Badboy Vs Gadis Polos

Badboy Vs Gadis Polos
Perasaan Sesak


__ADS_3

Qila pov


Seperti hari biasa, hari ini Qila pergi ke sekolah menaiki angkutan umum karna kebetulan ayahnya ada pekerjaan di Bandung yang mengharuskannya berada disana selama 4 hari berturut-turut. Membuat Qila juga harus terbiasa menaiki angkutan umum seperti dulu waktu ia SMP hampir setiap harinya ia pergi menggunakan angkutan umum.


"Bu Qila berangkat dulu ya, Assalamu alaikum" ucap Qila


"Wa'alaikum salam, hati hati ya nak baik angkotnya kalo penuh jangan naik aja ya nak"


"lya bu"


Qila langsung melangkahkan kaki menuju gang depan untuk menaiki angkot. Hari ini begitu cerah, langit pun dengan cantiknya menampakan diri membuat Qila tersenyum kagum dengan keindahan-Nya.


Tak butuh waktu lama pukul 07:20 Qila sudah sampai di depan gerbang sekolah, selama berjalan di koridor banyak sekali bisikan-bisikan yang siswi ucapkan yang Qila yakini itu untuknya.


"Ini nih ceweknya?"


"Jelek"


"Pendek"


"Gak cantik banget"


"So natural"


"Masih cantikan gua"


"Gak ada istimewanya"


Sebenarnya Qila juga tidak mengerti kenapa mereka semua seolah menatap Qila tidak suka, padahal setau Qila tidak pernah melakukan kesalahan apapun pada mereka, apa mungkin ada yang salah dengan penampilannya tapi saat berangkat ia sudah mengecek semuanya dan benar bukan hari ini memakai putih abu, lalu sebenarnya mereka kenapa menatap sini ke arah Qila.


Akhirnya Qila sudah sampai di dalam kelas dan langsung menghampiri Bella sahabatnya yang kebetulan sudah datang terlebih dulu dari dia.


"Ehemmmmm" ucap Bella


"Apa si Bell" jawab Qila


"Elu serius Qi sama dia?" Tanya Bella


Serius? Apa yang Bella maksud. Memangnya dia sedang membicarakan apa sampai wajahnya terlihat begitu serius kali ini.


"Coba buka IG deh Qi" usul Bella


"Buat apa Bell buka IG pagi pagi gini?" Tanya Qila heran


"Coba napa Qi sekali aja lu liat deh Ig elu"


"Gak akh males mau ngapain coba buka IG juga Bell. Gak bakalan ada apa-apa juga Bell disana" jawab Qila sedikit ketus.


"Lo bakalan kaget kalo tau dari orang laen Qi. Mending elu buka deh sekarang cepet" jelas Bella


Memangnya apa yang akan membuat Qila terkejut, toh kalau Qila membuka instagram pasti isinya semua foto maupun video yang Bella posting, karna Qila hanya memiliki teman sedikit, memang hampir semua teman kelas memfollow Qila tapi tetap saja, Qila jarang sekali membuka instagramnya.


"Coba Qi" ucap Bella


Rasa penasaran dan dorongan dari Bella yang terus menyuruh Qila membuka instagram, akhirnya Qila pun membuka dan melihat postingan satu demi satu, rasanya tidak ada yang aneh dengan postingan teman sekelas Qila tapi saat Qila sedang asik mengscroll ke bawah, Qila di buat kaget dengan postingan milik Rizky, bagaimana tidak dia memasukan foto Qila bersamanya dan di sana Qila terlihat benar-benar candid


Qila sedang membuka mulutku lebar sedangkan Rizky sedang menjulurkan lidahnya membuat Qila malu melihat fotonya sendiri disana, yang tambah membuat wajahnya merah dia memberi caption.


Hahahahaha so cute.


Bagaimana ini kenapa sekarang justru jantung Qila di buat sangat tidak beraturan, dia memberi emot cium disana. Membuat Qila merasakan lemas karna kini jantungnua berdetak tak karuan.


"Hemmmm jadi udah resmi nih?" tanya Bella


"Ih Bella enggak" jawab Qila gelagapan


"Tapi ko mukanya merah gitu si Qi kaya kepiting rebus?" ledeknya lagi


"Apaan si Bell enggak ko. Aku cuma maen aja


kemaren sama dia"


"Yakin nih cuma maen doang gak lebih atau malah ada yang nembak gitu'


"Ko emotnya cium gitu si gua gak percaya si kalo cuma maen doang" Ledek Bella lagi membuat Qila malu sungguh.


"Bellaaaaaaa ih" ucap Qila sedikit kesal, sementara dia sudah berlari meninggalkan Qila.

__ADS_1


Qila terus saja mengejar Bella, sampai tak sadar kalau sekarang Qila sudah menabrak seseorang yang bertubuh tinggi. Ya Qila menabrak dada bidangnya membuat ia malu untuk kesekian kalinya.


"Sya" suara berat itu Qila yakini adalah milik Rizky


Qila langsung mendongkapkan wajah menatapnya.


Sangat tampan, batin Qila


Kenapa Qila memuji dia seperti itu seharusnya Qila marah karna dia sudah memposting foto seperti itu, sehingga membuat semua orang melihatnya tidak suka. Seharusnya Qila kecewa pada Rizky, tapi entah kenapa ia justru kagum pada Rizky. Senyum manisnya wajahnya yang garang tapi sedikit manis membuat Qila terpesona pada tatapan itu.


"Sya elo gapapa kan?" tanyanya


Bukannya menjawab Qila langsung berlari meninggalkan Rizky ke dalam kelas. Jujur ia sangat malu karna sudab mengagumi pria yang seharusnya ia hindari itu.


"Cie cie yang ke tabrak pacar. Sampe bulshing gitu mukanya" ledek Bella


"Ih Bella aku kan udah bilang aku gak pacaran sama Rizky"


"Ko gak pacaran pake caption kaya gitu mana di upload lagi di media sosisal yang pengikutnya aja banyak banget Qi. Pasti kan biar semua orang tau kalo lu itu milik dia?" periksa Bella


"Tau ah Bell aku kesel sama kamu. Selalu menyimpulkan sendiri gak pernah nanya dulu" jawab Qila kesal dan beralih memainkan ponsel pintar miliknya, tapi entah kenapa rasanya pikiran Qila masih saja sama memikirkan postingan Rizky, kenapa bisa pria itu melakukan itu jelas dia juga tahu akibatnya bukan.?


Qila menyibukan diri dengan mencatat beberapa hal yang menurutnya penting mengenai pelajaran Geografi, dia memang selalu membuat rangkuman di bukunya hampir semua pelajaran dia membuat rangkuman ini akan memudahkan dia kalau sedang menghafal maupun sedang belajar untuk ulangan nanti.


Hari ini, belum ada satupun guru yang masuk karna mereka semua sedang mempersiapkan lomba tahunan bagi sekolah.


Qila memutuskan pergi ke Perpustakaan, memang tadi Bella sudah mengajaknya ke kantin tapi Qila menolak dengan alasan akan mencari beberapa buku untuk tugas Ekonomi nanti, tapi saat sedang asik dengan bacaannya pandangannya terhenti pada sosok seorang pria yang sedang duduk berdua dengan wanita yang tidak Qila ketahui namanya, ya Rizky dia sedang asik berbincang entah dengan siapa tapi kenapa tiba-tiba hati Qila sesak, apa mungkin ia cemburu, tapi ia rasa tidak karna bagaimanapun Rizky bukanlah pria yang harus dia cemburui karna sama sekali tidak ada hubungannya dengan dia.


"Sya?" teriak Rizky


Bukannya menjawab Qila malah pergi. Pergi menjauh dari tempat itu.


"Sya" tapi kali ini Rizky malah mengejar Qila


"Apa?" tanya Qila ketus


"Elu kenapa pergi?"


"Emang kenapa. Bukannya kamu juga lagi asik


berdua disana?" jawab Qila dingin dan ingin pergi meninggalkan Rizky.


"Gak" jawab Qila sangat singkat, sebenarnya ia Qila kecewa karna bisa-bisanya dia memposting foto itu bukan yang lain, tapi kenapa Qila jadi berharap seperti ini pada Rizky.


"Sya"


"Apa?" jawab Qila dan lagi-lagi pergi meninggalkan Rizky


Sebenarnya apa yang sedang Qila rasakan saat ini, tidak mungkin kan kalau Qila cemburu karna hal seperti itu, tapi kenapa hatinya masih terasa sesak, akhirnya Qila memutuskan untuk pulang terlebih dulu lagipula sudah banyak siswa yang lebih dulu pulang daripada Qila.


"Ko pulang?" tanya Bella


"Yang lain aja pada pulang" jawabku


"Tapi gak biasanya lo pulang duluan, lo beneran marah sama gua Qi?" tanya Bella


"Enggak" jawab Qila ketus dan langsung melenggang pergi keluar.


Rizky Pov


Rizky memutuskan masuk kedalam kelas tapi tidak ada Qila disana, hanya ada Bella yang sedang asik mengobrol dengan kedua sahabatnya Aldo dan Angga.


"Qila kemana?" tanya Rizky masih dengan nada juteknya


"Pulang" jawab Bella


Setelah mendengar jawaban Bella, Rizky melenggang pergi keluar, tapi tanpa di duga dia malah melajukan motornya menuju rumah Qila, Rizky harus meminta maaf kalau ternyata Qila benar marah padanya karna postingan itu, kalaupun dia marah Rizky akan segera menghapusnya.


Tak butuh waktu lama Rizky melajukan motornya terbukti sekarang dia sudah berada di depan rumah minimalis milik Qila.


"Assalamu alaikum" ucapnya sambil mengetuk pintu


Tapi tidak ada jawaban disana, memang rumah Qila terlihat sangat sepi kali ini, apa tidak ada orang di dalam sampai tidak ada yang menjawab.


"Assalamu alaikum" ucap Rizky sambil terus mengetuk rumah Qila


Dua menit Rizky menunggu sampai akhirnya Qila mau membuka pintu, sebenarnya dia sudah tahu kalau dari tadi yang mengetuk pintunya itu adalah Rizky tapi entah kenapa dia enggan membuka.

__ADS_1


"Sya, gua kira gak ada orang di rumah lu soalnya dari tadi gak ada yang jawab"


"Mau apa datang kesini?" tanya Qila sangat dingin


"Lo marah sama gua gara gara postingan itu?"


Bukan itu, Qila tidak marah karna hal itu hanya saja hatinya sedikit sesak melihat Rizky berbicara sedekat itu dengan wanita tadi di belakang perpustakaan. Qila kecewa pada Rizky, ternyata masih ada wanita lain yang singgah di hati Rizky tidak hanya Qila. Untung saja Qila belum percaya seratus persen pada lelaki di hadapannya itu.


"Enggak" jawabnya


"Terus elu kenapa?" tanya Rizky penasaran, karna tidak biasanya Qila berperilaku seperti ini, Qila seolah mendiamkan Rizky.


"Kenapa apanya?" Qila balik bertanya


"Gapapa," jawab Rizky sama dinginnya dengan Qila "Kalo gitu biar gua hapus aja postingannya"


"Terserah" jawab Qila dan langsung menutup pintunya, entah kenapa dia jadi seperti ini. Perasaannya sedang kacau hari ini.


Sementara Rizky melengga g pergi dari rumah milik Qila. Ia memutuskan pergi kerumah Angga sahabatnya.


Tak butuh waktu lama untuk menuju rumah Angga. Buktinya sekarang ia sudah berada di pekarangan rumah sahabatannya itu. "Wih tumben amat lu datang kesini?" Tanya Angga


"Lagi bete gua Ga"


"Ada apa si. Gak biasanya nih soib gua bete gini?"


"Gua heran deh sama Syaqila. Emang salah ya kalo gue posting foto berdua sama dia di instagram gua?" Tanya Rizky kali ini


"Ya kagalah. Salah apanya coba emang kenapa Ky?"


"Dia marah sama gua deh kayanya Ga. Tadi waktu di perpus aja dia ngacangin gua terus tadi gua kerumahnya sama aja dia malah nutup pintu?" Jelas Rizky


"Tadi waktu di perpus elu sama siapa?" Tanya


Angga


"Gak sama siapa-siapa. Pas di perpus gua cuma ngobrol bentar sama Cika anak IPA itu loh elu juga pasti kenal"


"Mungkin si Qila cemburu sama dia?" Ucap Angga asal


Mana mungkin Qila cemburu dengan hal sepele seperti itu. Tapi memang tadi saat Rizky menghampiri pun Qila membahas masalah itu.


"Masa si Ga. Gak mungkin lah cewek kaya dia mana bisa cemburu Ga


"Mungkin aja lah Ky"


"Tapi tadi dia bilang gini si sama gua Bukannya kamu juga lagi asik berdua sama dia?" Ucap Rizky sambil menirukan nada bicara Qila wanita pujaannya itu.


"Nah bener itu artinya dia cemburu Ky sama elu. Bisa aja dia berpikiran kalo bukan cuma dia yang elu deketin tapi masih ada wanita lain juga yang elu deketin selain dia Ky"


Kalau memang benar Qila cemburu akan hal itu Rizky sangat senang. Karna Rizky berhasil membuat gadis pujaannya itu cemburu.


"Lah elu napa lagi malah senyum senyum begitu aneh" Tanya Angga. Karna sekarang Rizky sedang mesem-mesen tidak jelas.


"Ah gapapa Ga. Thanks ya udah mau dengerin gua'


"Iya santai aja Ky kaya sama siapa aja"


Rizky memutuskan pamit pada Angga tak lupa ia juga pamit pada orangtua Angga yang kebetulan hari ini sedang berada di rumah.


Ya Rizky tidak langsung pulang dari rumah Angga ia memutuskan pergi ke toko kue untuk membelikan bi Siti kue. Ia memang sangat perhatian pada pembantunya itu, karna bi Siti sudah ia anggap seperti orangtuanya sendiri yang sudah merawat ia dari bayi.


Setelah membeli kue Rizky buru buru pulang karna cuaca sangat mendung sepertinya akan turun hujan sore ini.


"Assalamu alaikum"


"Waalaikum salam, udah pulang Den"


"Iya bi. Nih Iky ada kue buat bibi dimakan ya bi" Ucap Rizky sambil menyodorkan kue yang ada di tangannya.


"Makasih banyak ya den"


Rizky menjawab dengan menganggukan kepalanya dan langsung pergi ke dalam kamar.


Hari ini cukup melelahkan bagi Rizky. Bukan hanya fisiknya saja yang lelah tapi entah kenapa hatinyapun mulai lelah.


la masih teringat dengan ucapan Angga yang mengatakan bahwa Syaqila cemburu pada Dia dan Cika.

__ADS_1


Apa semua itu benar? Apa yang dikatakan Angga itu sungguhan. Karna kalau memang benar adanya seperti itu Rizky sangat senang akhirnya dia bisa membuat seorang Syaqila mengeluarkan sisi lain dari dirinya.


Membayangkannya saja membuat ia tersenyum apalagi kalau sungguh Qila cemburu pada dirinya.


__ADS_2