
benar saja setelah memperhatikan mereka dengan seksama mata zizi membulat tak percaya.
'kenapa mereka berada disini?! ya tuhan!'kata batin zizi tak percaya.
"CARL! MARK!"teriak zizi secara spontan.
dan teriakan tersebut berhasil menghentikan pertarungan ketiga pria tersebut.
Ya ke dua pria yang sedang bertarung dengan pria berkemeja putih tersebut adalah dua orang kepercayaan nya bahkan sahabat nya CARL DAN MARK.
zizi masih menatap tak percaya dan bingung kenapa mereka berdua berada disini? di china?!
sedangkan ke dua pria yang namanya di panggil terkejut bukan main ada seseorang yang mengenali mereka.
mereka berada jauh dari negara asal mereka. bahkan mereka telah merubah identitas mereka. mana mungkin ada yang tau nama asli mereka.
terlebih lagi seorang gadis kecil yang memanggil nama mereka sungguh mereka tak menduga hal tersebut.
sedangkan pria berkemeja putih tersebut sepertinya sudah hampir kehilangan kesadaran nya. pandangan pria buram sebelum sepenuhnya menghitam dan jatuh ke tanah.
sebelum terjatuh pria berkemeja putih tersebut melihat seorang gadis kecil yang mematung melihatnya.
kejadian tersebut memecahkan keheningan yang terjadi diantara mereka.
"siapa kau bagaimana bisa kau tau nama kami?" tanya carl dengan dingin bahkan mark menatap zizi dengan seksama seperti menilai.
"apa yang kalian lakukan disini ?!" bukan nya menjawab zizi malah bertanya kepada carl dan mark.
"hey gadis kecil aku tanya siapa kau, kenapa bisa tau nama kami?" ucap carl semakin dingin.
zizi yang mendengar ucapan 'gadis kecil' dari mulut carl pun tersadar jika sekarang ia tidak berada di tubuhnya. zizi menepuk jidatnya menyeruntuki tindakan nya.
sikap zizi yang aneh membuat carl dan mark semakin waspada. mark bahkan sudah menyentuh pistol nya siap menembak jika zizi melakukan sesuatu yang seharus nya tidak dilakukan.
zizi yang melihat sikap waspada mark hanya menatapnya dingin dan datar.
"kalian berdua bisakah turunkan senjata kalian? akan ku jelaskan semua tapi tolong mereka dahulu" kata zizi menunjuk orang-orang yang tergeletak di jalanan entah masih hidup atau tidak.
"kenapa kami harus menurutimu, memangnya kau siapa?" tanya carl dingin.
__ADS_1
zizi yang melihat sikap carl sedikit jengkel.
"aku lihat setelah kematian ku kalian sudah tidak mengingatku ya?padahal baru beberapa hari" kata zizi dengan dingin.
bahkan hal tersebut membuat carl dan mark bergidik ketakutan. mereka tau satu-satu nya orang yang punya aura semenyeramkan ini. tapi mungkinkah bukan kah orang tersebut telah meninggal beberapa hari yang lalu?
carl dan mark saling berpandangan lalu menatap gadis kecil di depan mereka.
"B...bo...bos..." ucap carl dengan badan gemetar dan wajah pucat pasi. sedangkan mark diam bahkan wajahnya masih datar tetapi badan nya terlihat gemetar.
zizi tersenyum sinis melihat tingkah mereka berdua.
"akhirnya kalian sadar juga"
.
.
.
.
.
sedangkan untuk orang-orang yang terluka mereka sudah membawa mereka ke rumah sakit terdekat.
carl dan mark mengamati apartemen sederhana tempat tinggal baru bos nya. mereka masih kurang percaya jika bos nya yang seumur hidup nya selalu hidup mewah dapat tinggal di tempat kumuh seperti ini.
"bos apa yang sebenar nya terjadi kepadamu? kami bahkan melihat jasad mu di kremasi dan menjadi abu tapi kenapa kau bisa berada disini?
apakah bos operasi plastik? tetapi operasi plastik pun tidak mungkin mengubah tubuh mu sampai seperti sekarang bos?" tanya carl bertubi-tubi mark juga memandang zizi dengan penasaran.
huft....
zizi menghela nafas dirinya juga bingung dengan kejadian ajaib yang menimpa dirinya. sungguh dia sejujurnya masih tak menyangka sampai saat ini.
"hey kalian pernah mendengar tentang reinkarnasi?" tanya zizi dengan serius kepada carl dan mark
bukan nya memanggap serius carl malah tertawa terbahak-bahak bahkan mark yang dingin pun menahan tawa.
__ADS_1
"hahahaha reinkarnasi? bos kau sedang melawak bukan? mana mungkin ada hal seperti itu hahahaha" tawa carl
wajah zizi menghitam dirinya sedang serius bagaimana mungkin mereka menganggap hal tersebut sebagai bercanda?
"hey apa aku terlihat bercanda?! aku adalah bukti nyata dari apa yang kau katakan mustahil carl" teriak zizi dengan serius. tak terima karena tak dipercayai bahkan di tertawakan oleh kedua sahabat nya.
carl dan mark yang melihat keseriusan zizi merubah wajah mereka menjadi serius.
"jadi magsud bos, bos terlahir kembali di tubuh gadis kecil ini? tapi bagaimana mungkin itu dapat terjadi?" tanya carl serius dia sudah mengangap masalah ini bukan main-main.
"hm... seperti yang kau katakan. tubuh ini bernama lin mingzi. seorang anak tunggal dari seorang singgle perents bernama lin qin. dia ibuku sekarang.
mingzi atau biasa di panggil zizi bla... bla... bla..." zizi menceritakan kisah hidup zizi kepada carl dan mark.
carl dan mark merasa sedih karena nasib buruk gadis kecil tersebut. walaupun mereka juga pernah merasakan nasib buruk.
namun setelah bertemu dengan bos mereka hidup menjadi lebih baik. sedangkan gadis itu harus menderita sampai akhir hidupnya.
"lalu bos bagaimana kau bisa meninggal? kami tiba-tiba menerima kabar dari tuan lee kalau bos meninggal bunuh diri?
kami tidak percaya dan ingin memerika jasad bos. tapi tuan lee tidak memperbolehkan kami.
bahkan mengusir orang-orang kepercayaan bos sehari setelah acara kremasi" ucap carl panjang lebar.
zizi yang mendengar nama pria yang membunuh nya menjadi marah. apalagi setelah mendengar nasib orang-orang kepercayaan nya yang di usir oleh pria brengsek itu.
carl dan mark yang malihat perubahan wajah zizi hanya menunduk ketakutan. mereka tau bahwa bos nya sekarang sedang sangat marah.
"bunuh diri? dasar pria tak tahu malu!! akan kupastikan dia mengalami apa yang aku alami!" ucap zizi dengan nada menyeramkan.
"kalian tau pria itu lah yang membunuhku saat berada di hotel! cih aku tidak ingin mendengar nama itu lagi. jangan sebutkan atau kalian akan merasakan apa itu neraka!" lanjut zizi.
carl dan mark mendongak tak percaya dengan apa yang mereka dengar.
"bos jadi pria itu membunuh mu?" tanya carl dengan dingin.
zizi menceritakan segala hal yang terjadi kepada nya pada malam itu. saat carl dan mark mendengar hal itu mereka menjadi marah.
bagaimana bisa orang yang sangat di percayai bos selama ini selain mereka malah berhianat. bahkan mereka mengutuk kecerobohan mereka yang tak dapat menjaga bos mereka.
__ADS_1
menyadari hal tersebut carl dan mark menjadi semakin marah kepada diri mereka sendiri. mereka merasa sangat bersalah karena tak bisa melindungi bos mereka.