Bertemu Jodoh Yang Aneh

Bertemu Jodoh Yang Aneh
Drama


__ADS_3

"Mas Galang.." Panggil Mahreen dari Pintu namun tak ada sahutan.


"Mas Galang!" Mahreen mengulangi kembali, namun Galang tak bergeming,Lalu Mahreen memutus kan untuk masuk, dan mendekati Galang yang masih meringkuk seperti Bayi dibawah selimut.


Mahreen melihat Laptop yang masih menyala, kemudian memeriksa nya. Ternyata Galang bekerja keras semalaman mengerjakan Laporan yang di Minta Papa.


"Ini nih! akibat kelakuan pemalas yang terus di pelihara! lagian kemarin kemarin ngapain sih..Sok sibuk banget! sampai nggak ke pegang Laporan nya!" Gerutu Mahreen, sambil menaik turun kan kursor Mouse.


Mahreen terlihat sangat serius "Galang Galang! gini doang masih banyak yang salah! teledor banget! padahal ini laporan penting.." imbuh nya lagi. Kurang lebih hampir satu Jam Mahreen berhasil menyelesaikan pekerjaan yang harus nya di selesaikan oleh suami nya.


"Udah jam setengah tujuh nih!" sambil melihat jam yang melingkar di tangan.


"Ini bocah minta di apain sih! nggak disiplin banget! dapat jodoh..Kok ya aneh begini!" Mahreen mengamati Pria yang masih terlelap dalam mimpi..


"Mas Galang ayo bangun!!" teriak Mahreen kesal , Lalu menggoyang goyang kan badan Galang. "Mas Galang! ayo bangun! aku mau ke kampus..Emang kamu nggak ngantor!"


"Apa sih...Reen" jawab Galang dengan suara khas ornag bangun tidur, bukan nya bangun malah tangan nya.


"Eh.. !" Mahreen terpelonjak Kaget,


"Aku masih ngantuk! semalem suntuk dipaksa Papa buat nyelesain laporan! mana ribet banget lagi!" Galang semakin mengeretkan pelukan kan..sambil menelusupkan kepala nya di perut Mahreen dengan Mata yang masih terpejam.


"E....E..Mas..Mas Galang!" Mahreen sangat Gugup dan Kaku.


"Hmmm aku ngantuk, aku nggak masuk kerja hari ini?"


Mahreen menarik Nafas nya dalam dalam Lalu mengeluar kan nya lewat mulut. Perlahan lahan mengatur laju nafas nya. "Singkirin dulu tangan mu Mas.." pinta Mahreen penuh kehati hatian, karena ia tidak mau.. Keperawanan nya harus tamat hari ini.


"Nggak mau! aku mau ditemenin hari ini!" rengek Galang.


Mata Mahreen langsung melotot "Nggak bisa! kata nya mau jadi pewaris. pewaris apa'an kalau model nya begini!" Kesempatan bagi Mahreen untuk melepaskan diri, dengan spontanitas menyingkir lan tangan Galang dan langsung berdiri menjauh.

__ADS_1


"Aku lagi sakit Reen! aku mau istirahat.. "


"Alasan kamu aja kan?? bilang aja takut..di Marahin Papa! karena laporan kamu nggak selesai! atau mungkin saja kamu nggak bisa membuat laporan."


"Bu Mahreen! saya sedang sakit..! siapa bilang laporan nya nggak selesai.. sudah saya selesaikan kok!" Jawab Galang penuh penekanan dan membela diri..


"Oh ya???" ledek Mahreen.


"Bu Mahreen mana pernah percaya sama saya!"


"Memang nya saya ibu kamu!"


"Habis nya kamu nggak percaya! maka nya sini. Nih!pegang kek kepala atau pelipis..biar tahu aku bohong apa enggak!"


"Kamu serius??" Mahreen memicing kan mata nya.


"Dasar istri durhaka!" umpat Galang.


"Ralat nggak itu tuduhan kamu!"


"Eh! cukup ya.. jangan kemana mana.."


"Lah! emang itu kenyataan nya..emang nya kamu udah megang apa Gitu...buat ngecek keadaan suami kamu??"


"Udah..udah aku nggak mau berantem sama kamu! aku mau ke kampus dulu.."


"Ya udah berangkat sana! ntar jangan nyesel. kalau aku gimana gimana di rumah sendiri?? Emang kamu masih mau jadi Janda?"


"Kamu ngomong apa'an sih Mas!"


"Maka nya sini.. coba periksa! aku bohong apa nggak!"

__ADS_1


Akhir nya Mahreen mendekat dan memegang pelipis Galang.


"Maaf..aku kira kamu cuma nyari alesan doang"


"Kebiasaan! suka berfikir buruk sama aku!" Galang membalikan badan nya sehingga membelakangi Mahreen.


"Jangan ngambek dongMas?"


"Apa coba hukum nya Suudzon??"


"Iya! iya aku yang salah.."


"Kebiasaan!"


"Aku kan udah minta maaf..."


"Aku mau tidur dulu, kepala ku pusing badan ku sakit semua.."


"Ya udah kita kedokter ya?"


Tapi tak ada sahutan dari Galang.


"Mas..udah dong ngambek nya? kita ke dokter ya???"


"Hmmm bukan nya kamu mau ke kampus??"


"Aku bisa ijin dulu..ngaterin kamu dulu ke Dokter..baru nanti aku ke kampus.."


"Nggak deh! percuma juga ke dokter. ntar juga di rumah sendiri ujung ujung nya."


Mahreen berfikir sejenak "Dasar anak labil..baru demam doang, manja nya minta ampun.." kata nya dalam hati.

__ADS_1


"Kalau pekerjaanmu lebih penting, sana berangkat..nanti biar Mama yang nemenin aku".


"Nggak! aku dirumah nemenin kamu aja!"


__ADS_2