
"kau serius jatuh cinta pada nya?" tanya hongju dengan tak yakin.
karena selama ini kelakuan sahabat nya itu sama dengan nya yaitu Play boy. hongju tidak ingin sahabat nya merusak masa depan, remaja yang masih polos dan tak berdosa.
shi lin memandang hongju, seperti nya shi lin tau fikiran sahabat nya. wajah nya langsung memerah karena marah.
"kau kira aku bercanda?! tentu saja aku... hmm magsud... arrgg! kau benar-benar" ucap shi lin belepotan.
shi lin tidak mau mengakui bahwa diri nya telah jatuh cinta pada seorang bocah apalagi kepada sahabat nya yang punya mulut ember ini.
bisa-bisa besok di berita online sudah ada pemberitaan tentang dirinya. membayang kan nya saja membuat shi lan kesal. shi lan lebih khawatir bagaimana jika zizi melihat nya.
huft sungguh tidak udah di bayangkan. sama saja masuk ke lubah bencana.
Seorang CEO xx ternyata bla...bla...
'arrrggg benar benar bencana!' kata batin shi lin sambil menangis darah.
apalagi saat shi lin membayangkan zizi yang melihat berita tersebut dan memandang jijik kepada nya. haaa... jiwa shi lin terlihat melayang.
melihat wajah shi lin yang berubah-ubah hongju menahan tawa. hongju sudah yakin jika sahabat nya benar-benar serius mencintai gadis kecil itu.
hongju merasa bahagia. karena sahabat kecil nya sudah mau membuka hati nya untuk sebuah hubungan yang lebih serius.
namun hongju merasa sedikit aneh. bisa-bisa nya shi lin yang menyukai wanita seksi bisa jatuh cinta, kepada remaja yang bahkan belum tumbuh seutuh nya.
badan pendek, mungil dan payudara kecil setahu hongju itu bukan tipe shi lin. namun memang harus hongju akui kalau gadis kecil itu memiliki wajah yang cantik dan segar. di tambah tanpa polesan make up membuat gadis itu seperti peri.
"hey hilang kan fikiran mesum mu tentang gadis ku!" tegur shi lan sambil melempar pulpen yang tepat mengenai kepala hong ju.
Tak!
hongju mengusap dahi nya yang memerah karena terkena pulpen.
"apa-apa kau! sakit lan lan!" ucap hongju dengan wajah dan suara imut membuat nya terlihat anjing yang di tinggal pinggir jalan. terlihat menyedihkan dan imut.
bukan belas kasih yang di dapat. justru lemparan sebuah buku tebal yang mendarat ke kepala hongju yang membuat hongju jatuh terduduk.
brak!
"lan lan sakit!!"rengek hongju
shi lin tidak membantu hongju malah memandang pria itu dengan jijik.
"panggil lagi dan kupotong lidah mu!" ucap shi lin
dengan dingin dan menatap hongju dengan tatapan tajam. yang membuat hongju bergidik ngeri.
__ADS_1
hongju segera mengubah wajah nya menjadi serius dan batuk kecil untuk mencairkan suasana.
meskipun begitu, wajah dan tatapan mata shi lin tidak berubah membuat suasa menjadi canggung.
"ehem... jadi ini tentang nona lin mingzi. saya baru menerima kabar dari mata-mata jika nona akan pergi ke kota C untuk menghadiri pameran teknologi" lapor hongju kepada shi lin.
"Kota C? apakah itu acara yang kau katakan beberapa hari lalu?" tanya shi lin memastikan.
hongju mengangguk mengiyakan
"benar. kau juga menjadi salah satu sponsor acara tersebut. kau di undang ke sana menggunakan udangan VIP" ucap hongju
tetapi tunggu... menyadari ada sesuatu yang salah hongju menengok ke arah shi lin. shi lin tersenyum penuh arti membuat perasaan hongju tidak tenang.
"tunggu kau tid..." belum selesai hongju berbicara intruksi yang membuat hongju lembur terdengar.
"siapkan barang-barangku kita ke kota C sekarang juga"perintah shi lin
"yang benar saja! kau tau pameran itu masih terjadi dua hari lagi. jabwal mu padat seminggu ini" ucap hongju
shi lin tak menjawab namun pandangan nya mengarah kepada hongju dengan senyuman cerah. hongju berkeringat dingin sekarang firasat nya mengatakan akan ada hal buruk yang terjadi pada nya.
"tunggu kau tidak bermagsud ...." ucapan hongju lagi-lagi terpotong oleh perintah shi lin.
"ya kan kau bisa mengantikan ku. selamat bekerja. zi'er aku datang" ucap shi lin
.
.
.
.
.
"tuan semua sistem sudah optimal semua nya sudah bagus. woaah tuan saya tidak tau kau bisa membuat sebuah sistem seperti ini?" ucap carl memuji zizi.
saat ini mereka berada di ruang tunggu bandara. pembuatan kartu identitas carl dan yang sudah selesai. jadi jika ada pengecekan tidak ada yang perlu di khawatirkan.
zizi, dan si kembar sedang duduk dengan laptop di pangkuan mereka. mereka bertiga sedang memeriksa sistem yang mereka buat agar tidak ada masalah saat di perlombaan.
"hmm kau tau sendiri ibu dan ayah ku tak pernah memperdulikan ku dari kecil. jadi aku terbiasa bermain komputer sendiri untuk menghilangkan kebosanan ku.
di mulai dari itu aku suka membuat sistem-sistem sederhana seperti ini. aku ingin mengembangkan nya sejak dulu.
tapi kau tau sendiri semenjak remaja aku sudah mulai mengelola perusahaan dan tak ada waktu mengurusi hal seperti ini.
__ADS_1
sebenar nya jujur aku lebih bahagia akan kehidupan ku yang sekarang" ucap zizi dengan datar.
ekspresi wajah nya memang tak mengatakan perasaan nya. di luar wajah nya terlihat biasa saja namun di dalam zizi merasa sedih.
di dalam kehidupan nya yang sekarang dia ingin lebih menikmati hidup nya. memiliki banyak teman, jalan-jalan bersama dan melakukan apa yang di lakukan remaja normal lain nya.
wajah semua orang berubah. mereka semua dapat merasakan apa yang zizi rasakan.
mereka berempat merupakan seorang anak-anak malang yang beruntung dapat bertemu dengan tuan mereka.
jika saja mereka tetap berada di tempat mereka dan tak bertemu dengan tuan mereka entah apa yang terjadi pada mereka.
mati? belum tentu mereka mungkin akan merasakan apa itu neraka. hidup tersiksa, menjadi budak dan hidup tanpa identitas.
namun bayangan buruk itu untung saja tak terjadi dan semua itu karena tuan mereka.
tuan mereka yang menarik mereka dari penderitaan, membawa mereka ke arah cahaya dan membimbing mereka agar mereka tak tersesat memilih arah.
mereka semua tau apa itu kesepian, sendirian dan kedinginan. namun semua itu musnah saat sebuah tangan menolong mereka.
tuan mereka selalu menyembunyikan perasaan nya. memilih memakai topeng untuk menyembunyikan rasa kesepian nya, dan menyembunyikan rasa kesendirian nya.
semua orang tau hal itu namun mereka tetap diam menjaga dari bayang dan menghibur jika di butuhkan.
di saat Lee ming datang ke kehidupan tuan mereka. mereka dapat melihat untuk pertama kali nya. tuan mereka melepaskan topeng di wajah nya dan tersenyum dengan tulus.
namun di saat mereka berfikir tuan mereka sudah bahagia. kebahagian tersebut ternyata hanya semu dan tak nyata. menyeret kembali topeng yang sudah di lepaskan tuan mereka.
saat mereka sedang memikirkan hal itu. sebuah pengumuman keberangkatan penerbangan ke kota C bergema. mereka segera membawa koper mereka.
"Kota C kami datang!"
ini lah awal balas dendam mereka....
hy semua!!!🙋🙌
author mau ucapin makasih untuk semua yang udah baca karya author dan komentar.
woaahhh !! author suka banget! 😘❤💖
arigatou semua! 😁
tapi maaf yah author jawab komentar nya. soal nya author bingung jawab nya😅
tapi makasih udah baca novel ini komentar kalian adalah penyemangat bagi author.
yah cuma itu aja sih yang author omongin.
__ADS_1
see you😘