Badboy Vs Gadis Polos

Badboy Vs Gadis Polos
Touring


__ADS_3

Rencana touring anak futsal memang sengaja Rizky tunda karna minggu kemarin yang seharusnya mereka berangkat tapi harus di urungkan karna mereka melakukan tawuran dengan SMK 53, baru besok rencana touring akan mereka lakukan.


Persiapan demi persiapan sudah mereka lakukan dari mulai mengecek kesehatan motor sampai peralatan apa saja yang harus mereka bawa karna kebetulan sabtu besok mereka libur itu kemungkinan mereka akan melakukan touring di hari sabtu dan pulang hari minggu karna memang Rizky sudah menyewa salah satu Villa yang ada di daerah Puncak 2 Bogor.


"Elu jadi bawa cewek Do?" pertanyaan Rizky membuat Aldo melotot


"Hahaahaha kan gua gak ada pacar" jawab Aldo spontan


"Ajak Bella aja Do, biar Qila ikut rencananya gua mau ajak dia" ucap Rizky, karna setelah dia bertemu dengan ayah Qila, perasaannya kembali membaik, apalagi di tambah Aldo yang sudah menjelaskan semuanya membuat Rizky yakin kalau Aldo memang tidak akan menikungnya.


"Bella? Si cerewet?" tanya Angga kali ini


"Eh eg eh tapi lucu juga si Aldo si pendiam dengan Bella si cerewet hahahahaha" Angga kali ini mentertawakan Aldo


"Tai ah" jawab Aldo


"Tapi yaudah lah dari pada gua doang yang gak bawa cewek" ucap Aldo akhirnya dia mau mengiyakan jadi akan membuat Rizky semakin yakin ingin mengajak Qila ikut touring, apalagi dia sudah meminta izin pada ayahnya Qila, tinggal menunggu keputusan Qila saja mau atau tidaknya.


Rizky berjalan menuju kelas berharap Qila sudah datang karna hari ini Rizky CS berangkat lebih awal karna ingin membahas mengenai touring besok.


Benar saja sekarang Qila sedang asik mengobrol dengan Bella sahabat karibnya.


"Mau ngapain lo?" tanya Bella sewot


"Biasa aja kali nona cerewet gua kan mau nyamperin Qila buka elu" ledek Rizky


"Rizky tai ih" ucap Bella dan sudah siap mencubit pinggang Rizky


"Bella awww sakit Bell" ucap Rizky


Sementara Qila hanya tersenyum melihat Rizky dan Bella.


"Bell lepasin ih sakit gila lu" ucap Rizky dan terus memegang tangan Bella berharap bisa melepaskan cubitan yang cewek itu lakukan.


"Bodo" jawab Bella dan masih asik mencubit pinggang Rizky


"Udah udah Bell, kasian tuh mukanya sampe merah" ucap Qila sambil tertawa melihat wajah Rizky


Bella mulai melepaskan cubitannya pada Rizky dan beralih duduk memainkan ponselnya.


"Niat gua tuh baik kesini" ucap Rizky mengalihkan suasana


"Baik? Bukannya mau modusin Qila?" tanya Bella


Qila yang mengerti maksud Bella langsung mengingatkannya.


"Besok anak futsal touring dua hari ke Puncak Bogor....."


"Terus hubungannya sama kita apa?" potong Bella


Kalau bukan karna Qila, mungkin Rizky sudah pergi dari kelas apalagi mendapat pandangan tidak suka dari Bella.


"Gua mau ngajak kalian ikut touring"


"Males!" jawab Bella


"Ya kali aja kalian mau ikut sekalian refresing, soalnya banyak cewek juga yang ikut gak cuma kalian berdua" jelas Rizky


"Seru gak emang?" tanya Bella kali ini lebih halus


"Ya mangkanya gua ajak juga pasti seru, elu kaya gak tau acara yang gua bikin aja kapan si gua bikin acara gak rame, gua ajak lu juga karna kasian gua sama Aldo gak ada boncengan" ucap Rizky jujur


"Yaudah elu sama Aldo boncengan bisa kan" ucap Bella mulai sinis lagi


"Mau ikut gak Sya?" tanya Rizky pada Qila


"Ko aku?" Qila yang bingung di tanya seperti itu malah balik nanya


"Iya kan gua ngajak kalian berdua" jawab rizky sekenanya

__ADS_1


"Yaudah kita ikut, tapi kalo nginep Villa cewek sama cowok di pisah" ucap Bella lagi


"Ya iyalah gua juga tahu kalo soal itu mah"


"Bell?" karna Qila heran biasanya Bella akan menolak dengan berbagai cara tapi kali ini justru langsung menerima tawaran Rizky begitu saja.


"Udah lah Qi lagian banyakan ko, kita sekalian refresing ngubek soal ujian mulu nanti bikin kita cepet tua" uca Bella meyakinkan


"Yaudah aku ikut kalo kamu ikut" jawaban Qila kali ini sungguh membuat Rizky sangat senang, karna ia berhasil mengajak Qia pergi touring dengannya.


"Bayar gak?" tanya Bella


"Buat kalian berdua gak usah" ucap Rizky dan melemparkan dua kaos yang Qila yakini hasil karya Rizky yang pernah ia lihat waktu dirumah Rizky.


"Thanks" jawab Bella lebih halus lagi, memang Bella akan sangat baik kalau sudah menyangkut gratis


"Besok jam 8 kumpul di warung belakang sekolah, bawa baju ganti" ucap Rizky mengingatkan Rizky pergi meninggalkan mereka berdua.


Sementara Qila dan Bella mulai membuka kaos yang akan mereka kenakan besok pagi.


"Bagus ya Qi kekinian gambarnya"


"Iya bagus" jawab Qila


Kaosnya memang sangat simple sama seperti kaos kebanyakan hanya desainnya saja terlihat lebih bagus dan sepertinya ukuran ini sangat pas di badan mereka berdua.


"Gua gak nyangka tuh anak playboy baik juga" ucap Bella


"Kan semua orang bisa berubah Bell semua orang juga ada sisi baiknya kan" jawab Qila meyakinkan


"Bener juga si"


***


Pukul 15:00 Qila sudah sampai di rumah bahkan sekarang Qila sedang asik meminta izin kepada orangtuanya ternyata tanpa Qila tahu Rizky jauh terlebih dulu meminta izin pada ayah Qila, dan tanpa Qila duga ayahnya mengizinkan begitu saja Qila pergi bersama Rizky.


"Ayah percaya sama Rizky"


"Iya makasih ayah ibu, kalian udah izinin Qila, kalau gitu Qila ke kamar dulu ya"


Di kamar tidak banyak yang dia lakukan hanya sesekali melihat notebooknya mengecek setiap sosial media yang dia miliki melalui notebook tapi kadang sesekali saja karna lebih banyak yang Qila gunakan adalah ponsel pintarnya.


Drrttt drttttt


Rizky


Besok gua jemput jam 7


Syaqila


Hah?


Rizky


Jam 7


Syaqila


lya


Sebenarnya bisa saja Qila meminta antar kepada ayahnya tapi kalaupun ayahnya tahu Rizky akan menjemputnya justru ayahnya pasti akan membiarkan dia berangkat dengan Rizky.


Tepat jam 07:00 Rizky sampai di rumah Qila, sementara Qila sekarang sedang menyiapkan jaket juga helm yang akan dia kenakan.


"Udah siap anak ibu?" tanya ibu Qila


"Udah bu"


"Bawa baju ganti gak nak?"

__ADS_1


"Bawa bu"


"Yaudah ayo"


Setelah pamit pada kedua orangtuanya, Qila mulai menaiki motor Rizky.


"Bawa cemilan gak?" tanya Rizky


Qila hanya menggelengkan kepalanya karna ia begitu lupa akan hal satu itu.


Tapi tanpa Qila duga, Rizky berhenti di salah satu minimarket dan mengajak Qila membeli makanan, Qila sudah menolak tapi Rizky terus saja memaksa sampai akhirnya Qila mau menerima makanan itu.


"Di tas aku aja" ucap Qila


"Minuman biar di tas gua, soalnya berat"


Qila menganggukan kepalanya dan langsung menaiki motor Rizky, tak butuh waktu lama sekarang mereka sudah sampai di warung belakang sekolah ternyata teman-teman Rizky sudah sampai terlebih dulu di sana.


"Gimana si bos teh lama banget" ucap Danang


"Tau nih udah jam 9" ucap Gabriel kali ini


"Sorry"


"Semuanya udah siap kan?"


"Udahh" ucap mereka secara bersamaan


"Oke kita berangkat, inget ya kita bikin satu jalur aja jangan bikin pengendara lain terganggu dan satu lagi hati-hati guys, gak usah kebut-kebutan kita bukan anak motor, kita cuma anak futsal yang nyoba touring" ucap Rizky memimpin seolah ia adalah ketua dari acara touring ini.


"Kita berdoa menurut agama masing-masing, berdoa di mulai" ucap Rizky


"Siapppppp!"


Dan merekapun mulai melajukan motor mereka dengan kecepatan standar.


"Pegangan" ucap Rizky dingin


"Apa?" Qila yang di suruh seperti itu malah gelagapan


"Pegangan" ucap Rizky lagi


Qila mulai memegang jaket yang rizky kenakan tapi tanpa di duga Rizky menarik tangan Qila, sementara itu sekarang jantung mereka berdua sudah tidak normal bagaimana tidak, detakan jantung mereka begitu cepat dengan cepat Qila menarik tangannya menjauh.


"Qi pegangan, takut elu tidur kan jauh " ucap Bella kali ini yang kebetulan motor Aldo berada disamping motor Rizky, yang Bella sangat tahu kalau sudah berada di jalan pasti Qila akan tertidur.


"Kaya gua gini ke Aldo, gapapa Qi sebagai teman ini" ucap Bella lagi


"Gua gak bakal marah, pegangan Qi" ucap Bella memelan karna sekarang mereka sudah berada jauh di depan Qila dan Rizky.


Memang Qila takut kalau sahabatnya itu menganggap Qila sudah luluh oleh Rizky tapi memang tidak dapat di pungkiri buktinya sekarang jantung Qila berdetak tidak normal, tanpa di duga sekarang Rizky menambah kecepatannya karna Aldo dan Angga sudah berada jauh dari pandangannya.


Qila yang tidak menduga di buat kikuk karna benar saja kata Bella kalau Rizky terus menambah kecepatannya sementara Qila tidak berpegangan akan membuat Qila kaget beberapa kali, entah keberanian dari mana sekarang Qila mulai memegang pinggang Rizky.


Rizky yang mendapat reaksi seperti itu dari Qila langsung menunjukan senyum merekahnya karna dia berhasil membonceng Qila tak terkecuali dengan pegangannya.


Jalan demi jalan mereka susuri sampai sekarang sudah menunjukan jam 12, Rizky menyuruh teman-temannya berhenti di salah satu rumah makan, memang tidak banyak hanya 15 motor saja tapi 15 motor kali 2 orang saja sudah ada 30 orang oleh karna itu Rizky memutuskan berhenti di salah satu rumah makan yang lumayan luas.


"Mas porsinya samain semua ya, 30 porsi"


"Baik" ucap pelayan dan langsung pergi


"Nih" Rizky mengulurkan botol minuman yang tadi dia beli di minimarket


"Makasih" jawab Qila dan langsung meleguk minuman itu


"Makan dulu ya"


Qila menganggukan kepalanya.

__ADS_1


Entah kenapa hari ini bisa terjadi, Qila pergi dengan Rizky walaupun dengan banyak orang tapi biasanya Qila akan selalu menghindari Rizky tapi kali ini justru mereka berdua terlihat sangat akrab, di tambah Rizky yang terus saja duduk di samping Qila, bahkan sesekali mereka saling pandang membuat semuanya serasa berbeda.


__ADS_2