Balas Dendam Nona!

Balas Dendam Nona!
26. Acara di mulai


__ADS_3

"shi lin kau tau jika tahu begini aku sangat menyesal memilih untuk ke sini bersama mu! dan apa-apa an pakaian ini! kau ingin melihat perlombaan atau membunuh orang hah!" kata hongju kesal.


hongju hari ini bangun dengan sport jantung. hampir saja hongju mengetuk pintu kaisar neraka karena terkejut.


bagaimana tidak terkejut saat terbangun. hongju melihat seorang berpakaian hitam tertutup lengkap dengan masker ,kaca mata hitam dan sarung tangan hitam seperti seorang pembunuh bayaran.


hampir saja hongju menembak orang itu jika tidak mendenger suara dingin dan mendomasi yang hongju kenali.


"apa yang ingin kau lakukan dengan pakaian seperti ini! lihat kita menjadi pusat perhatian karena memakai pakaian seperti ini" kesal hongju.


hongju terus menerus berbicara tanpa henti sedang kan orang yang di bicarakan dari tadi tidak mendengar kan. shi lin malah fokus melihat gadis dengan pandangan intens dan penuh arti.


jantung shi lin berdetak kencang hanya dengan melihat nya dari jauh. wajah nya memerah dan berkeringat. entah karena baju yang ia kenakan yang terlalu tertutup. atau karena jantung nya yang terus berdetak sangat cepat seperti sedang melakukan maraton.


namun dapat di pastikan shi lin sangat gugup sangat ini. rencana nya hari ini shi lin akan melakukan cara nekat yaitu mendatangi gadis itu dan mengajak nya makan sesuatu setelah perlombaan berakhir. shi lin tidak ingin terlalu lama menunda. shi lin takut jika diri nya tak bergerak cepat, gadis kecil nya akan di dapat kan oleh orang lain dan shi lin tidak ingin hal itu terjadi.


"hey kau dengar tidak apa yang ku katakan!" kata hongju kesal


tetapi shi lin masih diam dan fokus melihat ke arah zizi yang saat ini mengobrol dengan seorang pria paruh baya. shi lin tau pria paruh baya itu karena melihat nya beberapa kali di perjamuan.


liu jiang atau CEO liu. perusahaan keluarga liu menempati tiga besar perusahaan paling berpengaruh di china setelah keluarga Mu di urutan pertama dan keluara Gu di urutan ke dua.


waktu liu jiang fokus memandangi zizi shi lin sebenar nya sudah melihat nya. shi lin sedikit iri dengan nya yang bisa duduk dan mengobrol dengan santai dengan gadis kecil nya. bahkan mereka tertawa bersama.


"shi lin!" panggil hongju dengan kesal.


shi lin menengok ke arah hongju yang sedang kesal kepada nya.


"apa?" tanya shi lin dingin


"apa?! hanya apa kau bilang! shi lin jika saja aku tidak mengingat persahabatan kita akan ku robek mulut mu itu!" kata hongju kesal.


siapa yang tidak kesal jika sudah lelah bicara panjang kali lebar kali tinggi malah di respons satu kata.


jika ada manusia seperti itu kemarilah akan hongju lihat dan robek kepala nya. supaya hongju dapat melihat otak orang itu masih berfungsi atau tidak.


"apa yang sebenar nya kau lihat? gadis itu jelas-jelas berada di depan kita. kenapa kau tidak menghampiri nya saja. kemana keahlian mu heh? bukan kah kau sering meniduri seorang gadis?


masa mengajak bicara gadis kecil saja kau tak bisa?" ejek hongju.


jleepp!


kata-kata sahabat nya ini benar-benar mengenai hati shi lin. jujur saja selama ini shi lin tidak pengalaman sama sekali mengenai wanita.


masalah nya selama ini bukan shi lin yang mendekati mereka. wanita-wanita itu lah yang mengejar nya.


jadi jika di tanya berapa pengalaman nya mengejar seorang wanita jawaban adalah kosong. shi lin belum pernah sekali pun mengejar seorang wanita sampai shi lin melihat zizi dan jatuh cinta pada nya.


"kau tau aku belum pernah mengejar seorang gadis" kata shi lin dengan wajah dan nada suara yang sama yaitu datar.


namun hongju telah mengenal shi lin dari umur mereka masih kanak-kanak. jadi hongju tau perubahan sikap shi lin sekecil apa pun.

__ADS_1


"wah benar juga... kau kan memang hanya tau permainan ranjang. pengalaman mu menjalin hubungan dengan seorang gadis masih seperti anak smp" kata hongju tanpa menyaring kata-kata nya.


shi lin sangat kesal dengan kata-kata hongju namun hanya diam. karena semua yang di kata kan hongju semua nya benar.


.


.


.


.


.


"maaf mengganggu pembicaraan kalian. nona saya sudah mengisi formulir nya. perlombaan sebentar lagi akan di mulai. karena kita mendaftar terlambat urutan kita adalah yang terakhir" ucap carl


zizi dan liu jiang yang sedang berbicara pun menengok ke arah carl.


"tidak masalah itu hanya urutan perlombaan. hmm paman dia adalah carl pengacara dan asisten pribadi ku" kata zizi memperkenalkan carl.


"tuan perkenal kan nama saya carl" ucap carl memperkenalkan diri dengan sopan.


"pengacara? semuda ini? wah apa aku sudah ketinggalan jaman. kalian benar-benar anak muda berbakat" kata liu jiang memuji.


setelah mengobrol beberapa lama liu jiang baru mengetahui jika sekumpulan anak muda ini sedang berusaha merintis sebuah bisnis.


liu jiang sungguh terkesan dengan pandangan zizi tentang sebuah bisnis. walau pun terkesan masih sangat muda dan terlihat tidak kompeten dan rapuh. nyata nya zizi tidak terlihat seperti di luar nya.


zizi juga menceritakan pada nya secara tranparan bahwa mereka kekurangan dana untuk membuat sebuah perusahaan. karena itu mereka mengikuti perlombaan ini.


hal itu membuat liu jiang berfikir untuk menaruh beberapa investasi kepada anak muda ini. liu jiang juga sedikit aneh karena baru kali dia merasa percaya dan yakin dengan kemampuan seseorang.


ketika liu jiang akan mengutarakan pendapat nya kepada zizi. acara pembukaan di mulai.


lalu mungkin kalian bertanya-tanya kenapa liu jiang sendirian dan tidak menggunakan bangku VIP yang di sediakan untuk orang penting seperti nya.


jawaban nya karena liu jiang saat ini sedang menyamar. liu jiang sengaja memakai jas dan kemeja biasa tanpa merek yang biasa dia pakai. bahkan jas dan kemeja ini terlihat sangat kuno. membuat siapa pun yang melihat nya merasa bahwa diri nya orang yang tidak mampu.


namun itu lah tujuan liu jiang, lagi pula ada beberapa keuntungan dari penyamaran nya kali ini. jika saja liu jiang tidak menyamar sebagi orang biasa. sangat tidak mungkin liu jiang dapat bertukar pendapat dengan seorang anak muda seperti lin mingzi.


selama percakapan pula liu jiang tak pernah mengungkap kan identitas nya. tetapi anak muda ini tak sungkan bicara pada nya. membuat liu jiang tau bahwa sikap yang anak muda ini perlihat kan merupakan sifat asli nya. bukan hanya akting semata.


anak muda ini memang memiliki hati yang baik. namun ini yang membuat liu jiang sedikit khawatir. di dunia bisnis ini seperti layak nya hutan rimba dimana predator banyak bertebaran di mana-mana.


.


.


.


VISUAL PEMAIN!

__ADS_1


1.JOAN (JOJO)


-ceria


-cerewet


-pintar


-tidak mudah bergaul


-mudah gugup



2.JEAN (JEJE)


-sangat cerewet


-mudah merajuk


-mudah gugup


-ketus kepada seorang yang baru di kenal.



3.MARK


-dingin


-bicara sedikit


-selalu menutup diri kecuali kepada tuan nya


-setia



4.CARL


-cerewet


-selalu menuruti perintah tuan nya tanpa membantah.


-baik jika mau


-terkadang dingin kepada orang asing


-cuek kepada orang yang tidak di kenal


__ADS_1


__ADS_2