Balas Dendam Nona!

Balas Dendam Nona!
2.kenyataan yang membingungkan?


__ADS_3

"zi'er maafkan ibu nak hiks...hiks..."


APA YANG TERJADI?!


elsa membuka matanya perlahan dan melihat seorang wanita menangis memeluknya.


elsa memandang sekeliling dan menemukan dirinya dikelilingi mayat.


'ya tuhan apa aku benar-benar mati?! tapi kenapa wanita ini menangis? Siapa wanita tua ini?' kata batin elsa bingung.


elsa harusnya sudah mati di tangan suaminya tetapi kenapa ia tidak di alam baka malah di kamar mayat.


"i...bu" suara elsa lirih tetapi mengagetkan dirinya sendiri dan wanita tersebut.


'IBU?! hah apakah aku baru memanggil orang asing ibu?' kata batin elsa tak percaya.


!!!


LIN QIN yang sedang menangisi putrinya yang baru saya di nyatakan meninggal tersentak kala mendengar suara putrinya.


"zi'er!!! syukurlah... syukurlah kau tak meninggal kan ibu nak huhuhuhu.... jangan buat ibu khawatir nak hiks...hiks..." tangis lin qin makin pecah ia tak percaya anak nya hidup kembali.


sedangkan elsa yang tubuhnya di peluk oleh wanita asing tersebut tidak bereaksi karena terkejut namun ia harus akui pelukan ini sungguh hangat tak pernah elsa merasakan perasaan hangat seperti ini.


ayah ibunya selalu sibuk dengan dunianya sendiri dan tak pernah mmemperhatikan nya. sejak kecil ia selalu di asuh oleh pelayan. orang tuanya selalu sibuk dan sibuk bahkan untuk bertemu dengan nya mereka tidak pernah ada waktu.


mengingat hal tersebut tak sadar setetes demi setetes cairan bening menetes di kedua matanya.


ini hangat dan menyenangkan!


"zi'er jangan menangis apakah kau masih merasakan sakit? tunggu sebentar ibu akan memangil dokter" kata lin qin sambil beranjak memanggil dokter.


sedangkan elsa sedang merenung dengan apa yang terjadi. otaknya masih mencari-cari jawaban sampai sebuah gambaran-gambaran muncul tiba-tiba memenuhi otaknya membuat kepala nya menjadi pusing lama-kelamaan pandangan elsa meredup dan gelap kembali.


.


.

__ADS_1


.


.


.


"**dasar anak jalang!"


"anak pembawa sial"


"anak haram!"


"pergi dari sini!"


"jangan kembali kemari**!"


.


.


.


.


.


elsa menengok ke arah jam dinding dan jam 12 yang di tunjuk oleh jarum jam.


setelah itu elsa merasa sekujur tubuhnya terasa aneh, perasaan ini membuat elsa merasa tidak nyaman. setelah melihat-lihat elsa menyadari sesuatu.


'apa yang terjadi kepada ku ? kenapa tubuhku mengecil? kemana larinya payudara besarku? dan gambaran-gambara aneh apa yang tiba-tiba muncul itu ARRKKKHH! kepalaku rasanya sangat sakit!' kata batin elsa ia meraba-raba dirinya dan mendapati tubuh ini jelas bukan miliknya. mana mungkin tubuh kurus ini miliknya. dulu tubuhnya sangat berbentuk bak gitar spanyol, tinggi dan beratnya pun ideal dan sekarang... haaa.... elsa berulang kali menghembuskan nafas frustasi.


sulit untuk dirinya percaya yang ia alami! ia adalah orang modern yang berfikiran maju memikirkan bahwa jiwa berenkarnasi ia dulu tak percaya tapi sekarang?


huh...


elsa menghela nafas kembali. namun benar-benar harus ia terima.

__ADS_1


'sudahlah mungkin tuhan mengabulkan keinginanku. lee bersiaplah aku telah kembali'kata elsa dalam hatinya dengan senyum yang dingin.


tapi sebelum itu ia teringat kehidupan gadis ini yang menyedihkan. tubuh gadis kecil yang ia pakai bernama Lin zi berusia 17 tahun. gadis ini selalu hidup dalam cacian dan hinaan orang lain.


gadis ini hidup di kota G kota yang termasuk kota terpuruk di china. kota ini benar-benar merupakan kota dengan nuansa desa karena belum ada pembangunan bertahun-tahun kota ini benar-benar terbelakang di bandingkan kota lain. bahkan tak bisa di bandingkan dengan kota di sebelah kota G yang hari ini sudah termasuk ke dalam kota berkembang dengan gedung-gedung tinggi nan jalanan yang tidak kalah dengan jalan di kota-kota besar.


LIN ZI adalah gadis polos, rendah diri,mudah menyerah dan patah semangat. gadis ini di besarkan oleh seorang ibu tunggal bernama LIN QIN berusia 39 tahun. mingzi atau yang biasa di panggil zizi selalu di tindas di sekolahnya bahkan tak jarang buku dan peralatan sekolahnya di rusak oleh teman sekolahnya.


yang paling parah ia lah kejadian yang terakhir dimana zizi di difitnah merebut pacar sepupunnya. tak hanya di pukul zizi bahkan disiram dengan air pel lalu dikunci di kamar mandi sekolah semalaman. ketika di temukan oleh petugas pembersi toilet keesokan hari nya tubuh zizi sudah mendingin dan koma. sampai di rumah sakit dokter memeriksanya namun sudah terlambat zizi sudah meninggal lin qin yang mendengar anaknya meninggal langsung pergi ke rumah sakit namun keajaiban pun datang zizi yang sudah 20 menit meninggal tiba-tiba terbangun karena tubuhnya ditempati oleh elsa.


'zizi aku janji akan membalaskan dendammu pergilah dengan tenang aku akan menjaga semua orang yang engkau sayangi' kata elsa dalam hati


elsa atau sekarang yang di panggil zizi sudah mulai menerima takdirnya. ia berjanji di kehidupan nya yang kedua ia akan menjadi dirinya sendiri tanpa ada seorang pun yang mengekangnya.


pagi hari


Lin Qin bangun dan meregangkan ototnya, badannya terasa pegal karena tidur sambil duduk semalaman.


meski lelah tetapi raut wajahnya tetap bahagia. sungguh keajaiban tuhan ia tidak jadi kehilangan putri semata wayangnya.


lin qin mengelus rambut putrinya yang tertidur pulas dengan kasih sayang sebelum mengecup dahinya dan beranjak untuk membersihkan diri.


zizi sebenarnya sudah bangun namun ia masih memejamkan matanya. diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan cinta membuat hati zizi hangat. zizi tersenyum kecil merasa bahagia.


sekarang zizi merasa kematian nya menjadi berkah tersendiri baginya. jika ia kini masih berada di tubuh nya yang asli pasti ia tak bisa merasakan kasih sayang yang ia rasakan sekarang.


hanya butuh 10 menit untuk lin qin menyelesaikan mandinya. putrinya sekarang hanya berada di rawat di bangsal umum dimana dalam satu ruangan terdapat beberapa orang pasien dengan fasilitas yang terbatas termasuk kamar mandi. itu hanya ada 2 jadi lin qin harus cepat karena keluarga pasien lain juga ingin memakainya.


lin qin menghampiri ranjang putrinya yang ternyata sudah terbangun dan tersenyum kecil kepadanya. lin qin sedikit terkejut karena sudah lama ia tak melihat senyum putrinya. zi'er nya selalu murung dan bermuka sedih setiap hari membuat lin qin juga sedih melihat senyum putrinya tentu saja lin qin merasa sangat bahagia.


"zi'er kau sudah bangun?" tanya lin qin tersenyum lembut.


zizi juga membalas dengan senyum cerianya" sudah ibu"


"bagaimana perasaan mu apakah ada yang sakit? kepala mu pusing? atau dadamu sesak?" tanya lin qin berturut-turut dengan wajah khawatir yang lagi-lagi membuat hati zizi menghangat.


"ibu satu-satu, zizi baik-baik saja bu. ibu tidak usah khawatir" jawab zizi menyakinkan ibunya yang terlihat masih khawatir.

__ADS_1


"benarkah? zi'er kau tak membohongi ibu bukan. katakan saja dimana yang sakit ibu akan memanggil dokter. kemarin mereka berkata kondisimu mungkin akan menimbulkan efek samping sudah keajaiban dirimu tidak meninggalkan ibu"ucap lin qin


__ADS_2