Balas Dendam Nona!

Balas Dendam Nona!
56.Awal


__ADS_3

" dasar bocah bodoh! tentu saja ada hubungannya!! kau kira bali itu ada negara mana?!" teriak Zizi kesal.


Sudah cukup bocah bermulut angsa itu yang selalu membuat nya kesal kenapa bocah tembok ini ikut-ikutan membuat Darah Zizi menjadi tinggi dengan menjadi bodoh!


Zizi menghela nafas panjang benar-benar menjengkelkan!


"eh apakah bali itu di indonesia?" tanya Mark dengan wajah polos nan suara datar. Zizi bahkan harus menahan diri untuk tidak memukul wajah bodoh anak buah nya ini.


"iya bali itu di indonesia!" Ucap Zizi frustasi


"Sudah lah tidak usah di bahas lagi, kesimpulan nya rawat dia dengan baik. dari semua orang hanya kau yang tidak sibuk. dia juga tidak tau bahasa inggris jadi gunakan google Translate untuk berkomunikasi dengan dia.


Lalu katakan pada Carl untuk melaporkan masalah ini ke polisi. buat laporan kalau dia adalah orang negara asing. dia di sini karena tidak tahu bagaimana cara nya pulang. semua uang nya di rampok dan bersama baju dan kartu identitas nya. jadi katakan pada Carl untuk mengurusi semua nya.


Sedangkan untuk mu ganti kan tugas Carl" ucap Zizi


"baik" jawab Mark Singkat.


Zizi menatap bocah di depan nya jengah, dia bertanya-tanya apakah waktu itu dia bodoh karena menolong bocah menyebalkan ini?


Zizi menatap reyhan yang sedari tadi diam. badan bocah berkulit sawo matang itu bergetar ketakutan. Zizi tersenyum bocah ini benar-benar dapat membangkitkan hati nurani nya.


"rey kau sekarang tinggal di sini, dia bernama Mark kau tidak usah takut dengan nya. aku juga sudah menjelaskan situasi mu dengan Mark dan dia setuju membantu mu. jaga diri mu baik-baik aku harus pulang sekarang, ini sudah siang ibuku mungkin mencariku" ucap Zizi tidak yakin memandang jam yang sekarang menunjukan pukul 10 pagi.

__ADS_1


entah mengapa Zizi memiliki firasat ada hal aneh yang terjadi pada ibu nya. dari kemarin Lin Qin seperti nya menyembunyikan sesuatu dari Zizi. Zizi takut kalau ada masalah besar yang sedang di sembunyikan Lin Qin dari Zizi.


reyhan yang mendengar hal itu mendongak menatap mata remaja yang menolongnya dengan tatapan memohon seakan mengatakan...


'Jangan pergi...'


Zizi terkekeh dan menatap mata bocah berkulit sawo matang itu dan menggeleng.


"tidak bisa, tenang saja aku akan mengunjungi mu. kebetulan aku masih liburan lama" ucap Zizi tersenyum sinis.


Entah lah mengingat alasan liburan nya Zizi benar-benar mempunyai keinginan untuk memukuli wajah si penjilat itu (kepala sekolah Yang) cih bukan hanya si penjilat tetapi dua wanita kurang ajar itu juga jangan sampai lupa.


Zizi akui Zizi salah karena menampar wajah Yu Xia tetapi melihat ekspresi menjijikan mereka seakan menyalahkan atas semua kelakuan nya membuat Zizi merasa ingin menonjong muka semua orang yang berada di sana dan memasukan mereka ke rumah sakit. Padahal siapa coba yang menganggunya dahulu dan mencaci maki diri nya? Sekolah macam apa ini! mereka menggertak siswa dan menyalahkan siswa hanya untuk menyenangkan orang yang berkuasa! andai saja Zizi malas untuk berurusan dengan orang-orang menyebalkan itu Zizi pasti sudah membuat mereka hancur dalam sekejap sama dengan apa yang dia lakukan kepada Keluarga Fu.


Melihat perubahan wajah Zizi baik reyhan atau pun Mark terdiam. apalagi suasana semakin mencengangkan membuat ke dua nya menggigil ketakutan.


"Cih sialan harus nya waktu itu aku mematahkan tangan wanita menyebalkan itu saja!" gumam Zizi kesal.


Zizi tidak melihat betapa ketakutan nya dua orang di sekitar nya. apalagi reyhan dia kebingungan dengan situasi ini. reyhan mengira Zizi marah karena dia merengek dan memohong dengan Zizi.


"kalau begitu aku pulang sekarang!" ucap Zizi menggunakan bahasa indonesia.


Zizi pergi meninggalkan kedua pria yang terdiam dan terpaku di tempat nya denhan keringat dingin mengalir deras.

__ADS_1


Zizi keluar dari apartemen mewah itu dengan wajah datar nan cuek nya. meskipun begitu Zizi malah terlihat imut dari pada marah. bahkan tidak dapat di pungkiri banyak orang di lobi mewah itu yang berhenti dan memperhatikan Zizi dari atas ke bawah. baju nya boleh murahan tetapi wajah nya sangat cantik dan imut membuat orang salah fokus di buat nya.


sedangkan Zizi keluar dari sana dengan cuek dan acuh bahkan Zizi tidak tahu kalau ada seorang yang memotret nya sambil tersenyum menyeringai.


"hahaha habis lah kau sekarang! dasar wanita murahan!!" Gumam orang itu sambil memperhatikan gambar yang dia ambil di ponsel nya.


Di tempat lain suasa hati Lee Ming sedang buruk! Bahkan di katakan sangat-sangat buruk. Baru kemarin dia mendarat di bandara dan tinggal di Villa mewah milik nya yang ada diKota A, hal pertama yang dia lakukan adalah bukan tidur untuk menghilangkan rasa pusing dan mual nya karena menaiki pesawat namun memeriksa masalah perusahaan nya.


Dan siapa sangka di lihat sekilas saja keuangan perusahaan nya kacau! semua nya berantakan dan tidak di atur dengan benar! pengeluaran nya membengkak bahkan pemasukan nya tidak sesuai dengan dengan data yang dia terima waktu di inggris! Kacau semua kacau!


Bagaimana bisa masalah sebesar ini tidak di ketahui lebih cepat! berani nya mereka tidak menjalan kan cabang perusahaan nya dengan benar! mereka benar-benar telah meremehkan nya karena mereka telah berani menyinggung nya!


Wajah Lee Ming memerah karena amarah! benar-benar orang-orang nya sudah tidak becus!


Emosi Lee Ming benar-benar tidak baik sejak meninggal nya Elsa yang miris nya di bunuh dengan tangan nya sendiri. kematian orang yang di cintai nya benar-benar telah menjadi Simpul di hati dan fikiran nya. Lee Ming sudah sangat tersiksa dengan simpul yang menjerat nya itu sekarang di tambah masalah ini terjadi otak Lee ming serasa mau pecah.


Lee ming bahkan melampiaskan amarah nya kepada pelayan dan Yu dong tidak lepas dari sasaran amukan Lee ming. Yu Dong benar-benar kesal dan marah karena hal ini dia bersumpah pasti akan membalas semua yang di lakukan Lee ming kepada nya.


Yu dong merupakan ayah Yu Zui Lan ( muncul di chapter 8). atau bisa di katakan dia adalah paman Yu Xia. Dia memiliki adik laki-laki yang merupakan ayah Yu Xia. hubungan mereka dekat bahkan setelah Jabatan Yu dong naik sebagai CEO cabang perusahaan Lee Ming dia membantu adik nya untuk membangun perusahaan dengan nama mereka sendiri di Kota G.


meskipun Di kota G mereka di katakan kaya tetapi Jika di bandingkan dengan perusahaan sukses di Kota A mereka hanya setara dengan remah biji wijen. karena itu lah Yu dong dan adik laki-laki nya berambisi untuk membuat perusahaan mereka menjadi lebih besar dan rencana tersebut tidak dapat berjalan tanpa adanya Uang. karena itu Yu dong berkorupsi uang perusahaan tentu saja dia tidak sendiri dia menggandeng banyak orang untuk rencana nya. yang lebih mengerikan nya lagi Yu dong telah menyiapkan kambing hitam jika korupsi itu terungkap jadi meskipun dengan adanya atasan nya disini tidak akan ada perubahan banyak Yu Dong yakin dengan hal itu.


Bahkan saat ini Yu dong sedang tersenyum mengerikan tanpa di ketahui Lee ming yang sedang marah kepada salah satu pelayan yang tidak sengaja berbuat salah.

__ADS_1


__ADS_2