Balas Dendam Anak Kedua

Balas Dendam Anak Kedua
Chapter 29


__ADS_3

Mikka tidak ingin bergabung dengan bisnis, dia membenci kegiatan itu bahkan rapat-rapat yang membuat nya sakit kepala.


Mikka pergi lebih dulu dari perusahaan induk, dia lebih memilih pergi ke caffe dengan Fany.


"Apa??" suara Fany menggelagar di ruangan


"Shuttt jangan keras-keras!" tegur Mikka


"Hahahahaha sial sekali hidup mu Mikka.." ucap Fany spontan membuat Mikka sedikit kesal,


'Plakkk'


Mikka menjitak jidat Fany tidak terlalu keras tapi mampu membuat gadis itu meringis kesakitan.


"Aduhh, sakittt" rengek Fany


"Makanya jangan mengejek ku!" gerutu Mikka


"Tapi beneran loh, pertemuan mu dengan siapa itu..." ucap Fany


"Leo Amartha.." sahut Mikka singkat


"Nahh iya Leo Amartha, seperti sudah di takdirnya hahaha" goda Fany


"Ehh lalu bagaimana dengan insfektur Alven?" tanya Fany


"Apa kalian akan terlibat cinta segitiga?" tanya Fany yang terus menggoda Mikka


"Nyesal aku cerita sama kamu..." gerutu Mikka


"Ehh jangan gitu dong, jarang lohh kamu cerita seperti ini.." sahut Fany kikuk


"Aku tidak sedekat ini dengan Fany andai kata aku tidak kembali ke masa lalu..." Mikka membatin seraya mengaduk-aduk minuman nya.


"Dan ini jauh dari kehidupan ku dahulu, banyak yang telah aku ubah ku harap ini akan baik-baik saja..." Mikka tenggelam dengan isi pikiran nya.

__ADS_1


"Miikaaaa" teriak Fany membuat Mikka hampir menonjok muka gadis itu


"Kamu ini kenapa melamun!" ketus Fany dengan suara cempreng nya


"Tidak apa-apa.." sahut Mikka


"Mikka apa kau memiliki kepribadian ganda?" tanya Fany


"Maksud mu?" Mikka balik bertanya


"Lihat ekspresi mu tadi terlihat bersahabat dan sekarang terlihat begitu dingin!" gerutu Fany membuat Mikka terdiam


"Yaa ekspresi ku berubah saat aku mengalami pengalaman pahit seolah-olah tidak ada tawa lagi di wajah ku" guman Mikka pelan.


'Srettt'


"Hy juniorrr??" sapa Mr.Jony membuat Mikka sedikit terkejut


"Hyy misterr??" sapa Fany seraya melambaikan tangannya, Mikka melototkan mata nya ke arah Fany.


"Fany menelpon ku meminta kami bergabung karna tuan putri sedang sedih katanya.." ucap Mr.Jony kembali membuat Mikka menatap dingin ke arah Fany


"Hehehe..." Fany salah tingkah dengan tatapan yang Mikka berikan kepada nya.


"Mana insfektur Alven??" tanya Fany mengalihkan pembicaraan


"Maaf, maaf aku terlambat..." sahut insfektur Alven seraya membawa sedikit bingkisan


"Wahh apa itu insfektur?" tanya Fany


"Heyy heyy kita ini sudah jadi teman Alven saja jangan pakai insfektur..." tegur Insfektur Alven seraya melirik ke arah Mikka


"Aku berniat untuk mengajak kalian liburan" ucap insfektur Alven lagi


"Wahh benarkan ke mana?" tanya Fany antusias

__ADS_1


"Kita akan berkemah di pantai!!" ucap insfektur Alven lagi terlihat konyol


"Yeeeee" sahut Fany,


"Cocok sekali, mereka berdua sangat cocok konyol dan random!" gerutu Mikka pelan


"Apa kau mau ikut?" tanya Mr.Jony, Mikka mengangkat bahu nya


"Heyy junior ini liburan ayoo lah kita bisa diskusi tentang buku di sana? Bagaimana hmm??" ajak Mr.Jony


"Baiklah..." sahut Mikka singkat


"Baiklah karna kalian sudah setuju, sore ini kita akan pergi ke pantai dan berkemah ke sana" ucap insfektur Alven dengan tingkah konyol nya


"Hahh benar-benar konyol dia tidak terlihat seperti seorang insfektur" ucap Mikka pelan dan di dengan oleh Mr.Jony yang hanya senyum-senyum saja.


"Hati-hati lohh benci bisa jadi cinta..." goda Mr.Jony membuat Mikka menanggat alis nya


"Ssst kau ini junior ku yang paling imutttt!!" ucap Mr.Jony seraya mencubit pipi Mikka membuat Fany dan Alven terdiam melihat apa yang di lakukan Mr.Jony dengan Mikka.


"Apa??!!" ucap Mr.Jony kepada Alven dan Fany yang menatap bingung.


Mikka berdiri dari tempat duduk nya dan berjalan meninggalkan mereka,


"E-ehh kemana?" tanya Fany


"Pulang!!" sahut Mikka singkat


"Tapi kami baru sampai!!" ucap insfektur Alven


"Liburan tidak?" tanya Mikka dengan wajah datar nya itu, ekspresi Alven dan Fany langsung berubah mereka langsung membereskan barang bawaannya. Mr.Jony tersenyum tipis dengan kelakuan mereka semua.


"Anggota kita jadi lengkap jika begini..." gumam Mr.Jony seraya terus tersenyum


...Next......

__ADS_1


__ADS_2