Bertemu Jodoh Yang Aneh

Bertemu Jodoh Yang Aneh
Prank


__ADS_3

"Bu Mahren! eh Mahreen!" Saat Galang membuka pintu,


Mahreen hanya menatap nya.


"Kamu pulang duluan aja..aku ada acara sama Papa."


"Oke!"


Seperti biasa..setelah Pulang dari kantor Mahreen menyelesaikan Pekerjaaan Rumahtangga dulu, Apa lagi Pateneer dalam Apartemen nta bener bener nggak bisa di ajak kompromi. tidak Lupa menyiap kan makan malam dulu sebelum mengajar.


Galang tersenyum tak percaya melihat semua yang di lakukan Mahreen, Selalu ada makanan di meja Makan "Seandai nya ini Raisha!" batin Galang.


hampir jam 11 malam Mahreen baru sampai rumah,langsung menghempaskan tubuh nya di atas Sofa. Wajah nya terlihat sangat letih.


"Nih.." Galang tiba tiba datang menyodorkan Amplop berwarna coklat.


"Apa ini???" Mahreen menengadah


"Gaji pertama ku" Galang duduk di kepala Sofa dengan kaki nya menjuntai ke Lantai berlawan arah dengan Mahren


"untuk????" Mahreen masih bingung.


"Uang belanja mu Lah! Aku ini kepala Rumah tangga..meski gaji ku nggak sebesar gaji mu..Aku tetap harus bertanggung jawab memberi mu Nafkah?? Meski belum sesuai standart sih!"


"Hahah kadang IQ mu berjalan dengan normal juga ya Lang!" Mahreen terkekeh,meski sebenar nya hati nya sangat terenyuh.


"Jangan meledek ku seperti itu!"


"Aka Faham tugas Suami?? Membari Nafkah Lahir dan Batin itu wajib!"


"Ohhh Syukurlah Jika anak kolotan seperti mu sudah tahu bagaimana Seharus nya menjadi suami hahahaah"


"Apa masih mau meragukan ku???? Ya sudah! Mulai aku juga akan memberimu Nafkah batin juga? Gimana??? sudah siap " Galang menyeringai.


"Galang!" pekik Mahreen..


"Kenapa?? Apa kau takut Mahreen!" Galang menatap Tajam Mahren, sehingga membuat Mahreen bergidik.


"Sudah! sudah! aku mau mandi! capek!" Mahreen berusaha menutupi perasaan nya yang kacau akibat perkataan Galang.


"Mau kemana!" Galang menjegal Mahreen ,padahal Baru saja berdiri.


"Galang!" Wajah Mahreen merah padam.


"Bukan nya kau mau tahu?? Bagaiman Pria ber IQ jongkok ini menjadi Suami yang sebenar nya!" Seketika membuat Mahreen terduduk kembali, Kali ini Galang lebih serius dari sebelum nya.


"Galang! mau ngapain!" Hati Mahreen mulai nggak karuan.

__ADS_1


Galang semakin mendekat, Mata mereka saling beradu. Wajah Mahreen kian menegang. Justru Pandangan Galang semakin tajam mendekati nya.


"Lang..." Mahreen sudah menggigit bibir bawah ,Wajah nya terlihat Sangat merah.


"Hahahaha kenapa??? takut??? baru kali ini aku melihat wajah Garang mu menjadi Lunak seperti anakan kucing Mahreen! Hahaha" Ejek Galang, kemudian bangun dan beranjak. Meski sebenar nya ia menikmati Mata teduh Mahreen.


"Nggak Sopan!" Mahreen bersungut sungut langsung pergi ke kamar nya.


Harus nya aku tidak boleh berharap apapun pada Galang. Mana mungkin bocah kolotan itu bisa serius! sudah beberala kali dia selalu menggoda ku dengan hal hal yang ku rasa serius. Aku tidak mau terluka nanti nya karena harapan harapan seperti ini. Lagian Manusia ber IQ jongkok itu punya harapan pada perempuan lain. "Mahreen! Mahreenn! jangan belaga bodoh!" merutuki diriku sendiri.


Mahreen keluarga dari kamar nya, Hanya mengenak celana pendek dan kaos oblong tidak seperti biasa nya yang hanya memakai piama..dengan rambut tergulung dengan handuk karena basah.


Berjalan melewati Galang tanpa melirik nya, menuju meja makan. Mata Galang sibuk mengamati Mahreen.. Ternyata Mahreenbenar benar cantik.


"Reen.."Galang mamanggil Mahreen yang sedang memasukan nasi kedalam mulut nya.


Mahreen hanya menatap Galang sambil mengunyah nasi,jujur saja Hati nya masih dongkol.


"Tadi aku diskusi sama Papa..Kata Papa aku melanjutka study S2.. biar lebih matang lagu..dan faham mengenai perusahaan.."


"Terserah kamu aja!"


"Mahreen! Papa mau nya kamu yang ngebimbing aku..."


"Kamu serius mau ngambil S2?? butih berapa tahun 6tahun atau 8tahun..."


"Oke! Aku mau membimbing kamu..tapi ada syarat nya! Kamu harus serius belajar! nggak ada waktu main main.."


"oke! tapi ketemu Raisha boleh kan??"


"Itu bukan urusan ku Galang! yang Jelas..kamu serius belajar..agar cepat lulus..menggapai cita cita kamu. oke??"


Galang tersenyum senang.


##


"Raisha!"


"Galang! ngapain kamu disini???"


"Aku ngambil S2..jadi kita bisa sering ketemu.."


"Hah!!! S2 hahaha kamu ngaco ya?? udah deh! nggak usah bohong!"


"Beneran Sha...demi mendapat kan Jabatan dar Papa.."


"Bagus deh kalau Gitu??"

__ADS_1


"Aku anter pulang Ya! lama kita nggak pulang bareng?"


"Naik apa??"


"Motor Sha.."


"Mendingan kamu pulang sendiri..Telinga kamu masih Normal kan??? Aku itu..nggak mau naik Motor!" Raisha kembali memperingati Galang.


"Galang!" panggil Mahreen


"bu Mahreen!" Galang langsung berlari menghampiri nya. "Jangan galak galak kenapa??" bisik Galang


"Disini saya Dosen! dan kamu Mahasiswa ."


"Ya tapi????"Galang belum menerus kan kalimat nya.


"Ke perpustakaan sekarang! kita belajar skalian!" Mahreen berjalan ke Perpustakaan


"Tapi!!! Raisha??"


"Ya sudah! biar aku pulang aja!"


"Eiitssse! jangan gitu dong Reen!" Galang mengekor mengikuti kemana langkah Kaki Mahreen pergi.


"Mari Bu.." sapa mahsiswa, Mahreen membalas dengan senyuman.


"Reen! tunggu!"


"Panggil Bu Mahreen! ini Kampus!" Mahreen terus berjalan.


"Hai Sha! kenapa cemberut gitu???" Sam datang dengan menyodor kan satu cup minuman. "Nih!"


"Sam! Makasih!" Raisha menerima pemberian Sam. "Biasa lah..temen kamu tuh bikin Emosi!"


"Galang??"


"Siapa lagi kalau bukan Dia!"


"Galang kan emang gitu??? Slow aja kenapa.."


"Udah deh nggak usah ngebahas dia! bikin Mood ilang aja!"


"Mending kita makan aja Gimana?? tapi Gue ambil mobil bentar ya?? Tunggu aja di depan.."


"Emmm boleh!"


"Nah Gitu dong!?? jangan cemberut!"

__ADS_1


__ADS_2