Balas Dendam Nona!

Balas Dendam Nona!
60.Su Yin ll


__ADS_3

"ada apa ini?!" teriak Zizi dengan keras di antara kerumunan.


Lin Qin dan su yin yang sedari tadi adu mulut pun terdiam dan menengok ke arah suara. Zizi menerobos kerumunan dan maju ke depan ke hadapan Lin Qin dan Su Yin.


Wajah Su yin langsung cerah setelah melihat Zizi dan langsung menarik tangan kecil Zizi dengan kencang.


"Dasar anak pembawa bencana!! gara-gara kau keluarga kami menjadi celaka! harus nya kau bersyukur kami sudi memberikan nama keluarga kami untuk anak pembawa bencana seperti mu!!


Ikut aku kau harus berlutut dan memohon maaf kepada dua Cucu keluarga yu untuk kami!! semua gara-gara ulah mu kerja sama perusahaan Lin Dan perusahaan Yu di batal kan!!" Ucap Su Yin sambil menarik tangan Zizi berjalan memecah kerumunan.


Lin Qin langsung menarik tangan putri nya dan memisahkan nya dari ibu nya, Zizi diam dia masih mencerna apa yang terjadi.


"Apa yang anda lakukan!" ucap Lin Qin dia menarik tubuh Zizi kebelakang tubuh nya.


Zizi masih linglung dengan apa yang sedang terjadi dan baru bereaksi beberapa detik kemudian. Zizi memandang wanita tua dengan make up tebal dan perhiasan berat yang di pakai wanita itu. dandanan nya sangat mencolok dan membuat mata siapa pun sakit melihat nya. Apa lagi karena usia wanita ini jelas sudah tidak muda lagi mungkin usia nya sudah mencapai 60 tauhun lebih, mengenakan gaya ini untuk seorang nenek-nenek itu sama sekali tidak cocok.


Wanita tua dan ibu nya terus bertengkar dan bertengkar sedangkan zizi sendiri memilah ingatan nya untuk mencari identitas wanita ini. Zizi berkeringat dingin setelah berhasil menemukan ingatan tentang wanita tua ini.


Wanita tua ini bernama Su yin dapat di katakan sebagai nenek dari Zizi. kenangan pemilik tubuh ini tentang orag yang di panggil Nenek nya ini amat buruk. benar-benar membuat Zizi saat ini merasa geram dan ingin sekali memukul orang ini.

__ADS_1


Di ingatan yang Zizi lihat, pemilik tubuh ini pernah membuat wanita tua ini marah. tetapi ini bukan kesalahan pemilik tubuh sama sekali tetapi kesalahan wanita tua ini.


bertahun-tahun yang lalu saat usia Zizi masih berumur 4,5 tahun, Zizi kecil sedang berkunjung ke rumah kakek nenek nya sendirian. waktu itu walaupun Lin Qin di usir tetapi sesekali Lin Qin tetap membawa Zizi berkunjung ke rumah orang tua nya.


saat itu Rumah Orang tua Lin Qin masih terpisah dari Lin Quon dan keluarga nya. rumah nya memang besar tetapi dari kayu dan memiliki gaya kuno, bisnis keluarga Lin Juga dapat di katakan belum berkembang sebagus sekarang. Lin Qin sejak di usir dari rumah itu hanya dapat mengontrak di rumah kecil tidak jauh dari kediaman orang tua nya jadi Zizi kecil dapat berkunjung ke rumah kakek dan nenek nya kapan saja karena jarak rumah mereka yang dekat.


Dulu Zizi kecil bukan seperti Zizi yang berusia 17 tahun yang suram dan seperti mayat hidup tidak memiliki kehidupan. Zizi kecil selalu menjadi gadis kecil yang ceria, polos dan murah senyum apalagi tubuh nya yang mungil dan cantik membuat siapa pun gemas di buat nya. Tetapi semua berubah sejak Zizi kecil mengunjungi rumah keluarga Lin Sendirian.


Di ingatan Zizi tergambar jelas semua kejadian demi kejadian, bahkan membayangkan nya saja membuat perut menjadi mual benar-benar tidak dapat di toleransi. saat itu rumah keluarga Lin sedang kosong hanya ada nenek nya Su Yin yang menghuni dengan beberapa pelayan. sedangkan kakek nya Lin minghao sedang dalam perjalan bisnis selama setengah bulan di luar kota.


Zizi yang sedang bermain tidak sengaja melewati rumah keluarga Lin tetapi aneh nya rumah yang biasa nya ramai karena terdapat beberapa pelayan kini kosong bahkan lebih aneh nya petugas keamanan yang biasa nya berjaga juga tidak ada di depan pintu gerbang rumah kuno itu.


Zizi kecil masuk ke dalam rumah melalui pintu depan yang tidak terkunci dan setelah masuk ke ruang tamu di situ lah Zizi kecil melihat pemandangan yang seharus nya tidak di lihat Zizi kecil.


"Yin'er ...hosh...hosh... apa kah baik-baik saja kita melakukan nya disini?" ucap serak seorang pria dengan nafas terputus-putus.


Sedangkan di bawah nya seorang wanita yang usia nya tidak muda lagi mempunyai wajah memerah dan nafas tak beraturan juga.


"Tidak... hosh... tidak masalah... Pria tua itu sekarang sedang berada di Luar kota selama beberapa lama. Kita bisa bersenang-senang selama beberapa hari tanpa ada yang mengganggu Arrgg... pelan-pelan..." Ucap Su Yin sambil mengerang.

__ADS_1


"hahaha bagus... mari nikmati hari kita" ucap pria itu sambil bergerak liar menjelajahi tubuh wanita di bawah nya.


"Ah... tentu" teriak su yin


Ke dua nya terus bergulat tanpa mengetahui seorang anak kecil sedang menyaksikan ke dua nya. Teriakan dan erangan terlihat sangat menyeramkan untuk di dengar telinga mungil Zizi. Zizi yang tidak tahan mendengar pemandangan menjijikan itu memilih bersembunyi di balik tembok kayu. Tembok kayu ini hanya memiliki tebal beberapa centi tidak mungkin dapat memblokir teriakan gila wanita dan pria yang sedang menikmati kegiatan duniawi mereka.


Zizi kecil yang malang meringkuk di sana karena tubuh nya lemas dan gemetar. kaki kecil Zizi kecil terasa tidak memiliki tulang membuat nya tidak mempu berjalan. Pada hari ini kebetulan merupakan musim dingin Lantai rumah yang terbuat dari kayu itu benar-benar terasa dingin di musim ini. Zizi kecil meringkuk di sana dengan air mata yang mengalir, mendengar teriakan demi teriakan dari wanita yang di sebut nenek oleh nya membuat perasaan Zizi kecil kacau.


Di fikiran Zizi kecil yang polos dan belum tau tentang dunia nenek nya sedang di sakiti, memikirkan semua itu air mata nya mengalir dengan deras. tetapi Zizi kecil tidak tahu apa yang harus dia lakukan, Teriakan demi teriakan terdengar seperti siksaan nyata bagi Telinga Zizi kecil. Zizi memang menangis tetapi suara nya bahkan tidak keluar Zizi kecil takut jika dia mengeluarkan suara dia akan dalam bahaya.


Dalam ketakutan dan kedinginan wajah putih yang biasa nya memerah seperti kaca porselen yang mewah kini menjadi putih pucat yang mengerikan. ketakutan di wajah kecil itu benar-benar nyata bahkan dapat membuat siapa pun langsung mengiba melihat wajah nya.


Sedangkan di ruang tamu ke dua orang berjenis kelamin berbeda itu sedang menikmati kegiatan gila mereka tanpa mengetahui apa yang terjadi.


1 Jam kemudian, kegiatan ke dua orang itu sudah selesai, deru nafas dan sisa-sisa kegiatan mereka masih dapat terlihat jelas di sekitar mereka. Su Yin yang kebetulan akan memunguti pakaian nya yang tersebar di lantai melihat tubuh kecil Zizi meringkuk. Wajah nya yang tadi penuh dengan kepuasan di ganti kan dengan wajah pias dan menegang.


"Yin'er ada apa? kenapa kau berhenti?" tanya pria itu kepada su yin.


Su yin langsung tersadar dan wajah nya memerah karena marah. Dia langsung memakai pakaian nya dengan sembarangan dan menghampiri tubuh kecil yang sedang meringkuk di balik tembok. tindakan nya benar-benar membuat pria yang tadi berhubungan intim dengan nya bingung pria itu mengarahkan pandangan nya ke arah yang di tuju Su Yin dan raut wajah nya langsung berubah menegang.

__ADS_1


__ADS_2