Bertemu Jodoh Yang Aneh

Bertemu Jodoh Yang Aneh
part Berikut nya


__ADS_3

"Ini bagus nggak Reen?" tanya ibu sambil menunjukan Foto Decor pernikahanan


"Terserah ibu saja.." jawab ku santai.


"Mahreen! tiga hari lagi kamu akan menikah! Kamu kok santai santai aja sih! Nggak persiapan apa gimana! Heran deh..ibu ngeliat kamu!" ibu semakin sewot.


"Mahreen harus gimana Bu??"


"Ya apa gitu kek!"


"Ibu..InsyaAlloh Mahreen sudah siap..Yang terpenting kan Mahreen dan Galang".


"Terserah kamu saja Lah Reen!"


*Dirumah Galang*


Mama memijit bahu galang sambil ngobrol. Sedangkan Papa duduk santai minum teh sambil membaca buku.


"Galang Mama sudah mempersiap kan semua nya.. Rasa nya baru kemarin Mama ngelahirin kamu..Eh sekarang kamu udah mau Nikah!"


"Emang nya Mama mau..kalau aku jadi Jomblo seumur hidup??" Masih dalam posisi wenak dipijit Mama..


"Menurut kamu Bu Mahreen gimana Lang???"


"Yang jelas nggak Amburadul kayak Galang Mah!" sahut Papa mengejek Galang.

__ADS_1


"Papa ih! sama anak sendiri sukanya gitu!" bela Mama.


"Tau Nih Papa!" Galang membela diri


"Ya memang kenyataan nya gitu kan Lang?- Calon Pewaris Life & Santos kok Lulus S1 butuh waktu 8tahun!" sindir Papa.


Aku hanya bisa mendengus kesal saat Papa selalu mengungkit masalah kelulusan ku.


"Sudah! sudah! sebentar lagi Galang akan menikah Pa.." Sela Mama.


"Ingat pesan Papa Lang! meski umur kamu lebih muda dari Mahreen Kamu harus tetap tegas dan bertanggung Jawab menjadi kepala Rumah tangga..Baik buruk nya keluarga yang akan kamu bina tergantung sama Kamu..dan Dosa nya kamu yang nanggung. " ucap Papa menasehati.


Hati ku mengkerut setelah mendengar wejangan dari Papa. Meski terkadang Papa sangat menyebal kan..tapi Papa sangat perhatian. Aku hanya diam mendengar kan dengan serius, macam aku nikah beneran.


"Denger nggak kalau Papa ngomong!"


"Jangan kayak Papa..Harus menaanggung dosa karena kelakuan kamu Lang!"


Lagi lagi aku yang kena, dasar Papa!.


seperti biasa di kantor Galang selalu mengekor mengikuti kemana mahreen Pergi.


"Kamu paham kan Lang?!"


"Sedikit Bu??"

__ADS_1


"Bagus lah! dari pada enggak sama sekali".


"Bu Mahreen!"


"Hmmm" Mahreen masih setia sama Laptop nya.


"Gimana acara pernikahan kita??"


"Uhuk!!!" Mahreen tersedak, "Uhuk!! Uhuk!" Berdiri dari duduk nya menuju tempat cuci piring di Pantri.


Mata nya merah dan berair, Mahreen terlihat kesakitan Tanggan nya terus mengelus tenggorokan nya,terlihat masih terbatuk. Ternyata Galang mengikuti Mahreen karena tidak tega sambil mengelus punggung nya. Batuk nya tidak juga Berhenti seperti orang yang sedang tercekik. Semua isi yang ada di perut nya juga sudah ikut keluar.


Galang langsung menyalakan kompor dan merebus air hangat, "Coba Minum!" Bibir gelas ditempel kan di bibir Mahreen.


Batuk Mahreen sedikit berkurang dan lega rasa nya. "Terimakasih.." kata Mahreen


"Kenapa Bu Mahreen sampe segitu nya?? padahal kan cuma nanya doang".


"Hanya tersedak saja, seperti ada yang nyangkut ditenggorokan.." jawab Mahreen kembali ke Ruangan nya.


"Nggak nyangka ya Bu..kita mau menikah beneran? saya bakal jadi kepala rumah tangga nya.."kata Galang.


Hatiku mendesir melihat keseriusan Galang,aku hanya tersenyum.


"Hahaha tapi bo'ong ya Bu? "

__ADS_1


Aku kesal mendengar nya, ku kira serius ternyata hanya bercanda. Dasar bocah kolotan. Lumayan Lah sedikit ada perubahan dari anak ini ..sudah lumayan bisa mengerjakan pekerjaan di kantor


__ADS_2