Bento : The Real Bright Star

Bento : The Real Bright Star
Betrand Belajar dari Bintang


__ADS_3

~ Author's POV ~


Di tengah keheningan malam itu, hanya suara jangkrik yang saling bersahut-sahutan yang menemani Betrand dikala ia terjaga dari tidurnya.


Berulang kali ia mencoba memejamkan matanya, namun dia tetap tak kunjung bisa tertidur.


Ya Tuhan...betapa malangnya anak ini.


Memori tentang pertikaian antara kedua orang tua dan kakaknya beberapa menit yang lalu membuat ia tak bisa terlelap.


Karena bosan, dia dengan iseng menatap langit-langit kamarnya.


Dari luar jendela, ia melihat bintang-bintang yang bertebaran menghiasi angkasa.


Dengan polosnya, ia pun tersenyum


Dia teringat akan ucapan sang kakak.


Ya... dulu sang kakak pernah bercerita tentang


'Bintang. '


🌃🌃🌃


Malam itu tidak seperti biasanya Betrand masih terjaga. Seperti biasa, sebelum Aulia tertidur ia terlebih dahulu pergi ke kamar Betrand untuk memastikan adiknya sudah tertidur atau belum.


Dan ia mendapati adik semata wayangnya itu tengah duduk di dekat jendela.


"Lho...,Betrand? Kok belum tidur,Dek?" tanya Aulia dengan lembut sambil mendekati adiknya.


"Belum ngantuk, Kak!" jawabnya singkat dengan mata yang terus memandang ke langit.

__ADS_1


"Liat apa sih, Dek? Serius amat," ujar Aulia sambil mengikuti arah pandangan Betrand.


"Itu lho, Kak. Aku liat bintang," jawabnya dengan polos.


"Indah ya, Kak!" lanjutnya sambil tersenyum.


"Iya, indah seperti Betrand!" balas Aulia sambil tersenyum.


Betrand hanya menatap Kakaknya sekilas.


"Hmm... Betrand mau gak denger cerita tentang Bintang?" tawar Aulia sambil membelai rambut adiknya.


"Iya...mau dong,Kak!" sontak Betrand pun menatap wajah Aulia dengan sangat antusias.


"Tapi setelah ini Betrand harus tidur, ya?" ucap Aulia.


"Baik,Kak."


Nah... waktu itu Betrand diceritain sambil ia berbaring.


"Emang ada ya,Kak...bintang yang gak bisa memancarkan cahayanya sendiri?"


"Iya, ada. Namanya bintang semu," jawab Aulia.


"Masa sih,Kak!"


"Beneran, lho! Jadi mereka itu hanya memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain," jelas Aulia.


Betrand hanya mengangguk sambil memegang tangan kakaknya.


"Nah...Betrand harus tau fakta unik tentang bintang!"

__ADS_1


"Apa tuh, Kak?"


"Percaya ga sih, kalau hampir setiap bagian dari tubuh kita tercipta dari bintang. Kenapa bisa gitu? Bintang juga punya batas usia lho, Dek!Kalau dia mati, ia akan meledak dan menyebar ke seluruh semesta. Kandungan bintang akan menyebabkan terbentuknya beberapa hal, seperti bumi. Setelah itu terjadi evolusi, dan akhirnya muncul manusia di bumi."


"Wah...! Keren banget ya, Kak!" seru Betrand dalam pangkuan Aulia.


Waktu itu, Aulia nyeritain beberapa fakta-fakta unik tentang Bintang.Tapi dibalik itu semua, ternyata ia ingin dari semua itu Betrand menghargai hal-hal kecil seperti itu dan mengambil banyak pelajaran dari hal yang terbilang 'sederhana tapi unik.'


"Nah...dari cerita ini Kakak mau Betrand ngambil banyak pelajaran!" ucap Aulia sambil menatap adiknya dengan sekilas, memastikan apakah Betrand sudah tertidur.


Tapi nyatanya, Betrand nampaknya sangat antusias mendengarkan ceritanya yang sangat menarik itu.


"Betrand, banyak orang di luar sana yang menganggap remeh hal seperti ini, Dek.Tapi dibalik ini semua ada makna tersendirinya!


Ya...Betrand harus percaya segala sesuatu di muka bumi ini pasti ada makna atau alasan kenapa ia terjadi!" nasihat Aulia sambil mengelus kepala Betrand.


"Kakak mau Betrand belajar dari bintang! Ia begitu tegar dalam kesendirian.Betrand harus seperti itu, jadi anak yang tegar, tangguh dan penuh kesabaran dalam melalui hari-hari ini!" ucap Aulia dengan lembut sambil tersenyum menatap Betrand.


"Kakak juga mau, Betrand belajar dari cahaya yang dipancarkan oleh bintang. Betrand harus tetap semangat dalam meraih cita-cita. Karena Betrand hebat, kamu punya kelebihan dan potensi tersendiri, Dek ! Dan kakak yakin Betrand bisa membuktikan itu semua seorang diri!" lanjut Aulia sambil mengenggam erat tangan Betrand.


"Iya, Kak! Aku janji... aku akan bahagiain Kakak, Betrand pengen jadi orang yang sukses!" ujar Betrand sambil meletakkan tangannya di pipi kakaknya.


"Iya, Sayang.Kakak percaya Betrand pasti bisa!" balas Aulia sambil mencium kening Betrand.


Betrand hanya mengangguk...


"Nah...waktunya Betrand tidur!" ujar Aulia sambil memperbaiki posisi tidur adiknya.


~Rainbow, Star, and Moon~


Kata-kata itulah yang selalu Betrand ingat.

__ADS_1


Dari dalam hatinya, ia berjanji sepenuh hati untuk menjadi manusia yang mengambil banyak pelajaran dan bisa sukses dari hal-hal


'sederhana namun unik.'


__ADS_2