Badboy Vs Gadis Polos

Badboy Vs Gadis Polos
Kemana?


__ADS_3

Sudah dua hari Qila tidak


mengajari Rizky karna sudah


dua hari juga dia tidak melihat


Rizky di kelas walaupun iya Aldo


memberitahu kalau Rizky sakit,


tapi sakit apa? memangnya anak


itu bisa sakit juga.


Qila terus menggelengkan


kepalanya.


"Hayo elu kenapa?" tanya


Bella


"Ah enggak, kantin yu"


"Jangan-jangan lu kangen


sama playboy ya Qi" ucapan


Bella sontak membuat Qila


membulatkan mata nya.


"Gua gak suka elu ke makan


Sama rayuan dia, lu tahu kan Qi


dia itu kaya gimana. Gua gak


mau elu jadi korban selanjutnya"


"Iya aku tahu, udah yu


kantin"


Memang benar semua


orang juga mengetahui fakta


kalau Rizky playboy, tapi entah


kenapa juga semenjak kejadian


di perpus itu Qila justru sering


memikirkan Rizky walau setiap


hari Bella memperingatinya.


Qila menghabiskan satu


mangkuk mie rebus, sedangkan


Bella sedang asik melahap


siomay yang menjadi makanan


favoritnya saat di kantin.


Saat mereka sedang asik


dengan makanannya tiba-tiba


Aldo dan Angga duduk di


samping mereka membuat


semua siswa berteriak,


bagaimana tidak idola sekolah


duduk di dekat mereka, tentu


kalian juga tahu kalau Rizky and


the gengs merupakan famous di


sekolah ini.


"Gua boleh duduk disini?"


tanya Angga


Sementara Qila dan Bella


hanya menganggukan kepalanya.


"Qi tugas seni budaya udah


selesai, tinggal covernya aja, lu


bisa bantu kan?" tanya Aldo


Lagi Qila menganggukan


kepalanya.


"Hari ini lu di suruh


kerumah Rizky mau gak?"


Qila yang sedang meminum


es jeruknya sampai tersedak


karna kaget mendengar ucapan


Aldo.


'Qi hati-hati" ucap Bella


"Untuk apa?" tanya Qila


"Kan tugas Rizky dua soal


lagi ucap Angga


"Jadi biar cepet elu


ngerjainnya di rumah Rizky aja


katanya" ucap Angga lagi


"Tapi kan bisa nanti aja kalo


Rizky udah masuk"


"Dia libur seminggu,


bisa-bisa bu Mega keburu marah,


emang lu juga mau di marahin


bu Mega?"


Qila menggelengkan


kepalanya lalu menatap Bella,


dia takut sahabatnya tidak suka


karna bagaimanapun Bella


sangat tahu kelakuan Rizky.


"Yaudah Qi gapapa, asal


hari ini selesain semua bisa kan


?" tanya Bella


Qila mengangguk dan


tersenyum pada Bella.


Setelah percakapan itu


mereka memutuskan memasuki


kelas karna sebentar lagi bell


masuk akan berbunyi, begitupun


dengan Aldo dan Angga mereka


mengekor di belakang Qila


sambil sesekali mengeluarkan


lelucon yang Qila dan Bella


anggap sebagai lelucon yang


tidak menarik sama sekali, tapi


walaupun begitu mereka tetap


saja tertawa mendengar suara


Angga yang seperti perempuan


saat menirukan suara Tita ketua


kelas di kelas mereka.


Hari ini merupakan


pelajaran Matematika dan


semua Siswa di panggil satu

__ADS_1


persatu untuk mengerjakan soal


yang di buat oleh pak Rully,


tetapi soal yang di buat tidak


sama, melainkan satu siswa di


beri dua soal dan berbeda


dengan siswa lain, mungkin pak


Rully tahu kalau kerjasama di


kelas ini sangat kompak jadi dia


membedakan soal tersebut agar


mengetahui bagaimana kualitas


matematika yang di miliki oleh


kelas XII IPS 2 ini.


Qila sudah selesai


mengerjakan soal itu dan


langsung menghampiri pak


Rully yang sedang sibuk dengan


buku buku yang dia bawa.


"Ini pak punya saya"


Pak Rully segera memeriksa


soal yang Qila kerjakan dan


benar dugaan Qila kalau soalnya


benar semua, ternyata ini


pengambilan nilai buktinya pak


Rully langsung memasukan


nilaiku pada buku nilai dia.


"Kamu boleh keluar" ucap


pak Rully


Dan dengan tersenyum


merekah Qila keluar dari kelas,


memang matematika salah satu


keunggulan dia, dia dapat


menghafal rumus dengan baik


dan bisa di bilang dialah yang


selalu di andalkan oleh


teman-temannya kalau ada soal


matematika yang sulit di


kerjakan dan Qila selalu mau


membantu.


Tak butuh waktu lama Bella


Angga dan Aldo keluar secara


bersamaan mereka juga berhasil


mengerjakan semua oal itu


dengan baik.


"Kalo Rizky ada pasti dia


keluar bareng lu Qi" ucap Aldo


Bagaimana bisa mana


mungkin Rizky secepat dia


mengerjakan tugas, apalagi dia


selalu bolos.


"Elu gak percaya Qi?" tanya


Bella


Qila menggelengkan


kepalanya.


pinter tapi orangnya aja kaya


gitu bergajulan, kalo gak pinter


coba lu pikir mana mungkin


delapan soal Ekonomi bisa


kalian tuntasin selama dua


minggu, sementara dua minggu


itu di bagi ngejelasin materi


sama ngerjain soal-soal ajaib


gak si?" jelas Bella kali ini,


memang Bella mengetahui


kemampuan Rizky itu tapi


gara-gara cap jelek yang melekat


pada Rizky, membuat Bella


mulai tidak suka dengan Rizky.


Memang benar juga yang


dikatakan Bella, selama


mengajari Rizky Qila juga di


buat kagum karna satu kali Qila


memberi contoh soal dan satu


kali juga Rizky langsung


mengerti dan mengerjakan soal


yang di berikan bu Mega itu.


"Didikan orangtua nya aja


yang jelek" jawab Angga


Kini semua siswa sudah


berhasil mengerjakan soal yang


di berikan pak Rully dan


sekarang mereka di suruh


masuk kembali kedalam kelas.


"Ada yang tahu Rizky sakit


apa?" tanya pak Rully karna hari


ini memang dia yang tidak


masuk.


"Patah kakinya pak, abis


main futsal" jawab Angga jujur


"Bohong gak kamu?


Biasanya dia selalu alpa


pelajaran saya tapi kali ini sakit?"


"Serius pak, tanya Aldo deh


yang lebih baik dari saya" ucap


Angga memelas


"Benar begitu Aldo?"


"Iya bener pak, udah 2 hari


dia gak masuk sama hari ini jadi


tiga hari"


"Ok, kalo gitu saya percayya


tapi kalau dia masuk tolong

__ADS_1


suruh menemui saya ya" setelah


mengatakan itu pak Rully


bergegas keluar karna jam


pelajarannya sudah berakhir.


Pukul 13: 00 jam pelajaran


Bahasa Indonesia sudah


berakhir dan Aldo langsung


menghampiri meja Qila


sementara Bella memutuskan


pulang terlebih dulu.


"Ayo" ucap Aldo dan Qila


langsung mengikuti Aldo,


sementara ayahnya dia sudah


memberitahu kalau hari ini akan


pulang terlambat.


Qila duduk di belakang,


sementara yang di depan Aldo


dan Angga yang sedang asik


menyanyikan beberapa lagu.


****


Qila sampai di salah satu


rumah, rumah yang telihat


begitu megah, Qila memang


tahu kalau orangtua Rizky


merupakan pengusaha dan


benar kata Bella walaupun


mereka orang kaya tapi kalau


didikannya kurang maka akan


sama seperti Rizky jadi anak


yang kurang baik, tapi anehnya


masih saja banyak wanita yang


mendekati dia.


"Ayo Qi masuk" ajak Angga


Dan Qila masuk mengikuti


mereka berdua, Qila menolak


masuk kedalam kamar pria itu


tapi Angga dan Aldo terus


memaksa karna Rizky belum


bisa berjalan jadi qila mengikuti


mereka, hanya ada 2 pembantu


dan tukang kebun yang Qila


lihat, orangtuanya tidak ada di


rumahh.


"Kesini juga lu?" tanya Rizky


Qila menganggukan


kepalanya.


Kamar Rizky sangat luas,


lebih luas dari kamarnya, Qila


pikir kamar lelaki akan


berantakan tapi tidak dengan


kamar Rizky terlihat lumayan


rapi.


"Bawa buku?" tanya Rizky


Lagi Qila menganggukan


kepalanya.


"Ky kita pulang dulu ya,"


ucap Angga


Rizky mengangguk.


Sementara Qila dibuat


gelisah, bagaimana tidak


sekarang dia hanya tinggal


berdua, memang Qila dan Rizky


selalu berdua mengerjakan


tugas tapi kali ini berbeda


mereka berada di dalam kamar.


"Kalo mau minum ambil di


kulkas, Sorry kaki gua masih


Sakit"


"Iya" Qila bersuara kali ini


"Yang kemarin dua soal lagi


sya, tapi gua udah coba isi si"


"Coba saya liat" ucap Qila


Rizky langsung


memberikan kertas jawaban,


sebenarnya sangat tidak rapi


karna banyak coretan hitungan


yang Rizky tulis.


"Sorry kalo acak-acakan"


Qila hanya tersenyum,


senyuman yang sangat manis


menurut Rizky.


"Semuanya benar tapi kalo


yang ada pake rumus harus di


tulis juga rumusnya" ucap Qila,


membuat Rzky tersenyum


"Serius? Padahal gua cuma


asal si gerjainnya, iya namanya


juga cowok mana ngerti rumus


kek gitu"


"Hari ini di tuntasin ya"


ucap Qila


"Ok, tapi ini udah jam 3"


Gapapa, saya juga udah


izin sama ayah"


Dan tanpa menjawab Rizky


sudah siap dengan buku dan


pensil, Qila mulai menjelaskan


cara mengerjakan soal no satu,


membuat Rizky terus


memperhatikan gadis yang

__ADS_1


mulai membuat Rizky tertarik.


"Aus gak lu?"


__ADS_2