
Brakk!!
"aww!" teriak Zizi kecil.
tubuh kecil nan ringkih itu terbang beberapa meter karena tendangan Su yin. wajah su yin memerah menahan amarah dan malu karena perbuatan tidak senonoh nya ketahuan oleh anak kecil yang notabene adalah cucu kandung nya sendiri.
sedangkan pria yang tadi telanjang kini sudah berpakaian dan melihat adegan itu dengan wajag dingin. bahkan terkesan kesal karena merasa kesenangan nya di gangu oleh anak kecil.
Zizi belum dapat mencerna apa yang sedang terjadi wajah kecil nya penuh air mata dan buram karena hal itu.
badan Zizi kecil sakit karena tendangan keras dari su yin. Zizi kecil memandang wajah Su yin dengan wajah kecil polos nya. zizi kecil melihat nenek nya yang baik-baik saja langsung berwajah cerah. namun berbanding balik dengan wajah suka cita dan penuh syukur zizi kecil wajah su yin justru penuh dengan udara hitam dan tidak menyeramkan. Zizi kecil memiliki fikiran yang polos dan sederhana anak itu belum mengerti apa pun tetapi melihat nenek nya sehat tanpa kekurangan apa pun sudah membuat hati nya bahagia. Zizi kecil bangkit dan berlari menghampiri nenek nya ingin memeluk nya dan mengatakan syukur nya karena nenek nya baik-baik saja tetapi bukan balasan pelukan hangat yang Zizi kecil dapat tetapi tendangan keras ke dua kali nya yang su yin tega layangkan ke tubuh kecil itu.
Brakk!!!
tendangan Su yin kali ini mengenai perut kecil Zizi membuat anak kecil itu mengerang kesakitan sambil memegangi perut nya.
"Anak haram tidak tahu di untung!!! APA YANG KAU LAKUKAN DI RUMAH KELUARGA LIN KAMI ANAK LIAR!!!" Teriak Su yin memaki Zizi kecil.
__ADS_1
Zizi yang sedang tergeletak di lantai mengerang memegangi perut nya hanya menangis. dalam hati nya Zizi kecil bingung kenapa dia di maki oleh nenek nya dia hanya khawatir kepada nenek nya tetapi kenapa dia di tendang dua kali oleh nenek nya. tangisan Zizi semakin kencang memikirkan hal itu, perut nya juga sangat sakit akibat tendangan nenek nya. Su yin nyata nya tidak bertindak apa pun selain memandang anak kecil yang sedang mengerang kesakitan di tanah sebagai mahluk hampa dan tidak memperdulikan nya. bahkan saking tidak berperasaan nya Su yin bahkan menyeret tubuh kecil zizi yang sedang kesakitan dan melemparkan nya di salju yang dingin begitu saja dan kembali ke dalam tanpa perduli nasib Zizi kecil.
Zizi kecil benar-benar bingung dengan apa yang sedang terjadi. badan nya sakit dan kedinginan. rintihan Zizi nyata nya tak mampu di dengar oleh siapa pun. hari ini adalah hari yang sedang bersalju dan tidak banyak orang tinggal di sekitar kediaman kuno milik keluarga Lin jadi wajar saja tidak ada yang melihat penderitaan Zizi kecil berjuang dalam kedinginan.
Zizi mengerang dan merintih kesakitan selama beberapa saat sebelum mencoba bangkit karena jaket kecil nya yang tebal telah basah karena salju. Zizi kecil berusaha semampu nya untuk pulang sambil menahan kesakitan di tubuh nya.
wajah putih nya sangat pucat karena kesakitan,kaki kecil zizi menapaki salju putih yang dingin berjalan selangkah demi selangkah meninggal kan jejak kecil di atas salju.
Sesampainya Zizi di rumah zizi kecil berencana untuk menceritakan segala nya kepada ibu nya Lin Qin, tetapi sesampai nya di rumah kontrakan nya Zizi kecil tidak menemui siapa pun di rumah. Di hari bersalju itu Lin Qin sedang bekerja keras mengambil pekerjaan paruh waktu untuk mendapatkan uang tambahan untuk memenuhi kebutuhan Zizi. Namun Zizi kecil tidak mengetahui kesulitan ibu nya, Zizi kecil yang merasa sedih hanya dapat menangis melampiaskan segala.
Sejak itu pula kepribadian Zizi berubah drastis tidak ada lagi zizi kecil yang ceria dan manis yang ada hanya Zizi yang murung dan sedih setiap saat. Lin Qin yang sibuk bekerja banting tulang memang kurang mengetahui perubahan putri nya ketika Lin Qin menyadari nya semua sudah terlambat kepribadian Zizi sudah tidak dapat di ubah dan sangat mengkhawatirkan.
.
.
.
__ADS_1
.
.
"Apa yang aku lakukan? kau bertanya apa yang aku lakukan?! sudah jelas aku ingin membawa anak pembawa bencana ini ke kediaman keluarga yu untuk meminta maaf kepada ke dua nona yu!
Kau tau anak pembawa sial ini harus bertanggung jawab karena dia lah kerja sama antara perusahaan keluarga Lin dan keluarga Yu batal!
Ayo aku akan membawa anak sialan ini ke sana" ucap Su yin dia berusaha meraih tangan Zizi kembali namun gagal karena Lin Qin menepis tangan nya dengan kasar.
Lin Qin berusaha melindungi putri nya dari ibu nya sendiri. Lin Qin tidak ingin putri nya meminta maaf untuk kesalahan yang tidak dia lakukan. menurut Lin Qin perbuatan zizi itu termasuk membela diri, Lin Qin tau betul kepribadian putri nya jadi mana mungkin Zi'er nya memberontak jika bukan karena orang-orang itu yang memaksa putri nya untuk melawan.
Zizi segera sadar dari fikiran nya dan memandang Su yin dengan Jijik. Zizi tidak habis fikir bagaimana bisa wanita tua ini berbuat seperti binatang yang tidak memiliki akal sehat.
Zizi juga sadar perlakuan Lin Qin yang sedang berusaha melindungi nya. wajah Zizi yang sebelum nya jijik menjadi cerah hati nya kembali hangat karena perlakuan zizi.
"Kau harus melangkahi diri ku sebelum membawa putri ku!! Sudah berapa kali saya mengatakan Zi'er tidak bersalah. kenapa nyonya Lin tidak pergi dan tanyakan kepada putra pertama nyonya dan suami nyonya. saya sudah menjelaskan kepada ke dua orang itu berkali-kali! Zi'er ayo pergi tidak usah mengurusi wanita ini" ucap Lin Qin sambil menarik tangan Zizi ingin memecah kerumunan.
__ADS_1
namun Su yin yang melihat itu tidak membiarkan Lin Qin dan Zizi pergi dia menarik kembali tangan Zizi dan kali ini Su yin berhasil menarik tangan kecil Zizi. dengan tidak berperasaan Su yin menarik tangan kecil dan kurus itu dengan penuh kekuatan membuat Zizi wajah Zizi berubah. Zizi tidak menyangka wanita tua ini akan memiliki kekuatan yang sangat besar. Bahkan terlihat tangan Zizi menjadi memerah karena perbuatan Su yin.
🍁🍁🍁