
waktu terus berjalan satu jam telah berlalu. kini tinggal sistem milik Zizi dan Fu Nue yang tersisa memperebutkan juara pertama. karena Sistem saingan perusahaan Fu Nue sudah berhasil di bobol beberapa waktu yang lalu.
"ternyata sistem buatan kalian lumayan juga. namun ku pastikan kalian tidak akan menang!" ucap Fu nue dengan angkuh.
wajahnya masih percaya diri seolah-olah dia telah menjadi juara. Carl, jean dan joan hanya diam mengabaikan ucapan wanita jelmaan annabelle itu.
tring!
sebuah e-mail masuk ke ponsel Carl, Carl langsung membuka pesan tersebut setelah melihat pesan itu berasal dari Tuan nya.
'hmm... sebuah Video? kenapa tuan mengirimkan Video??' tanya Carl dalam hati.
Carl mengamati sekeliling nya, dia tidak mungkin membuka Video ini disini.
"jeje, jojo kalian disini. tuan menghubungiku" ucap Carl drngan suara lirih namun jean dan joan dapat mendengar nya dengan jelas.
karena ini tentang tuan mereka baik jean maupun joan tidak berdebat dan langsung mengiyakan.
"baik" jawab keduanya bersamaan.
Carl segera menyingkir dari panggung, gerakan Carl ini menimbulkan perhatian dari penonton namun tidak ada yang menghentikan nya. Fu Nue juga begitu mengamati gerak-gerik Carl, pria pirang ini telah menarik perhatian nya jadi bagaimana pun cara nya Fu Nue harus mendapat kan pria pirang itu. Fikir Fu nue, tangan nya mengepal penuh tekad sambil memandangi punggung kokoh pria berambut pirang itu yang semakin menjauh.
Carl berjalan keluar dari tempat acara, setelah sudah di luar Carl langsung memasang earphone di telinga nya dan mumutar Video.
saat di putar Carl langsung melebarkan mata nya tak percaya.
"What the hell! ya ampun mata perawan ku!! bagaimana bisa tuan mengirim Video seperti ini kepadaku! ya tuhan!!" gumam Carl sambil mematikan Video tersebut.
wajah pria pirang itu benar-benar merah karena malu sekarang. sebagai seorang yang sudah melewati masa remaja bahkan sudah hampir dewasa harus nya dia sudah terbiasa dengan hal seperti ini. bahkan banyak pria seusia Carl yang telah melakukan nya selama berkali-kali. tapi masalah nya adalah Carl ini sebenar nya orang yang kelewat polos.
waktu remaja nya di habiskan Carl dengan belajar keras agar dapat membanggakan tuan nya. waktu kuliah nya bahkan Carl habiskan untuk belajar meraih gelar pendidikan nya sambil magang di perusahaan milik tuan nya.
Carl berusaha seperti itu hanya untuk bisa berada disisi tuan nya dan layak menjadi bawahan nya langsung. jadi jika di tanya selama 24 tahun bagaimana kehidupan percintaan Carl, jawaban nya tidak ada sama sekali! interaksi nya dengan wanita hanya sebatas hubungan profesional dalam pekerjaan. walaupun sebenarnya jika Carl mau banyak yang mengantri menjadi kekasih nya tetapi loyalitas nya kepada tuan nya membuat Carl tidak ada waktu memiliki kekasih.
Dan hari ini merupakan hari bersejarah bagi Carl karena untuk pertama kali nya menonton Video 18+.
Carl segera membuka ponsel nya dan mencari nomer telpon Tuan nya. bagaimana Tuan nya tega mengirim hal menggelikan seperti ini padanya.
__ADS_1
drettt...drettt...
Zizi seperti biasa sedang bermain-main dengan laptop nya ketika ponsel nya bergetar. Zizi langsung menekan tombol angkat pada layar setelah melihat jika Carl yang menelpon nya. Zizi tau Carl pasti sudah membuka Video yang di kirimkan nya.
"hallo" sapa Zizi dengan ringan.
Carl yang mendengar suara Zizi yang ringat tanpa beban dan rasa bersalah itu membuat darah nya naik.
"TUAN!!! anda sungguh tega kepada ku!! bisa-bisa nya kau mengirim Video laknat ini!! kau benar-benar telah menodai keperawanan mata ku!" teriak Carl dengan histeris.
Zizi bahkan harus menjauh kan ponsel nya dari telinga nya karena suara Carl yang benar-benar melengking di telinga nya. telinga nya bahkan berdenging mendengar teriakan tersebut.
bahkan mark yang sedang fokus menonton tv mendengar teriakan tersebut.
"tenang lah... kau bisa membuat telinga ku berdarah jika terus berteriak seperti angsa yang di sembelih seperti itu" ucap Zizi dengan malas.
"tuan!" protes Carl dia tidak suka di samakan dengan angsa.
"apa?" tanya Zizi masih dengan nada yang sama.
"tuaaannnn!!!" teriak Carl.
"baik-baik ada apa? tidak usah berteriak seperti itu" ucap Zizi
"kenapa tuan mengirim Video seperti itu?! kau sangat jahat mencemari otak ku!" marah Carl.
Zizi menggelengkan kepala nya, anak bodoh ini pasti belum menonton Video nya dengan baik dan mengira Zizi sedang membodohi nya.
"anak bodoh! lihat baik-baik siapa pemeran wanita di Video itu" ucap Zizi.
"memangnya apa yang harus di lihat?" tanya Carl dengan polos.
Zizi yang mendengar ucapan polos orang kepercayaan nya ini menjadi kesal. anak ini benar-benar bodoh atau apa! sebenar nya dari mana datang nya sertifikat pendidikan nya jika masalah seperti ini dia tidak tahu.
"Carl" panggil Zizi sambil menggertakan gigi nya menahan geram.
"iya tuan" jawab Carl.
__ADS_1
"aku perintah kan kau tonton Video itu baik-baik! jika kau masih belum tau apa yang harus kau lakukan aku pasti kan selama seminggu kau akan tau apa arti nya NERAKA!" ucap Zizi dengan dingin.
Gluk!
Carl yang mendengar itu langsung menelan ludah nya gusah. tuan nya benar-benar marah. sebenar nya apa salah nya dia hanya protes karena tuan nya telah mencemari otak perawan nya. kenapa dia yang di marahi. Carl tidak mengatakan apa pun selain mematuhi perintah tuan nya.
"baik tuan" kata Carl pasrah.
Zizi tak menjawab dan langsung mematikan nya. Sedangkan Carl langsung membuka Video yang tadi terhenti.
Suara desahan dan erangan benar-benar membuat wajah Carl memerah karena malu. lalu Carl memperhatikan pemeran nya. pemeran Video ini adalah seorang wanita seksi dengan pria gendut dengan tubuh penum lemak. suasana nya agak remang-remang membuat pemeran utama nya tidak terlihat jelas. namun saat beberapa saat Carl baru menyadari sesuatu.
"hah?! wanita ini si jelmaan annabelle bukan? dan pria ini bukan kah orang yang menyelenggarakan acara ini dan juga juri pertadingan ini bukan. jadi magsud tuan..." kalimat Carl terhenti.
Carl langsung memasukan ponsel nya ke saku dan pergi masuk untuk bersiap menonton pertunjukan. Carl menyeringai jahat di sepanjang perjalanan, Carl sudah tau bahwa tuan nya adalah orang yang akan membalas semua perbuatan wanita jelmaan annabelle itu tapi siapa yang mengira akan secepat ini. tuan nya benar-benar yang terbaik.
Carl benar-benar senang karena hal ini.
sementara itu di tempat perlombaan saat ini sedang ada diskusi serius karena dari kedua sistem belum ada yang berhasil kebobolan data.
"tahun ini benar-benar ketat, dan anak-anak muda ini benar-benar berbakat" Ucap salah satu juri pertandingan.
"benar sudah 1 jam lebih waktu berlalu tapi sistem mereka benar-benar belum berhasil di bobol juga. padahal peretas yang kita gunakan adalah para peretas terbaik di negara ini" ucap juri yang lain.
"kurasa Fu Teknologi akan menang seperti tahun kemarin. memang nya anak baru bisa apa" ucap angkuh seorang pria bertubuh gemuk.
semua juri yang tadi berdiskusi langsung terdiam karena ucapan lelaki gemuk itu. lelaki gemuk itu bernama LUO HAO penyelenggara acara sekaligus juri acara ini.
lalu bagaimana Luo hao bisa yakin Fu Teknologi akan menang? jawaban nya karena dia telah menyabotase acara ini. sehari sebelum acara ini di laksanakan Luo hao dan Fu Nue melakukan suatu kesepakatan.
harus di ketahui bahwa kualitas sistem buatan Fu teknologi ini benar-benar tidak lebih rendah dari buatan perusahaan menengah. jika ikut perlombaan seperti ini jangan kan untuk menang masuk babak penyisihan ke dua saja belum tentu mereka berhasil.
karena itu Fu Nue menjual tubuhnya kepada Luo Hao dan Luo hao pun harus membantu Fu Nue dengan memanangkan perlombaan ini.
Tak lama setelah pembicaraan itu terjadi terjadi sesuatu yang mencengangkan. sedangkan jauh di gedung tersebut Zizi sedang menyeringai.
"Let's start this Game!"
__ADS_1