Belibis Senja

Belibis Senja
DIARY MILIK GITA


__ADS_3

FLASHBACK


Abimanyu menghela nafas, menata pikirannya yang tiba-tiba sibuk. Matanya terasa panas, bukan karena kisah sedih seorang Gita, tapi lebih dari kisah tragis dirinya sendiri.


Jadi ini awal mula perjalanan hidupnya bersama Gita sehingga mereka terdampar di kota kecil di sudut Lampung.


Sebenarnya ini kisah yang seperti apa? kehidupan yang bagaimana?


Abimanyu merasa bahwa dirinya adalah saksi sebuah penghianatan yang di lakukan orang tuanya. Inilah penyebab mengapa Gita melajang hingga usianya yang mencapai kepala tiga. 'Mungkin bibi masih mencintai Marsel '


"Marsel? Anggun? jadi merekalah kedua orang tua kandungku? maybe yes maybe no."


******


Hari sudah mulai hampir berganti pagi, suara ayam berkokok lantang membangunkan semua mahluk hidup yang ada di areanya.


Abimanyu tampak masih malas membuka mata, hampir Semalaman dia tidak bisa tidur, bukan hampir, tapi memang semalaman dia tidak tidur.


Dengan terburu-buru Abimanyu bergegas meninggalkan kamar Gita, sebelum paman dan bibi yoga bangun dia lebih awal melarikan diri dari kegiatan mencuri waktu.


Sebelum pergi dia menyapukan pandangannya keseluruh penjuru kamar, menghirup udara segar kamar yang menyimpan banyak aroma wanita yang sudah menyita seluruh perhatiannya.


huuuuuuuufffg... rasanya lega, "bibi l'm Miss you,"


Cletok! cletok! cletok!... suara langkah kaki mendekat.


Tok! tok! tok!

__ADS_1


Benar saja, baru saja Abimanyu memasuki kamarnya suara pintu diketuk tiga kali.


“Bangun den,” suara Bibi yoga terdengar sedikit ngantuk.


huuaaxh....


Dengan pura-pura menguap, Abimanyu membuka pintu.


“Masih pagi nah bik,”


“Kan aden mau sekolah,”


“Bik...bibi Gita kapan pulang?”


“Setiap pagi aden tanya itu terus, emangnya nggak ada pertanyaan yang lain apa?”


Abimanyu mengeleng pelan mendengar jawaban bibi yoga, dia ngeloyor pergi ke kamar mandi.


Paman yoga sudah duduk di meja makan dengan semua hidangan kesukaan Abimanyu.


“Kata non Gita, Aden bangunnya siang, ternyata ini nggak,” celetuk bibi yoga sembari menyiapkan sarapan.


Abimanyu tersenyum melihat bik yoga yang ternyata ramai, ia berkicau seperti burung murai kesiangan.


"Paman! jangan kusak kusek sama bibi didepanku, nggak sopan!" Sungut Abimanyu kesal, melihat paman yoga yang sedikit -sedikit mencolek pinggul istrinya itu.


“Bagaimana tidurnya, den...nyenak?” Abimanyu mengeleng.

__ADS_1


“Nggak bisa tidur! Paman!”


Mata paman yoga mendelik. “Kok bisa!”


“Ah! Bik yoga ini lagi, pakai baju kok seksi banget sih! aku kan dah gedek! Besok jangan pakai baju yang begituan!”pupil mata Abimanyu sedikit tidak senang mencoba menghindari pemandangan baju tidur tipis pendek yang dikenakan oleh pembantu barunya itu. Pakaian yang seksi dengan badan semok bibi yoga, berasa semua anggota badannya meronta ingin dipegang.


ha ha ha !


Suara tawa Abimanyu yang kencang membuat paman dan bibinya spontan memperhatikan dirinya.


"Ada apa den?"


****


Pagi yang cerah di hari Jum’at...


“Good morning boy...”


“ heh...!” jawab Abimanyu singkat sembari melambaikan tangan tanpa menghiraukan siapa yang menyapa.


“Dor!” Reno memukul kepala kepala Abimanyu mengangetkan.


Sementara Abimanyu hanya fokus pada layar handphone.


“Serius amat, apa sih yang asyik di situ?”


“ Sssssssttt...”

__ADS_1


Ini sudah hari ke tiga sejak kepergian Gita, tidak ada kabar apapun dari Gita. Setidaknya telfon atau kirim SMS.


"Mungkin masih sibuk bi," hibur Reno, "Sabar," Abimanyu memperhatikan wajah tampan Reno yang tengah berjuang mati -matian untuk menghiburnya.


__ADS_2