memaafkan anak Anda Pak, setidaknya anak Bapak sendiri yang harus datang ke sini dan memohon maaf langsung kepada saya" ujar Esti


“Mohon maaf Ibu, tapi anak kami Alex sudah sejak kemarin tidak pulang ke rumah, kami mencoba untuk menghubungi dia tapi tidak ada respon sama sekali, jadi–" omongan Oktavia dicut oleh Esti


“Saya tidak perduli, apapun caranya anak Anda harus minta maaf langsung pada saya!" celetuknya


“Baik Ibu, baik, kami akan sampaikan ini semua pada Alex begitu dia pulang nanti, Anda jangan khawatir, percayakan semuanya pada kami, sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Ibu atas apa yang terjadi pada malam itu, kalau Alex pulang nanti, saya sendiri yang akan membawanya ke sini untuk meminta maaf langsung pada Ibu, saya janji Bu, sekarang kami pamit pulang, sampaikan salam kami pada Alam kalau dia pulang ke sini, kami pamit pulang Bu, Assalamualaikum" ujar Lukas


“Saya akan mengirimkan pesan WhatsApp pada Ibu kalau nanti Alex pulang, suami saya yang akan membawanya langsung ke sini, sekali lagi kami pamit pulang Bu, Assalamualaikum" ujar Oktavia


“Wa Alaykum Salam, terimakasih atas kunjungan dan informasinya, saya akan selalu menunggu kabar lebih lanjut dari Anda"


***


Di rumah Alyssa, Alex mengetuk pintu kamar mandi,


“Tok tok tok"


“Sa, kamu kok nggak keluar-keluar? Kamu pingsan ya?"


“Nggak kok Lex... Biasa lah, kadang-kadang orang tuh betah di kamar mandi" jawabnya berbohong


Alyssa keluar dari kamar mandi, ia langsung menghampiri Alex dengan senyum yang terpaksa dibuatnya.


“Sa, kamu tuh ngapain aja sih di kamar mandi? Kok nggak keluar-keluar? Kamu habis pingsan ya? Aku hampir dobrak pintu lho tadi, aku khawatir banget sama kamu, mata kamu? Kamu habis nangis ya?"


“Nggak Lex, aku nggak nangis kok"

__ADS_1


“Tapi kenyataannya air matamu berbicara begitu sayang, udahlah kamu tinggal ngomong aja, ada masalah apa sih? Ada yang nyakitin kamu ya?"


“Kamu jangan pura-pura bodoh Lex, pesan WhatsApp dari Vera udah jelas-jelas tertulis di ponselmu, kamu nggak bisa nipu aku Lex! Nggak bisa!" gumamnya lirih dalam hati


“Nggak Lex, nggak, aku nggak apa-apa kok sayang"


“Beneran?"


“Iya Alex sayaaang, kamu percaya deh sama aku, aku nggak apa-apa kok, sumpah"


“Bagus deh, aku pulang dulu ya, malam ini aku ada acara keluarga" ujarnya berbohong


“Yaaah, Aleeex kok sebentar banget sih kamu ke sininya?"


“Yaaah... Besok pagi aku balik lagi deeeh... Aku mau nginep lamaaa banget di sini, oke? Aku pulang dulu ya sayang, kamu baik-baik di rumah, cup, i love you"


“Iiish Alyssaaa... Jangan melow gitu dong sayaaang, iya besok pagi-pagi aku balik lagi, kamu senyum dooong, oke? Aku pulang dulu sayang, see you tomorrow"


Selama perjalanan pulang, Alex menggerutu sendiri


“Sialan banget sih si Vera itu, gue jadi hampir lupa kalo gue ada janji nobar sama dia, Oh My God, semoga aja gebetan gue kagak tau ape-ape nih, tapi sumpah tadi tuh mukanye keliatan banget lho, tuh anak kelihatan sedih banget, apa jangan-jangaaan... Ah udah lah, gue mikir positif aja, siapa tau tadi dia kayak gitu cuma caper doang, lagian juga udah biasa kok dia kayak gitu, bodo' ah"


Sesampainya Alex di rumah, ia membuka pintu rumahnya dan langsung pamit kepada kedua orang tuanya.


“Alex, kamu darimana nak? Kamu dicari tante Esti lho" ujar Oktavia heran dan bertanya-tanya.


“Nanti aja lah Mah aku ketemu sama tante Estinya, aku mau keluar lagi Mah ada janji sama temen" ujarnya sambil lalu begitu saja menuju pintu keluar.


“Kamu mau kemana lagi Lex? Kamu belum makan malam lho"

__ADS_1


“Nanti aja Mah aku makan di luar, gampang, Alex keluar dulu ya Mah, dah Mama"


“Hati-hati sayang, ya Allah, Alex mau kemana lagi sih larut malam begini, aku jadi bingung apa yang harus aku lakukan, apa Bu Esti aku kirim WhatsApp aja ya?"


[“Assalamu Alaykum Bu Esti, begini Bu, saya mohon maaf sebelumnya, malam ini Alex tidak bisa datang ke rumah Ibu karena dia ada janji mendadak dengan temannya, Ibu jangan khawatir, secepatnya Alex akan saya bawa ke Ibu, mungkin besok pagi, karena malam ini sudah terlalu larut"] ~Bu Okta


[“Baik Ibu, saya maklum, nggak apa-apa, tapi besok pagi tolong Ibu sama dia ke sini ya Bu, saya tunggu"] ~Bu Esti


[“Baik Ibu, terimakasih atas pengertiannya"] ~Bu Okta


***


Alex langsung tancap gas ke rumah Vera, dan tanpa disadari, ternyata mobil Alyssa mengekori mobilnya, hingga sampailah ia di rumah Vera, Alex mengklakson mobilnya dan Vera keluar dari rumahnya.


“Hai Cocho, akhirnya kamu dateng juga" ujarnya sambil membuka pintu mobil Alex dan duduk di kursi penumpang persis di sebelah kiri Alex.


Alex jelas merasa tidak nyaman dengan tingkah laku Vera yang ganjen itu, tapi apa boleh buat? Ia terpaksa tancap gas menuju bioskop, mobil Alyssa masih saja mengikuti mereka, namun tentu saja, ada jarak yang cukup jauh diantara mobil Alex dan Alyssa.


“Awas lo Ver, lo tunggu pembalasan gue!" gumamnya jengkel dalam hati


To Be Continued 🙏🙏🙏😌😌😌


Jangan lupa untuk memberikan ide-ide alur cerita yang menarik buat author baru ya guys, terimakasih sebelumnya, tolong berikan like, vote, komentar, kritik, dan saran yaaa... Love you my readers 🙏🙏🙏😌😌😌


Oh iya... Sambil menunggu up berikutnya... Mampir ke karya temanku Ria Aisyah ya guys... Berjudul : Tiger Wu


👇👇👇


__ADS_1


__ADS_2