Balas Dendam Nona!

Balas Dendam Nona!
58.Prasangka!


__ADS_3

"Aku menemukan anak muda yang sangat menarik saat menonton pameran teknologi di Kota C" ucap Liu jiang.


"ha? kau bilang Kota G kenapa sekarang Kota C?" tanya Gu fengying dengan penasaran.


"benar aku memang bertemu anak muda ini di Kota C tetapi sebenar nya anak muda itu berasal dari kota G..." belum selesai Liu Jiang berbicara Gu Fengying telah memutar mata nya malas dan memotong pembicaraan Liu jiang.


"Apa menarik nya dengan itu? kau membuatku penasaran dengan hal yang tidak penting" ucap Gu Fengying malas.


Senyum di wajah Liu Jiang semakin lebar, Liu jiang sudah tau ini akan terjadi mari lihat siapa yang memohon untuk mendengar kan cerita nya nanti.


"eh benarkah? aku kira kau akan senang karena aku lihat anak muda itu sangat mirip dengan mu. Ah bukan mirip tetapi memang seperti nya di buat oleh mu" Ucap Liu jiang dengan mata sayu dan murung namun memandang Gu fengying dengan senyuman licik di batin nya.


'Lihat bagaimana bocah ini bereaksi nanti' gumam Liu jiang dengan suara hampir tidak terdengar.


Gu fengying yang tadi nya tidak tertarik memiliki mata cerah menatap Liu jiang dengan penuh harap.


"Benarkah?!katakan padaku! katakan semua yang kau tahu tentang anak muda itu!!! cepat!" ucap Gu fengying dengan penuh semangat.


Liu jiang menatap sahabat nya dengan marah dan diam berpura-pura marah karena sikap sahabat nya tadi.


"apa? bukan kah kau tadi tidak ingin mendengarkan? kau bilang apa menarik nya anak muda, kau bahkan bilang aku membuat mu penasaran dengan hal tidak penting!" ucap Liu jiang dengan wajah marah di luar tetapi dia tertawa terbahak-bahak di dalam.


Dan Lihat seperti nya rencana Liu jiang untuk menggoda Gu fengying berhasil, lihat saja wajah Gu fengying yang cemberut dan marah.


"Liu jiang cepat beri tahu aku! aku tarik semua kata-kata ku tadi! cepat lah!" ucap Gu fengying dengan memohon.


"hahahaha baik lah akan ku ceritakan" tawa Liu jiang.

__ADS_1


dia tidak tahan lagi melihat wajah di tekuk sahabat nya yang terlihat seperti bocah 5 tahun yang kehilangan mainan nya.


"berhentilah bercanda cepat ceritakan!!!" teriak Gu fengying merasa sudah di permainkan.


"hahaha baik akan ku ceritakan tetapi hentikan wajah menjijihkan mu itu" ucap Liu Jiang.


"hmp..."


"baik lah berhenti jadi anak kecil dan kita sudah tua" kata Liu jiang.


mendengar kata tua Gu fengying merasa tak terima dan memandang sahabat nya dengan sinis.


"Kau yang tua aku masih muda! lihat lah tubuh dan wajah ku masih terlihat seperti 30 tahunan mana nya yang tua dari ku" ucap Gu fengying percaya diri.


"cih kau tua, tua saja tidak usah mengelak. semakin lama kau semakin narsis. sudah lah jika begini terus aku tidak akan bercerita" ucap Liu jiang mengakhiri ke narsis an sahabat nya.


"terserah lah kau ingin mendengar ceritaku atau tidak!" ucap Liu jiang.


"eh baik lah" jawab Gu fengying dia juga penasaran dengan anak muda yang di katakan sahabat nya. mungkin saja anak muda itu akan menjadi kunci untuk menemukan wanita yang mengambil keperjakaan nya.


(Note : peran nya ketuker harus nya cewe yang ngomong gitu lha ini malah cowo😂)


"kami bertemu karena duduk bersebelahan, awal nya aku terkejut karena melihat gadis itu, dan memperhatikan nya lebih detail tetapi di perhatikan mau dari sudut mana pun memang mirip dengan mu.


satu-satu nya yang tidak ada kemiripan adalah badan anak ini mungil dan kecil. karena terus memperhatikan nya teman-teman nya menengurku pada akhir nya kami berkenalan dan aku tau nama nya yaitu Lin Mingzi.


dia memintaku memanggil nya Zizi, yang tidak aku kira adalah ternyata dia adalah salah satu peserta acara perlombaan itu. usia nya baru 17 tahun dan dia sudah di tahun ke dua sekolah menengah atas.

__ADS_1


Dia menceritakan bahwa dia ingin membangun perusahaan nya sendiri tetapi kesulitan mencari modal. teman-teman nya juga masih muda tetapi usia mereka sudah 20 ke atas. diantara yang lain gadis itu yang termuda namun yang lain menghormati gadis itu.


mereka mengikuti perlombaan itu karena hadiah uang nya sangat besar. gadis itu juga bercerita pandangan nya mengenai bisnis dan kau tahu dia ternyata memiliki pandangan yang masuk akal dan sangat baik tentang mengembangkan suatu bisnis.


satu hal yang membuat dia benar-benar mirip dengan mu adalah dia memiliki prinsip yang sama dengan mu. dia ingin sukses bergantung pada diri nya sendiri saat dia mengatakan itu aku langsung terbayang dengan wajah mu yang mengatakan hal yang sama waktu muda" cerita Liu Jiang.


Gu fengying terdiam, tetapi perlu di katakan jantung nya berdebar kencang karena hal ini. saat mendengar cerita sahabat nya Gu fengying merasa seperti ada perasaan aneh yang tumbuh di hati nya. yang pasti bukan jatuh cinta tetapi benar-benar sesuatu yang lain.


malihat sahabat nya terdiam dan merenung Liu Jiang tidak menganggu nya. sudah sangat lama sejak sahabat nya membagikan alasan mengapa diri nya tidak ingin menikah. sejujur nya Liu Jiang sangat kaget ketika mendengar hal ini. dia juga menasehati Gu fengying untuk mulupakan nya namun nyata nya itu tidak dapat Liu Jiang lakukan. Nyata nya sudah belasan tahun terjadi Gu fengying tidak dapat melupakan nya.


Ketika Gu fengying di tanya alasan sebenar nya dia akan mengatakan bahwa dia tidak dapat melupakan nya. tetapi menurut Liu jiang waktu dapat menghapus segala kenangan tetapi mengapa sahabat nya tidak bisa dan harus kesepian? itu lah hal yang belum Liu Jiang pahami sampai sekarang.


Liu jiang memang tidak akan mengerti bagaimana pun bukan Liu Jiang yang ada di posisi Gu fengying pada saat itu. Liu jianh tidak tahu bagaimana perasaan Gu fengying dan dampak yang terjadi akibat kejadian itu.


"Liu jiang aku ingin data nya! aku sudah tahu kebiasaan mu. pasti kau akan mencari tahu dahulu jika kau penasaran akan sesuatu. benar bukan? sekarang berikan hasil penyelidikan mu!" desak Gu fengying.


"Kau tidak sabaran! aku akan mengirim nya kepada mu tetapi mungkin kau akan terkejut sampai mati jika tahu kehidupan menyedihkan gadis itu" ucap Liu jiang sambil tersenyum miris.


"apa magsud mu?" tanya Gu fengying penasaran.


"Kau akan tau nanti, aku sarankan sebaik nya siap kan tisu sebanyak mungkin" ucap Liu jiang semakin membuat Gu fengying penasaran.


"Apa magsud nya hah?! katakan saja! kenapa semakin lama kau semakin menyebalkan!!" teriak gu fengying.


"Kau akan tau nanti" ucap santai Liu jiang mempermainkan Gu fengying.


"LIU JIANG!!!"

__ADS_1


__ADS_2