Balas Dendam Nona!

Balas Dendam Nona!
34.pertengkaran ll


__ADS_3

"apa katamu? coba katakan sekali lagi!!!" kata Fu nue dengan geram.


wajah Fu nue memerah karena marah, Fu nue benar-benar marah bagaimana bisa bocah ini menghina nya! Fu nue selalu di manjakan dari kecil oleh keluarga nya. apa pun keinginan Fu nue pasti langsung di kabulkan oleh keluarga nya tanpa berfikir. menurut Fu nue apa pun yang dia ingin kan harus ia miliki, jika tidak maka orang lain tidak boleh memiliki nya.


dan sekarang Fu nue sedang memikirkan bagaimana bisa rakyat jelata ini mencampuri urusan nya. terlebih wanita ini bahkan membuat mangsa incaran nya terlepas dari gigitan nya. membuat Fu nue benar-benar kesal karena hal ini.


jeje (joan) memandang Fu nue dengan sinis. menurut nya wanita ini benar-benar tak tahu malu. bagaiman bisa seorang wanita tidak memiliki harga diri. jeje tak pernah melihat wanita serendah Fu nue sebelum nya.


"wanita malam tetap lah wanita mal..."


plakk!


ucapan jeje terputus karena Fu nue menampar wajah nya. wajah mulus dan putih jeje kini memiliki tanda merah yang menghiasi pipi kiri nya.


"berani nya kau mengatai ku wanita malam!! kau memiliki nyali yang besar rupa nya! kau tau siapa aku hah! AKU FU NUE DARI KELUARGA FU TERMASUK DALAM KALUARGA PALING BERPENGARUH DI NEGARA INI!! berani nya rakyat jelata seperti mu menentangku hah! dan dia harus nya pria itu berterima kasih karena aku tertarik dengan nya!" ucap Fu nue sambil menunjuk-nunjuk Carl.


Carl langsung memandang Fu nue dengan pandangan tidak suka tidak lebih tepat nya dengan pandangan marah.


'sebenar nya ada apa dengan otak wanita ini!' kata batin Carl


bahkan orang-orang di sekitar pun memandang Fu nue dengan pandangan mencela. mereka tak habis fikir ada orang yang tak tahu malu seperti Fu nue. Fue nue bahkan tak sadar jika dia sedang mempermalukan diri nya sendiri. wanita ini sebenar nya bodoh atau otak nya tidak waras itulah yang di fikir kan semua orang.

__ADS_1


Liu jiang, Liu wei serta asisten zhi baru tiba ke arena pertandingan saat situasi sudah memanas. Liu jiang menatap asisten zhi memerintah kan melalui mata untuk mencari tahu situasi yang terjadi. asisten zhi langsung menerima perintah tersebut dan menanyakan kepada orang di sekitar mereka. Liu wei juga memandang arena dengan penasaran dan khawatir.


Liu wei mengalih kan pandangan nya mencari gadis incaran nya. namun setelah melihat sekeliling dahi Liu wei mengkerut karena tak bisa menemukan gadis incaran nya.


'Dimana gadis itu? anak buah nya ada di sini tapi kemana dia' kata batin Liu wei


perasaan Liu wei sedikit lega karena gadis nya tak ikut dalam pertengkaran ini. membayang kan tubuh kecil nya saja sudah membuat ke khawatiran Liu wei naik dengan sendiri nya.


Liu jiang tak memperhatikan tingkah putra nya jika Liu jiang melihat wajah khawatir putra nya Liu jiang pasti akan mengadakan intrograsi dadakan saat ini juga. pasal nya putra nya ini memiliki sifat yang hampir sama dengan nya ramah di luar dingin di dalam. Liu jiang atau pun putra nya ini bukan tipe orang yang mudah khawatir. bahkan termasuk ke dalam kategori orang paling tega sedunia.


Liu jiang maupun Liu wei tidak akan mudah memaafkan orang yang telah berbuat kesalahan. tak perduli orang itu sudah tua, masih muda,mau pria atau pun wanita mereka tidak perduli. menurut mereka kesalahan adalah kesalahan mengampuni mereka tanpa memberi hukuman sama saja memberi mereka kesempatan untuk berbuat salah terus menerus. itu lah alasan ke dua nya tak mudah untuk memaafkan orang lain.


asisten Zhi datang setelah beberapa saat asisten zhi menceritakan semua kejadian yang sebenarnya kepada Liu jiang.


"benar tuan saya tidak berbohong" jawab asisten zhi dengan cepat.


berbohong kepada tuan nya? itu sama saja dengan memperpendek umur nya.


Liu jiang memikirkan cara mengatasi masalah ini. dia tidak ingin menyinggung ke dua belah pihak. bukan karena Liu jiang takut tetapi untuk menghindari konflik berkepanjangan. setelah berfikir sejenak Liu jiang baru mengingat jika perusahaan keluarga nya juga termasuk dalam sponsor acara ini. dengan ini dia bisa mengatasi masalah tanpa harus maju menggunakan tangan nya sendiri. Liu jiang membisikan sesuatu kepada asisten zhi dan asisten zhi langsung melangkahkan kaki nya memecah kerumunan untuk melaksanakan perintah tuan nya.


sedang Liu wei tidak memperhatikan sekeliling atau lebih tepat nya tidak perduli dengan sekitar nya. fikiran nya masih mengarah kepada gadis incaran nya. Liu wei bahkan menghela nafas kesal karena gagal menemui gadis incaran nya dengan cara yang layak bukan dengan cara pertama kali mereka bertemu.

__ADS_1


Liu wei berfikir padahal ayah nya sudah sangat antusias mengenalkan nya secara baik dengan gadis itu tapi tuhan sungguh tak berpihak pada nya saat ini.


" Apa yang kau lakukan kepada saudari ku!" teriak jojo (joan) sambil menghampiri saudari kembar nya.


sedangkan jeje menatap ke arah Fu nue dengan tidak percaya. Otak manusia ini sebenar nya ada di kepala atau di telapak kaki. melakukan tindakan ini di depan umum sungguh bukan tindakan yang bagus untuk seorang dari keluarga berpengaruh seperti Fu nue.


Carl yang berada di belakang Jeje pun kalah cepat dengan tangan Fu nue membuat tamparan itu berhasil mendarat di pipi mulus Jeje.


"je kau tak apa-apa?" tanya Carl khawatir


"hmm... aku tidak apa-apa hanya sedikit nyeri om carl, jo" kata jeje menenangkan Carl dan saudara kembarnya.


"dasar wanita gila! kenapa nona mengganggu kami. kami tidak pernah mengganggu anda. apalagi anda menampar saudari saya apakah otak anda sudah tidak waras!!!" maki jojo dengan marah.


"salah nya sendiri karena menghalangi jalan ku! semua yang menghalangi keinginan ku harus menerima akibat nya" ucap Fu nue dengan angkuh.


sikap Fu nue ini membuat Carl dan jojo marah. rasa nya ingin sekali mereka memukul dan menghabisi Fu nue saat ini juga. tetapi rencana mereka terhenti karena pembawa acara memperingati mereka.


"Tuan-tuan dan nyonya-nyonya jika kalian ingin bertengkar di mohon jangan melanjutkan nya disini atau nama kalian akan otomatis di coreng dari daftar peserta atau di diskualifikasi!" ucap pembawa acara.


mendengar hal itu semua orang langsung mengalihkan pandangan mereka. Carl, jojo dan jeje hanya diam untuk memendam kekesalan mereka. Sedangkan Fu nue sedang menatap mereka merendahkan lalu tatapan Fu nue fokus kepada Carl pria berambut pirang ini benar-benar menarik perhatian nya. Fu nue langsung mengganti tatapan merendahkan nya dengan tatapan mesum ke arah Carl. Carl yang mendapat tatapan itu hanya mengeram marah. namun kemarahan Carl malah membuat Fu nue semakin tertarik kepada nya.

__ADS_1


"Sayang kau harus ingat cepat atau lambat kau akan tunduk padaku dan menjadi anjing mainanku" ucap Fu nue sambil terkekeh.


__ADS_2