Befawa, Incorrect Marriage

Befawa, Incorrect Marriage
Part 51#Rasa Milik Ameera, Kembali ke Indonesia


__ADS_3

Kehidupan akan selalu sama dengan dua sisi dari satu koin dengan satu fakta yang berbeda. Apapun yang dipikirkan Ameera, semua sudah berlalu, tapi setiap kali ada orang yang membicarakan pengusaha bernama Ryan Mahendra. Mendadak hatinya mendidih membara, ia mengingat kehidupan lalu.


Siapa yang menyangka? Ketika istri sah tersingkirkan oleh selingkuhan. Wanita lain yang diutamakan dan ia tidak diakui. Jika mengingat seperti apa Laura, wanita itu sangat cantik, bahkan lebih segala-gala darinya. Hanya saja, bukankah status berbeda?


Ia adalah istri sah, sedangkan Laura hanyalah selingkuhan. Kenapa Ryan justru membuang istri dan anak yang selama ini selalu dilimpahi cinta? Kenapa pria itu menjadikan dirinya sampah? Runtutan pertanyaan yang sungguh tidak bisa dihindari.


Semua semakin hambar dan seolah-olah ada yang menggerogoti hati dan pikiran menawarkan kesendirian hingga terdengar suara panggilan yang ternyata berasal dari putranya karena menginginkan salah satu cemilan.


Elang memang selalu mencairkan suasana dengan keluguan dan keaktifan yang menjadikan kehidupan lebih berwarna. Sang putra yang menghilangkan seluruh kebosanan menjadi kebahagiaan. Siapa yang tidak bahagia, ketika memiliki putra yang begitu imut dan juga tampan. Semua orang pasti menginginkan hal sama bukan?


"Mang, tolong bungkusin cemilan biskuit yang bentuk ikan, ya! Hari ini, Elang biar makan di rumah saja. Oh ya, seperti biasa bayarnya transfer aja." Ameera menghibur putranya agar bersabar menunggu karena cemilan yang diinginkan sang putra malah dipersiapkan.


Setelah mendapatkan cemilan yang diinginkan. Ameera berpamitan meninggalkan Mang Ujang yang harus berkeliling kompleks. Ia dan Elang memilih kembali ke rumah untuk menikmati sarapan. Beberapa orang yang berpapasan di jalan menyapa seperti biasa dengan ramah dan juga basa-basi bertanya ala kadarnya.

__ADS_1


"Mama," panggil Elang dengan semangat begitu memasuki pintu rumah berwarna merah dengan kaca bulat di atasnya.


"Iya, Sayang, tunggu sebentar. Kamu di sini dan mama ambilkan mangkuk milikmu. Jangan kemana-mana!" Ameera menurunkan Elang ke tempat duduk biasanya.


Seperti biasa, mereka akan menikmati sarapan pagi bersama. Rutinitas pagi yang sama dimana ia merawat Elang begitu baik. Bahkan tak membiarkan putranya kelaparan sejak mereka pindah ke tempat tersebut. Meski usahanya mulai maju, tetap saja tidak ingin memiliki tempat lebih baik lagi.


Baginya rumah yang kini ia tempati merupakan tempat terbaik untuk mendapatkan kebahagiaan sederhana. Jujur saja melihat kemewahan. Wanita itu sudah tidak peduli lagi. Setelah apa yang terjadi di masa lalu. Dimana kehidupan yang serba tercukupi, tetapi justru terbelenggu oleh ikatan yang tidak pernah ia sadari.


Sakit dan miris hanya memiliki kesadaran diri untuk tetap hidup tanpa orang-orang yang ia kasihi. Sudah begitu lama dirinya melupakan kehidupan masa lalu. Meski sesekali ia mengingat orang-orang terkasih bahkan sangat merindukan adiknya hanya saja kini tidak bisa menghubungi siapapun.


Secara agama dirinya bukan istri Ryan karena pria itu telah menceraikannya, tetapi secara negara ia masih menjadi istri seorang pengusaha. Kenapa begitu? Semua karena ia sengaja tidak menandatangani surat perceraian tersebut agar status Elang tetap jelas.


Ryan boleh membuangnya, tapi tidak dengan putra mereka. Pemikiran Ameera tidaklah salah karena sampai detik ini, wanita itu berpikir dialah istri sah sang pengusaha dan demi seorang selingkuhan tega menelantarkan anak dan istri. Andai kebenaran terungkap, apa yang akan dilakukan wanita itu?

__ADS_1


Kebenaran dimana putra tunggal Ryan tetap di dalam istana dan putra yang kini digantikan sebagai pengganti adalah anak orang asing yang dipungut di hari kelahiran sang putra. Aneh karena ikatan hati antara ibu dan anak terabaikan seperti tidak ada koneksi batin di antara satu sama lain.


Entah sampai kapan kenyataan itu bersembunyi hanya menjadi milik beberapa orang. Sementara kehidupan semua orang terlihat baik-baik saja, termasuk kehidupan Lee dan Yoshi yang menikmati hari-hari bersama balita mungil juga. Mereka berempat baru saja masuk ke dalam mobil keluar dari bandara.


"Sayang, apa kamu yakin dengan semua ini?Bagaimana dengannya, aku khawatir." Yoshi sedikit berbisik menggandeng tangan sang suami yang duduk di sebelahnya.


Kekhawatiran Yoshi bisa dipahami, tetapi setelah semua yang terjadi. Sungguh ia merasa tidak akan ada hal buruk datang menyapa. Meski begitu, ia tak tinggal diam sehingga sudah menyiapkan pengawalan ketat selama berada di Indonesia. Kali ini, mereka datang untuk datang ke acara pernikahan Arvind.


Kakak Yoshi yang selalu hidup bersenang-senang akhirnya memutuskan menikah. Calonnya jelas sudah mereka kenal karena tak lain adalah mantan istri Lee. Complicated banget sampai tidak bisa menjelaskan bagaimana perasaan mereka. Selain itu, di acara nanti akan hadir keluarga dari pihak kakak pertama. Maka bisa dipastikan reaksi amukan dari seorang adik.


Entah kenapa kakak pertamanya begitu nekat ingin membawa istri dan anak mereka ke acara tersebut. Padahal, Zoya taunya Ameera masih bersama ka Ryan. Status masih menjadi pertanyaan bahkan tidak bisa dikatakan baik-baik saja. Khawatir yang menyerbu hati karena alasannya pun begitu jelas.


Tangan yang terbebas dari penjagaan si kembar, membuat Lee mengusap punggung tangan sang istri. "Incess, please ingat kesehatanmu. Jangan pikirkan apapun, lihat Duo L. Mereka begitu damai terlelap menikmati tidurnya. So, tidurlah! Aku ada untuk menjaga kalian."

__ADS_1


Rasanya ingin sekali berdebat, tapi kepala terasa berdenyut. Sakit yang kembali menyapa, membuat ia tak kuasa menahan diri lagi. Sehingga menurut tanpa melakukan perlawanan. Sadar akan kondisinya yang masih masa pemulihan setelah melahirkan dua anak kembar identik. Laurent dan Lyra, tetapi mereka menyingkat menjadi duo L.


Selamat istirahat, istriku. Apa yang akan terjadi, biarlah terjadi, tapi aku janji tidak akan membiarkan dia melukai kalian. ~kata hati Lee membiarkan Yoshi bersandar di pundaknya.


__ADS_2