Balas Dendam Nona!

Balas Dendam Nona!
17.trauma


__ADS_3

"tunggu nona!" ucap liu wei sambil memegang tangan liu wei ke dua kali nya.


walaupun wajah nya sangat merah karena tindakan nya sendiri. namun liu wei tidak melepaskan tangan zizi.


banyak pengemar liu wei yang berteriak mengatakan zizi beruntung. karena dapat merasakan tangan idol mereka. tetapi tidak dengan zizi.


waktu pertama kali memegang tangan liu wei untuk alasan kemanusiaan zizi tidak merasakan gejolak apa pun. namun sekarang melihat penampilan dan gaya pria ini yang sangat mirip dengan lee ming. membuat perut zizi terasa mual dan akan muntah.


ingatan-ingatan tentang malam kejam itu langsung memenuhi memori zizi dengan sangat jelas. membuat badan diri gemetar ketakutan.


carl langsung menyadari perubahan wajah nona nya. yang sudah pucat dan berkeringat dingin akibat sentuhan pria itu.


carl langsung melepaskan tangan liu wei secara paksa. setelah berhasil terlepas zizi langsung berlari di ikuti mark.


sedangkan si kembar menonton semua itu tanpa ikut campur. mereka berdua takut jika sekarang ikut campur hukuman neraka menenti mereka.


"apa yang kau lakukan" tanya liu wei dengan lembut walaupun tatapan mata nya mengisyaratkan kemarahan kepada mark.


liu wei tidak mungkin bertindak kasar apalagi di depan penggemar dan para wartawan. Nama baik nya bisa terpengaruh karena hal tersebut.


"aku yang harus nya bertanya! apa yang kau lakukan kepada nona kami. berani nya kau menyentuh nona kami!" jawab carl


"aku hanya ingin mengajak nya makan siang tidak lebih. aku ingin berterima kasih kepada nona kalian itu saja"ucap liu wei terdengar tulus. seperti yang di katakan liu wei adalah kebenaran nya.


namun di dalam fikiran nya itu hanya sebuah awal dari sebuah rencana yang ia gunakan untuk mendekati zizi.


para pengemar liu wei pun percaya dan langsung memaki ke arah carl yang terlalu percaya diri.


tetapi carl tidak percaya melihat wajah polos pemuda itu. yang bagaikan malaikat tak berdosa bukan berarti orang ini tidak memiliki fikiran macam-macam tentang nona nya.


carl tidak ingin tertipu untuk kedua kalia nya. contoh saja si pria ******** lee ming itu. wajah nya bagaikan anak kecil yang butuh perlindungan namun menyimpan binatang buas di dalam dirinya.


sekarang carl hanya bisa menelan kekesalan nya bulat-bulat. carl tidak ingin membuat masalah dan di hukum oleh tuan nya.


"terserah, tolong jangan ulangi hal ini lagi. dan yah tolong urus orang yang ingin membunuh mu itu" kata carl dengan dingin.

__ADS_1


"sekarang ayo pergi, jean joan bawa barang-barang nona. dia pasti sangat kesal sekarang karena sudah menunggu sangat lama hanya untuk keluar dari lobi bandara ini"lanjut carl dengan nada sinis menyindir liu wei.


liu wei hanya tersenyum kesal. sekarang liu wei mengerti kenapa orang-orang ini kesal kepada nya.


"baik"jawab joan dan jean serentak.


carl,joan dan jean meninggalkan semua orang yang ada disana menyusul zizi.


sedangkan disisi lain zizi sekarang sedang memegang mulut dan perut nya menahan gejolak yang ada di perut nya.


mata nya sedikit meneteskan air mata. sedangkan mark berjalan di belakang zizi mengawasi semua tindakan zizi. wajah nya datar, namun di hati nya mark merasa sakit melihat keadaan nona nya yang seperti ini.


setelah menemukan toilet zizi langsung masuk dan memuntahkan semua isi perut nya.


namun setiap kejadian malam itu terlintas kembali ke fikiran zizi. rasa nya reaksi badan nya tak dalam kendali nya.


gemetar, pucat dan muntah rasa nya lebih menyakitkan dengan ingatan-ingatan malam itu yang teringat jelas di fikiran nya.


memiliki penyakit hypermesia atau dapat mengingat semua kejadian dalan hidup nya dengan sangat jelas dan detail membuat zizi sangat tersiksa.


kapan siksaan ini berakhir? itu lah yang sering di katakan nya kepada diri nya sendiri.


kalian harus tahu bahwa waktu kecil saat orang tua nya dahulu mengetahui penyakit nya. orang tua nya senang bukan main menganggap semua itu anugrah.


tetapi mereka tidak tahu jika memiliki penyakit seperti ini sangat menyiksa batin dan fikiran nya.


ingatan tentang bagaimana kesepian nya diri nya. penculikan yang tak terhitung jumplah nya. sampai pembunuhan yang terjadi pertama kali di depan mata nya.


semua ingatan-ingatan itu tercetak jelas di ingatan nya tanpa ada yang tertinggal sedikit pun.


orang tua nya waktu itu tidak tahu betapa tersiksa nya diri nya. menahan rasa trauma berulang-ulang yang terjadi pada nya.


mereka hanya sibuk dengan dunia mereka sendiri bagaimana akan perduli pada nya? bahkan di saat orang tua nya meninggal pun diri nya tak merasakan apa pun.


semua rasa trauma yang tertumpuk itu menghasil kan, satu pemikiran gila yang pernah terlintas di fikiran nya.

__ADS_1


yaitu bunuh diri ! namun itu hanya sebuah pemikiran karena diri nya langsung sadar bahwa yang difikiran nya salah.


diri nya kira setelah ada nya lee ming cinta pertama nya. diri nya akan dapat mengatakan kondisi nya dan mengatasi rasa trauma nya bersama-sama.


namun 10 tahun bersama diri nya tak pernah jujur akan kondisi nya. tetapi di hari ia akan mengatakan semua nya.


sumber kebahagian nya ternyata membunuh nya. tragis memang tetapi semua sudah terjadi dan hal yang sudah terjadi tak kan dapat terulang.


"tuhan ingatan ini benar-benar menyakitkan! rasa nya sangat menyesakan!" ucap zizi sambil menangis.


untung saja di toilet tersebut tidak ada orang dan kedap suara jadi suara tangisan zizi tak terdengar sama sekali.


di luar carl dan si kembar berhasil menemukan mark yang berada di depan kamar mandi wanita.


"bagaimana keadaan nona?" tanya carl khawatir.


reaksi yang di tunjukan zizi sangat jelas. dulu tuan mereka sering seperti ini jika sebuah ingatan buruk tiba-tiba terlintas di fikiran nya.


mereka tau semua tentang tuan mereka luar dalam dan trauma yang di alami tuan mereka semenjak kecil.


namun seperti nya kejadian malam itu, berpengaruh sangat besar pada trauma nona nya.


mereka berempat tau bagaimana rasa nya memiliki ingatan yang baik. namun kondisi mereka di bilang masih normal.


tetapi nona mereka memiliki ingatan yang super. dimana dia akan mengingat segala hal dalam hidup nya.


dan semua itu tidak setiap saat baik bagi nya. mereka sudah sejak dulu merasa sedih dengan kondisi tuan nya.


bahkan ketidak perdulian ke dua orang tua tuan nya membuat penyakit itu semakin lama semakin parah.


mereka hanya berharap suatu hari nanti, tuan mereka akan sembuh dari semua rasa takut yang menghantui nya.


sedangkan liu wei sedang memikirkan kejadian yang menimpa nya tadi. bukan ingatan tentang percobaan pembunuhan nya. namun tentang gadis yang menolong nya.


"cari tahu semua tentang gadis yang menolongku" perintah liu wei

__ADS_1


"baik tuan" jawab asisten nya.


__ADS_2