Athan & Aletta

Athan & Aletta
Anak Baru Kelas 12


__ADS_3

*




“musuh yang datang ke kandang dengan sendirinya”*


*


Aletta menarik selimut tebal yang menutupi tubuh shirtless Athan,


“Athan mesum!!.” Teriak Aletta sambil menutup matanya menggunakan tangan.


“apaan sih ta pagi-pagi teriak, orang lo yang buka.”


“tau ah mandi sana!.”


Braakkk!!


Aletta keluar dari kamar Athan menuju meja makan, gadis itu sudah siap dengan seragam sekolahnya yang baru, dia baru membelinya beberapaa hari yang lalu karena seragamnya yang dulu sudah lusuh dan memang setiap tahun membeli seragam sekolah baru.


Sembari memakan sarapannya dan menunggu Athan datang, Aletta melihat instagram, Areksa membuat postingan baru dengan anak-anak Arcux, popularitas Areksa semakin meningkat sejak masuk Arcux.


Athan menarik kursi dan duduk disebelah Aletta.


“liatin postingan mantan pagi-pagi.” Sindir Athan


“apaan sih engga, orang lewat di tl gue.”


“lewat atau sengaja diliat.”


“lewat doang Athan.”


“iya-iya cantik, pagi-pagi udah manyun aja.” Athan menarik pipi Aletta gemas.


Selesai makan pagi, Athan dan Aletta berangkat ke sekolah. Sampai disekolah hari pertama setelah libur, bersamaan dengan Aldo dan Lala yang juga baru saja sampai. Lala mengajak Aletta duluan masuk kekelas, sedangkan Aldo dan Athan masih menunggu Dicky dan Areksa untuk ke kelas bersama. Beberapa saat kemudian mereka datang bersamaan menggunakan motor masing-masing, setelah memarkirkan motor, mereka berempat anggota Arcux berjalan masuk kelas melewati lorong-lorong yang di huni anak-anak Cewek SMA Galileo, sudah menjadi pemandangan yang wajar di SMA Galileo dengan ikon mereka berempat inti dari Arcux.


Areksa menyapa anak-anak cewek yang memanggil namanya, playboy cap setelah Athan, bisa dibilang kalau Areksa adalah Athan versi adek kelas yang kemudian memimpin Arcux setelah lelaki itu lulus nanti.


Dicky yang lumayan cerdas diantara mereka berempat, dingin dan juga berwibawa, kalau soal mulut pedas dia adalah jagonya, tapi dia juga yang menyadarkan anak-anak Arcux kalau kalap, apalagi soal cewek.


Aldo sudah terlihat jelas kalau dia tipe cowok bucin, tapi dia setia mengingat hubungannya dengan Lala yang sudah memasuki tahun ke tiga. Selain itu dia memiliki solidaritas yang tinggi masalah pertemanan di Arcux, Lala memang segalanya tapi Arcux tetaplah yang utama dan syukurnya Lala tidak pernah mempermasalahkan hal itu.


Sampai terlupa inti dari Arcux, Roni yang bisa dibilang kaki tangan Dimas. Anak SMA Negeri dan satu-satunya yang ada di Arcux, dia juga satu-satunya yang bukan anak SMA Galileo yang berada di Arcux. Walaupun begitu, Roni tetap sama di depan anggota Arcux, bahkan tadinya Athan ingin melebarkan sayap Arcux hingga luar SMA Galileo tapi Dimas melarangnya, cukup Roni karena hanya dia yang bisa di percaya berada di inti Arcux.


Mereka berpisah di kelas masing-masing, Athan dan Dicky yang masuk kelas 12 IPS 1, Aldo yang berada di 12 IPS 2 dan Areksa di kelas 11 IPS 1. suasana kelas seperti biasa sangat ricuh, begitu Athan dan Dicky datang mereka semua terdiam bungkam, Athan tidak menyukai keributan dan mereka tidak mau mencari masalah dengan lelaki itu.

__ADS_1


Athan duduk di depan Aletta menyuruh anak yang duduk di bangku depan Aletta menyingkir.


“ntar ke kantin bareng gue ta.” Ucap Athan


“males ah, gue mau ke perpus.”


“ayolah please, gantengmu ini pengen makan mie ayam.” Rengek Athan


“baiklah.”


“yesss.” Athan mencubit pipi Aletta pelan.


Pembicaraan mereka terhenti saat Bu Vira masuk kedalam kelas, wanita itu tampil beda dengan rambut yang di potong pendek.


“wih bu Vira tambah cakep aja ni.” Celetuk Athan dan di ikuti sorakan satu kelas.


“heh! Sudah-sudah jangan bikin salting kamu ini Athan.” Bu Vira menaruh bukunya dimeja dan kembali berdiri didepan kelas “selamat pagi anak-anak, hari ini ibu akan mengenalkan teman baru kalian di kelas ini.” Bi Vira mengisyarakatkan untuk anak baru tersebut masuk kedalam kelas.


Seluruh kelas melongo saat melihat lelaki tinggi dengan tatapan tajam, siapa yang tidak mengenalnya Kelvin Darmawan, musuh bebuyutan Athan Grissham. Bahkan seluruh SMA Galileo mengenal Kelvin, bukan hanya seorang musuh untuk Athan tapi juga mantan narapidana.


“silahkan perkenalkan diri Kelvin.”


“hi semua nama gue Kelvin, senang bertemu kalian.” Ucap Kelvin


“duduk di sebelah Alisa ya Kelvin.”


Saat melewati Athan, mata mereka bertemu, saling melempar tatapan membunuh. Kelvin melihat kearah Alisa yang sangat kesal akan kehadirannya, “berhasil juga bujuk paman.” Celetuk Alisa lirih tetapi masih bisa didengar oleh Kelvin.


Jam istirahat berlangsung, Athan mengajak Aletta makan di kantin. Mungkin mulai hari ini hingga mereka lulus, Aletta akan terus menempel pada Athan. Saat tengah makan santai di kantin, beberapa anak Arcux menghampiri mereka dan duduk disatu meja yang sama.


“gue liat Kelvin.” Ucap Aldo


“dia kan satu kelas sama gue.” Jawab Dicky cuek


“udah gue duga dia bakalan masuk ke SMA Galileo.” Celetuk Areksa


“stop, kalian bertiga ganggu makan gue.” Ucap Athan yang membuat ketiganya langsung terdiam, sedangkan Aletta hanya menggeleng tidak tau apapun, karena sejak kedatangan Kelvin mood Athan menjadi sangat buruk.


Athan kembali ke kelas tanpa mengucap sepatah kata apapun setelah menghabiskan makanannya, bahkan lelaki itu tak lupa menggandeng tangan Aletta. Saat berjalan menuju kelas, mereka berdua berpapasan dengan Alisa yang baru saja latihan cheerleader dengan teman-temannya.


Rasa itu masih sama saat Athan memperhatikannya pertama kali masuk kelas, dan tidak akan pernah berubah, mungkin tidak sekarang Alisa mendapatkan Athan tapi nanti setelah semuanya selesai urusannya dengan Kelvin.


Aletta menyapa Alisa, walaupun Athan terus menariknya mengikut langkah lebarnya yang bahkan sulit di ikuti oleh Aletta.


Sampai dikelas mata mereka bertemu, Athan menatap tajam kearah Kelvin begitupula Kelvin yang menatap tajam kearah Athan bahkan juga Aletta.


Denting ponsel menyadarkan Athan, lelaki itu lekas mengambil ponsel nya dari dalam saku. Pesan singkat dari Roni untuk anak-anak Arcux di grup mereka.

__ADS_1


Roni : “Anak SMA sebelah nantang SMA gue.”


Areksa : “Tawuran bang?.”


Aldo : “lo yakin ngga papa Ron?.”


Roni : “gue harus ikut.”


Athan : “satu terjun, semua juga.”


Roni : “gue ngga berharap kalian ikut, karena bukan lingkup Arcux, tapi sekolah sebelah rata-rata anak buah Kelvin.”


Dicky : “bener kata Athan, satu terjun, semua terjun.”


Aldo : “kapan?.”


Roni : “besok sepulang sekolah di jalan xxxx.”


Aldo : “oke.”


Areksa : “oke.”


Athan : “oke.”


Dicky : “oke.”


And More…


Athan memasukkan kembali ponselnya ke saku celana.


Wajahnya yang semula datar, kembali ke asalnya saat lelaki itu menatap Aletta yang duduk tepat dibelakangnya.


“apa?!.” tanya Aletta ketus


“cantik-cantik galak.”


“apa Athan?.”


“engga.” Athan tersenyum sambil memegang kedua tangan Aletta, niat lelaki itu hanya ingin membuat Kelvin yang duduk di bangku paling belakang merasa kesal, dan benar terlihat jelas dimata Athan lelaki itu mematahkan pulpen yang ada di tangannya.


 


 



 

__ADS_1


 


__ADS_2