Bertemu Jodoh Yang Aneh

Bertemu Jodoh Yang Aneh
Penganggu


__ADS_3

Mahreen gelagapan ingin segera turun karena melihat Raisha tiba tiba datang dengan menggedor kaca mobil, Rputasi nya menjadi taruhan jika terjadi salah Faham.


"Nggak usah keluar!" titah Galang meraih pergelangan tangan Mahreen, saat Mahren sudah membuka Gagang panel pintu mobil.


"Tapi Lang-" Mahreen terlihat pucat dan panik,


mata Galang Melotot tajam.


"Sorry! pleas..beri aku waktu Mas Galang.." pinta Mahreen memelas, ia benar benar belum siap jika harus menjadi bahan omongan satu kampus. Raisha terus saja menggedor pintu mobil


"Kamu tenang..Seolah nggak pernah terjadi apa apa!" pesan Galang menyemangati Mahreen.


Mahreen tersenyum manis dan tulus.Baru kali ini Galang melihat senyum manis istri nya.


Kemudian Mahreen turun dari mobil, dengan tatapan penuh selidik dan tidak suka. Eaisha datang mendekati Mahreen saat membuka pintu mobil Galang.


"Bu Mahreen!" panggil Raisha


Mahreen tersenyum tenang, "Pagi..ada apa Raisha??"


"Kenapa ibu selalu bersama Galang!"


"Kenapa Raisha?? apa ada yang salah?" jawab Mahreen Santai ,sehingga membuat Raisha kesal.


Kemudian Raisha bersungut sungut menabrak pundah Mahreen ,nyelonong masuk kedalam mobil.


Mahreen hanya bisa mendengus karena cemburu. Kalau saja ini bukan kampus dan diri nya bukan dosen,pasti Raisha sudah di menJambak rambut nya.


Mahreen langsung pergi tidak ingin berlama lama melihat pemandangan yang pada akhir nya akan membuat nya cemburu..


"Galang!" raisha langsung menutup pintu dengan kesal.

__ADS_1


"Raisha! turun!"


"Nggak Mau! kamu apa apan! ngapain! Hah! mesra mesraan sama Dosen itu!"


"Mesra kamu bilang???"


"Jangan Ngeles kamu Lang! aku ngeliat semua nya!" Emosi Raisha mulai tak terkontrol.


"Raisha! stop! apa pun yang mau aku lakuin..terserah aku Sha! kamu udah nggak berhak lagi untuk ngelarang aku apa lagi cemburu! ingat! kita sudah putus!" Galang mulai emosi.


"Tega kamu Lang!" Ucap Raisha menangis sambil memukul mukul lengan Galang.


"Kamu membuang aku gitu saja! karena kesalahan yang nggak pernah aku sengaja!" Emosi Raisha menggebu gebu.


"Diam! Kamu pikir aku nggak Sakit Sha! aku sakit! aku kecewa! melihat kamu bermain api dengan Samuel sejauh itu!" Teriak Galang sambil memukul mukil setir ,Emosi nya sudah tidak bisa dibendung lagi , potret kisah ranjang antara Raisha bersama Samuel kian membayangi nya, "Semakin kamu banyak menyangkal! aku semakin teringat dengan kelakuan kotor mu Sha!" teriak Galang Lagi.


Mata Raisha Deras di penuhi air mata, terlihat jelas penyesalan di guratan wajah cantik nya "Maafin Aku Lang.." ucap Raisha Lirih dengan bibir bergetar


"Lang Maafin aku.." Raisha mengulang kembali permintaan maaf nya. Sambil meraih lengan Galang.


Galang masih berpaling muka, mata nya ikut berkaca kaca sesekali menyeka air mata nya. Walau bagaimana pun Perempuan yang ada di sebelah nya ini pernah menemani nya selama kurang lebih 4tahun.


"Kasih aku kesempatan.." pinta Raisha Lirih.


"Sorry Sha! semua udah terlambat! lebih baik kamu turun..kamu ada Jam kuliah kan??" Galang mulai menata diri,tak ingin berlama lama mengingat kisah nya yang telah lalu.


"Kenapa???"


"Sekarang aku sadar! Ada orang lain yang lebih bisa ngerti aku, nerima aku apa ada nya..yang Jelas dia membuat ku hidupku lebih baik!".


"Siapa dia Lang! kamu kira selama ini aku nggak nerima kamu???"

__ADS_1


"Iya! kamu hanya nuntut agar aku cepat mendapat kan jabatan dari Papa! dan kamu nggak mau sama aku di saat aku susah!" Galang mulai terpancing lagi emosi nya.


"Kamu sellau nilai aku buruk Lang! katakan! siapa perempuan itu!" Raisha sudah mulai curiga.


"Kamu nggak perlu tahu! udah cepetan turun!" Galang mengusir Raisha.


"Enggak! bilang dulu siapa dia! nggak mungkin kamu bisa ngelupain aku secepat itu!".


"Why!!! kenyataan nya begitu!"


"Siapa Galang!"


"Bukan siapa siapa!"


"Enggak bisa! Aku harus tahu! jangan bilang perempuan itu Bu Mahreen!".


"Kalau iya kenapa!" Galang menyunggingkan sudut bibir nya.


"Nggak! Nggak mungkin! selera kamu bukan perempuan tua!"


"Kenapa! tua hanya usia nya! tapi kamu lihat sendiri kan? Dia cantik, Pintar.. stylish! dan bisa menjaga harga diri nya??? Jangan pernah menghina Mahreen!"


"Diam! jangan memuji nya di depan ku Lang! tega kamu ya! itu alasan kamu selama ini untuk selingkuh kan!"


" Terserah Sha! terserah kamu mau ngomong apa! Kamu sendiri kan yang minta..Agar aku ngomong yang sebenar nya.."


Raisha tersenyum kecut sambil menggelengkan kepala nya "Aku yakin dia hanya pelarian mu saja!"


"No! Mahreen perempuan yang sempurna..patut untuk dicintai..sekarang kamu turun!" bentak Galang.


"Tega kamu Lang!" lantas Raisha turun dar mobil.

__ADS_1


__ADS_2