Badboy Vs Gadis Polos

Badboy Vs Gadis Polos
Lebih Baik Menggalah


__ADS_3

Rizky merasa cemburu pada hujan yang dengan bebas bisa menyentuh Qila yang dengan bebas bisa mengenai kulit halus Qila, Rizky juga cemburu dengan angin karena bisa lebih dekat dengan bayangan Qila, yang bisa beriak-riak di pakaiannya.


Entah kenapa tapi baru kali ini Rizky benar-benar merasa jatuh cinta pada seorang wanita, memang dulu juga ia pernah jatuh cinta pada Mawar tapi rasanya sekarang jauh berbeda, Qila beda dengan Mawar. la mampu meluluhkan hati keras Rizky, ia mampu membuat Rizky patuh pada perintahnya bahkan Qila juga selalu berhasil membuat Rizky merasa cemburu, berhasil membuat Rizky mengeluarkan sisi lainnya ya itulah Qila.


Seperti kali ini dia dengan asiknya berbicara dengan Aldo, sudah seminggu ini Qila dan Aldo jauh lebih dekat bahkan sekarang jangankan menyapa pada Rizky, senyum terhadapnya pun Qila sekarang tidak pernah, begitu juga dengan Aldo hampir seminggu ini Rizky tidak pernah mengobrol dengan Aldo karna sekarang Rizky lebih banyak menyendiri di banding berkumpul atau sekedar bermain bersama teman-temannya.


"Ky kenapa lu?" tanya Angga


"Gapapa" jawab Rizky malas


"Oh iya Ky gua ada acara nanti malem sama anak anak. Elu mau ikut gak?"


"Acara apa?" Tanya Rizky


"Acara masak masak Ky rencananya yang lain mau pada masak di rumah Gabriel elu gimana nih mau ikut apa enggak. Semuanya juga ikut" Jelas Angga


"Aldo?" Tanya Rizky. Entah kenapa Rizky ingin sekali menghindar dari sahabatnya yang satu itu.


"Gak tau Ky dia belum ngabarin gua ikut atau enggaknya. Emangnya kenapa?"


"Gapapa Ga gua cuma nanya aja ko"


"Aldo serius Ky sama ucapannya mau bersaing sama elu?" tanya Angga


Enggan sekali Rizky menjawab karna justru hal itu akan mengusik hatinya lagi. Tapi lagi lagi ia ingat kalau memang tidak ada yang salah dengan Aldo. Dia berhak jatuh cinta pada Qila karna Rizkypun sudah berjanji untuk bersaing secara sehat, itu artinya dia sendiri yang memberi kesempatan untuk Aldo juga dekat dengan Qila.


"Gua gak tau Ngga, gua keluar dulu ya" jawab Rizky dan langsung pergi keluar meninggalkan Angga


Dulu dengan bebas ia akan bolos sekolah tapi kali ini tidak, karna dia tidak mau mengecewakan pak Rully yang sudah bersusah payah mempertahankannya sekolah disini, dulu kalau tahu Qila akan sedekat ini dengan Aldo mungkin Rizky akan lebih memilih keluar dari sekolah agar tidak melihat seperti sekarang yang ia lihat. Mungkin dulu kalau ia pergi dari sekolah ini ia tidak akan merasakan sesak berkepanjangan di hatinya. Andai dulu ia benar keluar dari Sekolah ini, tapi nyatanya tidak. Ia melihat semua itu dengan matanya membuat hatinya sedikit sakit.


Cemburu. Hanya itu yang bisa Rizky lakukan sekarang, melarangpun ia tidak berhak karna sampai sekarang Rizky tidak ada hubungan apapun dengan Qila.


"Lagi ngapain Ky?"


"Bengong aja kesambet baru tau rasa kamu" ucap


Rully mengagetkan Rizky


"Eh ada bapak"


"Kenapa gak masuk kelas?"


"Gapapa pak" jawab Rizky singkat


"Emang gak ada guru Ky?"


"Enggak ada pak. Katanya gak masuk"

__ADS_1


"Kamu lagi ada masalah?"


"Gak ada pak"


"Cemburu sama Aldo?" tebakan Rully justru sangat tepat kali ini.


"Apa hak saya pak cemburu sama dia" jawab Rizky


"Perjuangin!" ucap Rully sambil menepuk pundak Rizky


Dulu Rizky pikir Qila akan lebih dekat dengan Rully karna terlihat dari cara bicaranya dengan Rully yang begitu dekat tapi justru dugaannya salah karna sekarang Rully justru mendukung Rizky mendapatkan Qila. Guru itu selalu mau mengsuport Rizky di kala ia kesal kecewa.


"Buat apa pak berjuang?" Tanya Rizky


"Ya kalo kamu gak berjuang bagaimana kamu bisa dapetin dia Ky?"


"Berjuang terus mah lelah pak mau sampe kapan saya terus berjuang tapi tanpa hasil. Saya juga bisa bosen kan pak kalo di bikin gitu terus mah" ucap Rizky pasrah


"Lelah aja buat orang yang lemah mah. Emang Rizky yang saya kenal itu lemah ya, perasaan Rizky yang saya kenal itu keras deh.?" jawab Rully seperti mengejek


"Bukannya seorang Rizky akan mendapatkan apapun yang ia mau tanpa harus mengeluh?" sindir Rully lagi


"Bukannya Rizky yang saya kenal sangat batu ya keras kepala. Apa yang di inginkan harus terwujud tapi ko sekarang beda"


"Iya sekarang mah beda pak"


"Saya tau perjuangan itu kadang tak sama dengan hasilnya, tapi kalo kamu gak berjuang yang ada perjuangan yang udah kamu lalui selama ini hilang begitu saja, yang ada Aldo malah semakin dekat dengan finish iya kan. Apalagi saya liat akhir-akhir ini dia semakin dekat dengan Qila" ucap Rully


"Iya bener pak saya juga tau kadang perjuangan gak sama dengan hasilnya. Mangkanya saya gak mau berjuang terus terusan pak takut yang ada malah sakit hati" Jelas Rizky


"Terua kalo kamu ngalah kamu gak bakalan sakit hati gitu. Sama aja bahkan mungkin kamu akan merasa menyesal Ky. Perjuangin sebelun terlambat" Ucap Rully lagi dan langsung pergi meninggalkan Rizky sendirian.


Rizky masih memikirkan ucapan yang di katakan gurunya itu, memang sebisa apapun Rizky menjauh tetap saja hatinya berkata lain karna dia memang sangat menyukai Qila. Untuk menghilangkan rasa pun sangat susah bagi Rizky, Rizky sudah terlanjur mencintai Qila gadis pujaannya itu.


Akhirnya setelah cukup lama ia bergelut dengan pikirannya maka dia memutuskan masuk kedalam kelas untuk sekedar menyapa atau menyunggingkan senyumnya pada Qila, tapi justru hatinya di usik kembali dengan melihat Aldo yang sekarang sudah berani mengacak rambut panjang milik Qila. Mereka terlihat begitu bahagia, Qila tidak risih sama sekali dengan perlakuan yang Aldo berikan pada dirinya.


Entah kenapa ada rasa aneh lagi di hati Rizky, memang Rizky akui dia cemburu tapi rasanya dia juga tidak berhak karna sampai sekarang Qila bukanlah miliknya, Rizky menundukan kepalanya menuju pojok kelas yang sudah di tempati Angga.


"Ky?"


Rizky hanya menampilkan senyumnya tanda dia baik-baik saja karna anggapun sudah melihat Aldo dan Qila yang sedang asik mengobrol.


Hati gua sakit Sya, tapi gua bisa apa? batin Rizky


Rizky lebih memilih menyenderkan kepalanya di meja dan menutupi semua wajahnya dengan tas yang entah milik siapa, bahkan hampir semua siswa pria tahu kalau sekarang Rizky sedang galau karna mereka juga tahu kalau Rizkylah yang sedang mengincar Qila tapi yang bisa sedekat itu justru Aldo sahabatnya sendiri.


Cukup lama Rizky menenggelamkan wajahnya di atas meja karna hari ini tidak ada guru satupun yang masuk karna sedang sibuk dengan study tour kelas 11 yang akan di laksanakan dua hari lagi, kali ini Rizky memilih memainkan ponselnya membuka aplikasi instagram dan berniat menghapus semua foto yang dia unggah tapi saat mengscroll ke bawah melihat postingan teman-teman instagramnya tanpa sengaja ada satu postingan yang lagi lagi membuat hati Rizky merasakan sesuatu yang aneh, ya postingan Aldo yang sedang duduk dengan Qila di Perpustakaan bahkan di foto itu Qila tersenyum dengan sangat lebarnya tidak seperti saat Rizky mengajaknya selfie Qila terlihat sangat kaku.

__ADS_1


Rizky memutuskan mematikan ponselnya tetap pada posisinya di pojok kelas kali ini dia memainkan gitar entah kenapa jari jemarinya malah memainkan lagu milik Aldi Maldini - Biar aku yang pergi


Tak ku sangka


Semua seperti ini


Semua yang indah Berubah jadi sirna Tak habis pikir


Kau tega seperti ini


Meninggalkan aku


Tanpa suatu kepastian


sekarang teman-teman Rizky sudah bernyanyi bersama dengan Rizky membuat suasana kelas menjadi sangat riuh, bukan menyindir tapi itulah yang sekarang sedang Rizky rasakan. Baitnya seolah menggambarkan isi hati Rizky.


Ku hanya bisa berharap


Kau bahagia disana


Dengan dia pilihanmu


Walau dia sahabatku


Sepertinya teman-teman Rizkypun menyadari lagu yang Rizky nyanyikan itu untuk Aldo, terbukti saat bait walau dia sahabatku mereka semua kompak bersuara sampai terdengar sangat ramai. Semua orangpun tau kalau Rizky lah orang pertama yang mengincar Qila tapi kenapa sekarang Qila justru lebih dekat dengan Aldo.


Biar aku yang pergi


Biar aku yang tersakiti


Biar aku yang berhenti


Berhenti mengharapkanmu


Oh tuhan kuatkan aku


Menerima semua ini


Jika dia memang untukku


Ku harap kembalikan dia padaku


Bahkan mereka sekarang mengulang kembali lagu itu dan menyanyikannya secara bersama-sama, Rizky benar-benar tidak menyangka memiliki teman seperti mereka semua.


"Asik asik jos" ucap Gabriel


"Galau abis" ucap yang laen

__ADS_1


__ADS_2