
" Ini apa Reen??" Galang menunjuk piring yang berisi lauk.
"Tumis kacang sama cumi"jawab Mahreen Fokus menata sendok, Kemudian Galang mengambil Lauk
"Hemmmm! ini enak..rasa nya bener bener Pas..!" Kata Galang sambil makan, padahal baru satu sendok. "Suka Masak ya??" memasukan Nasi lagi ke dalam mulut nya.
"Lumayan... dulu sering ngebantuin ibu..jadi terbawa sampai sekarang..maka nya aku lebih suka makanan Rumahan" Mahreen menggeser kursi dan duduk lalu mengambil nasi.
"Beruntung banget! nanti yang jadi suami kamu??"
"Maksud nya??!!"
"Ya suami kamu lahh! suami beneran..yang Jelas bukan Aku, Kita kan hanya bersandiwara..kalau tujuan kita selesai ya sudah..kita pisah!"
Mahreen terdiam ,seolah tidak terima dengan kenyataan yang di ucap kan Galang. Baru saja mengunyah Nasi, Mahreen langsung meminum air putih dalam Gelas Besar.
"Mau kemana???" tanya Galang masih santai makan.
"Kamar mandi" kata Mahreen berbohong
"Tunggu sebentar!"
"Apa??" Mahreen menoleh.
"Nanti jam 10 ada arisan keluarga di Rumah Mama.."
"Ya udah berangkat aja..." Kata Mahreen sedikit kecewa.
"Ya sama kamu Lah! mana mungkin aku berangkat sendiri.."
"Kenapa?n bilang aja aku ada seminar atau workshop di kampus!"
" Reen! Masak sih kamu nggak mau kenal sama keluarga ku??? kita ini pasangan suami istri Lho!"
__ADS_1
"Tapi kan cuma bohongan!" Mahreen tersenyum pasi.
Mahreen membalikan badan "Kenapa kamu nggak bilang dulu??"
"Aku Lupa ngasih tahu? Baru inget tadi pagi" Galang cengengesan ,meletak kan sendok dan mendekati Mahreen. "Ikut ya Reen!! Nanti Mama curiga lagi..kalau kamu nggak dateng!" pinta Galang mengenggam tangan Mahreen penuh permohonan.
Setelah berfikir akhirnnya Mahreen menganggukan kepala.
Mahreen terlihat sangat cantik dengan balutan baju kemeja berwaran Navy dengan Kulot berwarna terang, terlihat lebih Muda dan staylish. Untuk masalah Fashion..Mahreen masuk katagori Fashionable.
"Udah Siap???" sapa Galang. Kali ini tidak bisa di pungkiri, Galang memang ganteng seperti Zayn Malik. Mengenakan Kemeja berwarna Denim pas dengan tubuh nya, di padan kan dengan celana pendek berwarna Navy yang senada dengan sepatu nya. Mahreen tak bisa berhenti memandang nya.
Bocah kolotan ini memang konyol,langsung meraih tangan Mahreen tanpa permisi dan menggenggam nya layak pasangan sebenar nya.
"Udah Ganteng kan???" samb terus mengaca di kaca mobil.
"Udah..ayo cepetan!"
"Hahaha akhir nya mengakui ketampanan kiu juga kamu Renn! hahaha"
"Kamu tahu nggak Reen..Aku tuh selalu ngebayangin..dengan penampilan ku yang ganteng ini..Pergi bergandengan sama Raisha"
Jelas nya, tanpa memikir kan perasaan. manusia yang ada di sebelah nya
"Ya udah! sana pergi sama Raisha! biar aku turun disini aja.."
"Hahaha cieee! Marah?? ini kan cuma bayangan Reen.. Kenapa sih! sensi banget kalau ngomongin Raisha! Cemburu???? kayak orang pacaran aja!"
"Pacaran?????"
"Iya lah! kita itu kayak orang pacaran kalau kamu cemberut gitu.."
Semakin kesini Hati Mahreen semakin tidak karuan.
__ADS_1
Galang menggandeng Mahreen ,membawa nya untuk menemui semua anggota keluarga.
Sekilas Galang seperti Pasangan selayak nya, terlihat sempurna. Marheen tersenyum ramah menikmati acara.Galang memperlakukan Mahreen dengan baik, melayani dengan segenap perhatian.
"Minum Dulu..." Galang menyodor kan gelas "Dari tadi kamu kan belum minum.."kata Galang penuh perhatian.
"Ini pancake Pinepple nya sayang??" Mama membawa sepotong Pancake mendekato Mahreen.
"Ini kan kesukaan Mahreen Bu?" jawab Mahreen seperti bocah mendalat Dorpreze.
"Panggil Mama! jangan Bu Santosa ya! Sekarang Mahreen menjadi bagian dari keluarga santosa!" pinta Mama.
"Mama! apa'an sih! " Sela Galang.
"Diam kamu! awas aja kalau kamu berani nyakitin Mahreen! pokok nya Mahreen mantu kesayangan Mama saat ini dan selama nya!"
Galang sendiri heran kenapa Mama bisa sesayang ini pada mahreen.
Mahreen merasa tidak enak dan lagi lagi merasa bersalah jika mengingat kenyataan yang sebenar nya.
"Mau tambah lagi Reen?? nanti Mama bawain buat kamu .nanti dibawa pulang Ya!" Mama terus nerocos.
"Mama tahu banget sih? kalau Mahreen suka banget sama Pancake Nanas??" kata Mahren sambil memakan nya.
"Kemarin Galang yang Request.. tuh! tanya sendiri sama Galang???" Kata mama menunjuk Galang
"Oh ya???" Mahreen hampir tidak percaya, jika Galang melakukan ini semua.
"Iya! kemarin liat pas kamu makan Pancake Nanas ,kayak nya lahap banget..!"
"Makasih ya Lang?"
Galang hanya terseyum
__ADS_1
Mahreen hanya mampu menatap Galang dan tersenyum, Jika dalam keadaan seperti ini Mahreen bisa merasakan seolah dirinnya adalah Istri sungguhan untuk Galang