
💖 **PROMO NOVEL TERBARU AUTHOR!
JUDULNYA " PENGGANTI ANTAGONIS"
(TIME TRAVEL- ROMANTIS)
Novel terbaru author bercerita tentang seorang gadis biasa yang masuk ke dalam novel yang di baca nya! ( bukan novel tentang zaman kerajaan lho😆)
Silahkan mampir😄 jam up sama kaya novel ini jam 12 siang.
terima kasih dan selamat membaca😊
💝💝💝💝**
"nona Lin anda baik-baik saja?" tanya Liu Wei melihat zizi terdiam sambil mengepalkan tangannya.
Zizi segera tersadar dari fikiran nyan dan segera menatap Liu Wei sambil tersenyum.
blusshh
wajah Liu wei memerah karena malu, Liu wei memalingkan wajah nya.
"uhuk" batuk Liu wei untuk meredakan kegugupan nya.
jantung Liu wei benar-benar berdetak tak beraturan hanya dengan senyuman Zizi. benar-benar tidak terduga, selama Liu Wei hidup Liu wei belum pernah merasakan hal ini. benar-benar perasaan yang baru bagi nya. senang,gugup dan takut semua perasaan itu campur aduk dan membuat hati dan fikiran nya tak karuan.
mereka menikmati makanan mereka dengan baik setelah itu. Liu wei selalu menanyakan sebuah pertanyaan ringan kepada zizi sedangkan Zizi dengan santai menjawab pertanyaan Liu wei. perasan Liu wei sangat bahagia karena semua pertanyaannya di jawab dengan zizi, walaupun percakapan Liu wei dengan Zizi terkesan pasif karena hanya Liu Wei yang mengajukan pertanyaan dan Zizi yang menjawab Liu wei merasa ini awal yang baik untuk rencana pendekatan nya.
"Saya berharap bisa menjadi teman setelah hari ini" ucap Liu Wei sambil menjawab Tangan Zizi.
Zizi dengan senang hati mengulurkan tangannnya menyambut jabatan tangan dari Liu wei.
"saya juga berharap begitu, anda dapat menghubungi saya jika ada yang perlu dibicarakan mengenai kontrak kerja sama kita. sampai bertemu kembali Wei" ucap Zizi.
__ADS_1
Zizi melepaskan tangan Liu Wei dan pergi keluar bersama dengan kelompok nya sedangkan Liu Wei tersenyum penuh arti sambil menatap punggung Zizi yang semakin menjauh dari pandangan nya.
"Kita pasti akan bertemu kembali gadis cantik" gumam Liu Wei tersenyum cerah.
Disisi lain Lin Qin saat ini sedang memegang map berisi surat lamaran pekerjaan. Lin Qin sudah berjalan dari perisahaam satu ke perusahaan lain nya, untuk mencari pekerjaan namun hasil nya tetap sama dia tidak menemukan satu pun yang memerlukan tenaga nya.
keringat bercucuran di dahi wanita paruh baya itu, keringat itu sebagai bukti bahwa wanita itu telah berada di bawah sinar matahari yang terik dengan cukup lama.
Glukk!
Lin Qin meminum air putih itu dengan serakah untuk meredakan kehausan nya. panas matahari dan debu jalanan menjadi saksi bagaimana perjuangan wanita itu mencari pekerjaan menyambungkan hidup nya.
meskipun berubah kemarin surat pemecatan di terima oleh Lin Qin tapi Lin Qin tidak mungkin tinggal diam untuk waktu yang lama di rumah tanpa pekerjaan. anak nya butuh makan dan butuh uang untuk memenuhi kebutuhan nya. jika mengandalkan tabungan yang tak seberapa jumplah nya entah berapa lama mereka dapat bertahan.
maka dari itu kemarin setelah menenangkan fikiran nya Lin Qin menyiapkan berkas-berkas untuk melamar pekerjaan. pagi-pagi sekali Lin sudah berjalan ke perusahaan demi perusahaan untuk mencari pekerjaan namun sampai siang ini Lin Qin belum berhasil juga mendapatkan pekerjaan.
"huufftt... sangat sulit mencari pekerjaan saat ini. apalagi di usia ku yang sudah tidak lagi muda. apa yang harus ku lakukan" gumam Lin Qin sambil memijat kaki nya yang pegal akibat berjalan.
"bukan kah gadis itu..." gumam Lin Qin melihat gadis kecil berusia lima tahun yang sedang berlari semakin dekat dengan nya.
"Tolong!" teriak gadis itu berlari mendekati Lin Qin dan bersembunyi di belakang Lin Qin.
Lin Qin melihat gadis kecil itu dan Dua pria yang mengejar gadis Itu tiba-tiba berhenti.
**hoshh...
hoshh...
hoshhh**...
deru nafas kedua orang pria itu terdengar sangat kasar dan tersedat menandakan bahwa mereka telah berlari sangat lama.
Lin Qin menatap bingung keadaan ini, gadis kecil itu masih tetap memegang kaki Lin Qin dan bersembunyi di belakang nya. Lin Qin masih belum dapat mencerna keadaan ini. kedua pria itu berpakaian rapi dan bertubuh besar dan kekar membuat mereka terlihat menyeramkan.
__ADS_1
"non mari pulang tuan sudah menunggu nona di rumah sakit" ucap salah satu bodyguard itu setelah mereka berhasil mengatur nafas mereka.
gadis itu masih di posisi yang sama yaitu berdiri di belakang Lin Qin sambil memeluk kaki nya.
"Tuan ada apa ini?" tanya Lin Qin kepada ke dua pria itu.
"maaf nyonya nona kami menolak untuk kembali bersama kami setelah pulang sekolah. dia berlari jadi kami mengejar nya" kata Bodyguard lain nya menjelaskan.
Lin Qin memandang gadis kecil yang memeluk kaki nya. Lin Qin menganali gadis ini karena gadis kecil ini pernah di selamatkan oleh putri nya mobil lebih dari satu minggu yang lalu. kalau tidak salah gadis kecil ini bernama Yun yue putri dokter he. dokter yang telah merawat putri nya saat dia berada di rumah sakit.
"kalau tidak salah nama mu yun yue bukan gadis kecil?" tanya Lin Qin sambil berjongkok untuk menyamai tinggi gadis kecil berusia 5 tahun itu.
gadis kecil itu menatap Lin Qin dengan mata jernih dan polos nya. namun bibir nya terkunci rapat tidak mengeluarkan suara untuk menjawab Pertanyaan Lin Qin.
"nyonya mengenal nona kami?" tanya salah satu bodyguard.
"iya saya mengenal nya, sebelum ini saya pernah bertemu dengan nona yue bersama dokter he" jawab Lin Qin.
"anda bahkan mengenal tuan kami" kata bodyguard itu sedikit tak percaya.
mungkin mereka khawatir Lin Qin hanya orang jahat yang mengaku-ngaku saja dan mencari kesempatan untuk menculik nona mereka.
" hanya mengenal nama nya saja. karena dokter he telah merawat putri ku saat putriku berada di rumah sakit" ucap Lin Qin.
"oh begitu" gumam ke dua bodyguard itu.
Lin Qin menatap gadis kecil itu kembali. gadis kecil ini mengingat kan Lin Qin kepada zi'er nya saat masih kecil. begitu polos dan mungil membuat siapa pun tergerak untuk melindungi gadis itu.
"kenapa kau berlari? apakah yue tidak takut ayah yue mencemaskan yue?" tanya Lin Qin lembut.
"ayah yu'er selalu sibuk, bahkan setiap di ajak bermain ke taman ayah selalu menggatakan nanti-nanti tapi tidak pernah menepati nya" ucap polos gadis itu.
mata kedua bodyguard itu membelangak karena terkejut. mereka yang telah melayani nona mereka selama 6 bulan belum sekalipun mereka berhasil membuat nona mereka berbicara. Yun yue adalah gadis yang pendiam, sangat sulit untuk mendengar suara gadis itu. bahkan kepada dokter he sekali pun, melihat gadis itu berbicara panjang kepada wanita paruh baya yang tidak di kenal membuat mereka sedikit takjub dengan pemandangan tersebut.
__ADS_1