
Hari libur seperti ini biasa Qila lakukan untuk membaca novel kesukaannya, apalagi kalau bukan novel yang membuat dia nyaman bahkan, rasanya Qila tidak pernah pergi ke Mall bersama dengan temannya, dan Bella pun sahabatnya kalau libur lebih memilih membantu orangtuanya di Restoran karna memang orangtuanya memiliki Restoran yang lumayan ramai tiap harinya.
Memang tadi pagi sahabatnya Kinar sudah mengajak Qila pergi ke Mall untuk menonton, tapi Qila menolak karna bagaimana bisa ia pergi dengan Kinar sedangkan Kinar mengajak pacarnya, oleh karna itu Qila menolak karna dia enggan menjadi obat nyamuk.
Yang pertama dia membuka novel bergendre spiritual karna bagaimanapun selain bacaannya disana juga banyak ayat-ayat Alquran maupun Alhadist yang membuat dia menambah ilmu Hadistnya, karna selain menyukai pelajaran di sekolah Qila juga sangat suka mempelajari ilmu-ilmu Hadist.
Halaman demi halaman sudah Qila lewatkan sampai ketukan pintu membuatnya berhenti dari bacaannya itu.
"Nak makan dulu yuk" ucap ibu Qila di sebrang pintu
"Iya bu bentar"
Qila membereskan semua novel pada tempat asalnya, dan segera pergi ke meja makan kalau tidak nanti akan banyak omongan dari ibunya itu.
"Pagi ayah"
"Pagi sayang" jawab ayah Qila
"Makan yang banyak ya nak" ucap ibu Qila kali ini
Qila hanya menjawab dengan menganggukan kepalanya.
Setelah makan Qila memutuskan untuk berkumpul dengan kedua orangtuanya, jarang sekali mereka menghabiskan waktu seperti sekarang karna hari minggu ayahnya justru pergi keluar kota untuk melihat toko furniture yang kebetulah ayah Qila miliki.
"Nak gimana sama Rizky" ucap ayah Qila
"Gimana apanya yah?"
"Iya dia gak pernah nganterin kamu lagi"
"Kan Qila udahan bantuin dianya yah"
"Jadi gak pernah komunikasi lagi gitu?" tanya ayah
Qila
"Bukannya gitu yah, kan Qila emang gak pernah deket sama cowok"
"Tapi ayah suka ngobrol sama dia, anaknya asik di ajak ngobrol gampang berbaur gitu"
Qila hanya menganga mendengar ayahnya mengatakan itu
"Biasa aja kali"
"Apaan si ayah" ucap Qila dan menutup wajahnya dengan bantal sofa
"Qila mau ke kamar dulu ya ayah"
"Salting ya" ejek ayah Qila
"Ayah jaman now banget nih pake tahu salting segala"
Sementara ibu Qila sudah tertawa mendengar anaknya berkata seperti itu
Setelah mereka tertawa cukup lama Qila memutuskan kembali ke kamar, karna tidak mau terus-terusan di buat salah tingkah oleh ayahnya, memang benar Rizky orang yang sangat gampang dekat dengan orang lain, tapi sisi negatifnya itu yang membuat Qila tidak suka apalagi kata pembantunya dia sering ikut tawuran, memang si di sekolah selain terkenal playboy dia juga terkenal dingin dan sangar tapi tunggu kenapa Qila jadi memikirkan dia padahal itu sangat anti baginya.
Drrtt drrttt drrrttt
Ponsel Qila berbunyi
Tanpa di duga justru yang mengirimi dia pesan
adalah Rizky.
Rizky
Sya
Syaqila
lya?
Rizky
Lagi ngapain? Gak sibuk kan?
Syaqila
Engga, lagi duduk aja
__ADS_1
Emangnya kenapa?
Rizky
Gapapa, gua pengen chat aja emang gak boleh?
Kenapa?
Kenapa tiba-tiba detak jantung Qila berdetak tidak seperti biasanya, padahal dia hanya menerima pesan dari Rizky lelaki yang seharusnya dia hindari.
Syaqila
Ah engga
Rizky
Engga apa? Gak boleh?
Syaqila
Boleh
Rizky
Thanks
Sementara Qila masih bingung harus menjawab
apalagi.
Rizky
Suara lu keren
Syaqila
Maksud?
Rizky
Kemaren
Entah chating ini akan berakhir seperti apa karna baik Rizky maupun Qila mereka sama-sama mengeluarkan sikap cuek nya.
Syaqila
Astaga Qila kenapa pake salting gini si batin Qila
Sementara Rizky sekarang sedang senyum senyum sendiri karna melihat Qila mengirimkan terimakasih dengan tanda senyum, itu artinya Qila sedang tersenyum mendengar pujiannya.
Syaqila
Maaf
Rizky
Buat apa?
Syaqila
Itu
Rizky
Apa?
Syaqila
Gapapa
Qila menutup wajahnya yang sudah merah dengan bantal, padahal sebenernya tidak perlu dia melakukan itu karna tidak ada yang tahu wajahnya mau semerah tomatpun, tapi entah kenapa, lagi-lagi rasa aneh itu timbul kembali di hatinya.
Rizky
Oh gua ada urusan, nanti gua chat lagi
Qila tidak membalas pesan yang Rizky kirim padanya karna takut mengganggu, karna dia bilang sedang ada urusan tapi entah kenapa juga Qila jadi penasaran sebenarnya apa urusan yang Rizky maksud karna kemarin Qila tidak sengaja mendengar Aldo sedang membicarakan masalah tawuran dengan sekolah lain, apa urusan yang Rizky maksud itu tawuran
Biarlah, Qila tidak mau memikirkan itu lagi.
__ADS_1
Di tempat lain Rizky sudah berkumpul dengan anak-anak SMA Citra untuk melaksanakan aksinya apalagi kalau bukan tawuran dengan SMK 53, ini menjadi kebiasaan mereka, biasanya mereka tidak pernah melakukan tawuran pada hari minggu tapi hari ini berbeda karna mereka tahu kalau hari selasa ya mereka (anak 53) janjikan hanya tipuan semata.
"Mana tuh 53 kayanya mereka nyerah duluan" ucap Gabriel salah satu jagoan SMA Citra sama seperti Rizky sangat suka berkelahi.
"Gua pikir juga gitu" jawab Aldo
"Kita tunggu aja kalo mereka gak dateng otomatis mereka kalah" ucap Rizky sambil tersenyum sinis
Tapi tanpa mereka duga justru SMK 53 membawa pasukan jauh lebih banyak dari mereka dan satu lagi mereka membawa jagoan lain yaitu dari smk bintang.
"Sial Kevin"
"Tuh anak bajingan kenapa ikut" timpal Angga
"Gua tahu tuh anak gak bakalan menang tanpa bantuan mereka!" ucap Aldo kali ini
"PECUNDANG!" ucap Rizky sambil menahan emosinya Sementara Kevin datang menghampiri anak anak Citra
"Kenapa gak berani lu sama gua?" tanya Kevin
"Di kamus gua gak ada kata takut" ucap Rizky sambil mengeluarkan seringai menakutkannya.
Teman-teman Rizky memang sangat tahu watak Rizky, dia tidak akan pernah takut melawan anak manapun karna bagi Rizky kalau sama sama makan nasi berarti mereka sama saja seperti kita manusia biasa yang tidak ada apa-apanya, itu selalu yang di katakan Rizky pada temannya begitu juga dengan adik-adik kelasnya.
"Serbuuuuu" ucap Kevin tanpa di duga
Rizky yang belum siap segera mendapat bogeman dari Kevin yang langsung berhasil mengenai pelipis kanannya.
"Sial" ucap Rizky dan langsung membalas dengan
meninju sudut bibir Kevin
"Yang namanya pecundang tetep aja pecundang!" ucap Rizky dan langsung meninju perut Kevin kali ini
"Apa lu bilang hah?!" tanpa ancang ancang Kevin memberi bogeman mentah pas di wajah Rizky sampai sekarang hidungnya sudah mengeluarkan darah.
Sementara Kevin tersenyum karna berhasil melukai wajah tampan Rizky.
"Ky elu gapapa kan?" tanya Aldo
Rizky hanya menggelengkan kepalanya, dia sangat anti di lihat lemah oleh para sahabatnya oleh sebab itu kali ini dia membalas pukulan demi pukulan yang di lakukan oleh Kevin sampai akhirnya Kevin tersungkur karna bogeman kasar yang di lakukan Rizky dan Angga.
"Mampus lu!!" ucap Rizky
Dan benar saja kata Rizky, sekarang Kevin menyuruh teman-temannya pergi meninggalkan tempat ini.
Sementara Rizky CS pergi ke warung pojok sekolah tempat mereka kumpul dan membahas lawan lawan tawuran mereka, karena memang mereka selalu tawuran tidak jauh dari sekolah mereka atau sekolah lawan mereka.
"Ky idung lu masih bedarah aja"
"Biarin nanti juga ilang sendiri" jawab Rizky tanpa memperdulikan lagi pertanyaan teman temannya
"Oh iya Ky jadi touring sabtu depan nih?" tanya
Gabriel
"Iya sabtu kita berangkat pulang minggu, buat yang bawa cewek kasih tahu suruh bawa baju, biar nanti cewek-cewek gak ribet" ucap Rizky
"Oke"
Dia sedang sibuk dengan ponselnya kali ini, sibuk mengstalking instagram milik Qila, siapa lagi kalau bukan gadis kesukaannya itu.
"Serius luka lu gak di obatin?" tanya Aldo kali ini
"Gua gapapa Do, elu kaya gak tahu gua aja" jawab Rizky singkat
"Takutnya infeksi"
"Gak bakal"
"Gua cabut duluan ya, bilangin sama anak-anak gua
pulang"
"Ok hati hati" jawab Aldo
\*\*\*
Jangan lupa follow, komen dan share teman-teman! Terus masukin cerita ini ke reading list kalian atau bisa share cerita ini ke temen-temen kalian biar banyak yang baca hehe..
__ADS_1
Sekian dulu yaa
Sampai jumpa di part selanjutnya