
"harap tenang semua! para peserta di harapkan bersiap karena 10 menit lagi babak final dan penentu kemenangan akan dimulai" ucap pembawa acara.
ruangan yang ribut sedikit lebih tenang karena ucapan pembawa acara. para peserta pun mempersiapkan sistem mereka dan mengecek kembali sistem mereka. apalagi saat tau jika hadiah nya adalah kontrak kerja sama dengan dua grup raksasa siapa yang ingin melewatkan kesempatan emas seperti ini.
10 menit berlalu kelima peserta yang maju ke babak final maju ke panggung. satu persatu peserta kembali memasangkan sistem mereka.
Carl dan si kembar seperti nya sedang memiliki nasib yang sial karena kembali bersebelahan dengan Fu Nue. Fu Nue kembali tersenyum menggoda kepada Carl namun kali ini Carl tidak menanggapi nya bahkan menengok ke arah Fu Nue pun tidak. Hal ini membuat Fu Nue merasa sangat kesal namun memikirkan fantasi liar nya tadi Fu Nue merasa di atas awan.
Fu Nue tidak sadar jika berada jauh dari gedung perlombaan ini Zizi dan Mark sedang mengawasi semua gerak gerik nya.
"Mark seperti nya wanita ini benar-benar aneh. magsudku kau tau dia seperti nya sangat yakin dengan Sistem buatan nya? apa kau melihat ada yang aneh dengan wanita ini??" tanya Zizi sambil menatap Wanita yang tidak tahu malu sedang menggoda Carl untuk ke dua kali nya.
Mark diam namun mata nya dari tadi juga mengamati semua tindakan Fu nue dengan seksama dari perilaku sampai mimik wajah Fu Nue.
"nona seperti nya dia memiliki orang kuat bersama nya atau mungkin dia membayar orang untuk membuat nya menang. bukan hal baru hal ini terjadi.
di lihat dari wajah nya yang sangat yakin itu jelas membuat orang curiga" kata Mark
Zizi mengamati wajah Fu nue dan melihat hal sama. wajah Fu Nue masih angkuh dari awal sampai sekarang. seakan dia adalah pemenang nya, zizi bahkan melihat wajah nya sangat santai tanpa beban. orang normal akan merasakan gugup jika di situasi yang sama tapi Fu Nue bahkan mempertahan kan sikap angkuh nya dari awal sampai akhir.
"seperti nya tikus ini ingin bermain-main dengan kita. baik lah tikus kecil akan ku tunjukan apa yang kau dapat untuk mengusik harimau yang tertidur" kata Zizi menyeringai.
Zizi mulai menggerakan tangan nya di keyboard. mengetikan sesuatu dan Boom! setelah menunggu beberapa menit semua informasi yang Zizi ingin kan segera di tampilakan di layar laptop nya.
"Fu Nue? dia cucu perempuan keluarga Fu. hmmm.... hanya anak manja yang mengandalkan keluarga nya saja ingin bermain-main dengan ku. tikus kecil maaf kan aku tapi aku tak pernah melepaskan orang yang telah mengusik ku. ini benar-benar menyenangkan" ucap Zizi dengan seringai yang semakin melebar.
sedangkan Mark hanya diam menyaksikan tuan nya menghukum seekor tikus kecil yang lancang.
"Pria manis bersiap-siap lah melayani nona ini sampai nona ini puas" bisik Fu nue kepada Carl.
__ADS_1
Carl tidak bereaksi apa pun namun jean dan joan menatap wanita jelmaan annabelle ini dengan nyalang.
'wanita ini benar-benar tak tahu malu!' kata batin mereka berdua.
jean dan joan tidak berlama-lama menatap wanita jelmaan annabelle itu dan mengalihkan pandangan mereka ke arah lain. mereka malas menatap wanita itu bisa-bisa mereka tidak bisa tidur karena di hantui wajah jelmaan Annabelle ini.
"semua peserta apakah semua sudah siap?" tanya pembawa acara.
"siap!" teriak semua peserta dengan semangat.
"karena semua sudah siap mari kita mulai pertandingan Final nya!!!" teriak pembawa acara.
Disisi lain Mu Shi Lin dan hongju sedang dalam perjalanan ke Kota A. Semua bukti yang di berikan oleh Zizi semua nya benar yang lebih mengejutkan nya lagi adalah banyak staf lama perusahaan yang terlibat dalam kasus ini. jika hal ini terbongkar ke media sungguh entah bencana apa yang terjadi. tetapi yang pasti saham Mu Grup akan menurun.
maka dari itu Mu Shi Lin dan hongju memilih untuk menemui Tuan besar Mu. walaupun resiko yang mereka tanggung akan sangat besar ini masih lebih baik dari pada mengorbankan perusahaan dengan ribuan kariawan yang bekerja mencari uang bergantung kepada perusahaan, Shi Lin dan hongju lebih baik mengorbankan diri mereka.
"Lin jet kira sudah siap, ayo kita ke bandara"ucap hongju
mereka berjalan ke lift VIP yang di sediakan hotel untuk tamu penting seperti mereka.
tidak butuh waktu lama Lift langsung turun ke parkiran bawah tanah tempat mobil dan bodyguard mereka yang telah menunggu mereka.
Shi Lin dan Hongju tak banyak bicara dan langsung masuk ke mobil. mobil berjalan di iringi beberapa mobil yang berada di belakang mereka.
"perintahkan beberapa orang untuk melindungi dan mengawasi gadis kecilku. seperti sebelum nya laporkan semua yang dilakukan gadia itu" ucap Shi Lin setelah beberapa saat hening di dalam mobil itu.
hongju segera melaksanakan perintah tersebut.
"heh ku kira kau akan melupakan gadis kecil itu karena masalah ini ternyata disaat begini pun kau masih mengingatnya bahkan memberi perintah untuk menjaga nya.
__ADS_1
aku bertanya-tanya apa kau benar-benar lin yang ku kenal atau jangan-jangan kau adalah alien yang menyamar??? wah apa jangan-jang...."
brak!
seperti biasa untuk menghentikan ocehan hongju yang tidak bermutu Shi Lin harus memukul kepala nya agar hongju sadar.
"aww!! sakit!! kau ini sangat hobi memukul kepalaku. memang nya kau akan bertanggung jawab jika aku menjadi bodoh!" teriak hongju.
"kau memang sudah bodoh" ucap hongju datar.
"hey! siapa yang kau panggil bodoh aku ini sangat pintar! bla... bla... bla..."
dimulai lah kata-kata omong kosong hongju. tetapi kali ini Shi Lin tidak menghentikan hongju berbicara dan memilih untuk tidur, agar Shi Lin dapat memikirkan Cara untuk menyampaikan semua masalah ini kepada kakek nya.
lain dengan Shi Lin dan hongju, Zizi dan Mark sedang menyeringai senang karena berhasil menemukan bukti untuk menghacurkan seekor tikus kecil yang telah menganggu harimau.
"hehehe... Fu Nue maaf kan aku tapi kebusukan mu sudah terungkap!" ucap Zizi.
Zizi kembali mengetikan sesuatu di laptop nya lebih tepat nya memberi kejutan yang sangat menyenangkan bagi tikus kecil ini.
babak final telah berlangsung selama 30 menit dan sekarang dari lima peserta yang masuk ke babak final tinggal tiga peserta yaitu sistem milik Zizi, Fu Nue dan dari salah satu perusahaan besar saingan Fu teknologi.
orang-orang yang disana pun semakin ramai membicarakan kelompok Zizi. pemain baru dapat bertahan di Final bahkan sampai masuk tiga besar bukan lah sesuatu yang biasa. dapat masuk tiga besar dengan perusahaan baru itu sudah membuktikan bahwa sistem buatan mereka patut di acungi jempol. apalagi dengan anak-anak muda yang terdapat di kelompok tersebut membuat banyak yang tertarik dan berbicara tentang kelompok Zizi.
"hey kurasa kelompok anak muda itu lumayan bukan?" Orang A
"anak-anak muda ini pasti sangat berbakat dapat masuk tiga besar sudah membuktikan kemampuan mereka" Orang B
"Z teknologi? walaupun belum pernah mendengarnya tetapi seperti nya mereka menjanjikan" Orang C
__ADS_1
Bla... bla... bla...
dan masih banyak lagi yang berbicara hal lain. namun orang yang di bicarakan saat ini berencana memusnahkan seekor tikus lancang.