Bertemu Jodoh Yang Aneh

Bertemu Jodoh Yang Aneh
Baru


__ADS_3

"Mahreen!" panggil Galang. Gimana gitu rasa nya cuma di panggil nama..mungkin karena belum terbiasa, Aku masih sibuk mencuci Piring.


"Apa!"


"Eh! di panggil suami kok jawab nya gitu??"Goda Galang menghampiri ku bersandar di meja dapur, sambil melipat tangan nya.


"Apa Galang??" Ku lembut kan nada bicara ku agar manusia kolotan di depan ku puas.


"Ehh!!" Aku kaget,tiba tiba Galang mengucir rambut ku yang berantakan karena kucir rambut ku mulai longgar


"Dari pada rambut nya kena sabun!" Dan ini juga kali pertama nya kami bersentuhan.


"Sana sana..nggak selesai selesai nanti!"


"Aku boleh ijin keluar nggak???"


"Kemana??"


"Keluar bentar doang??"


"Emang nya kamu sudah Belajar?? sampai BaB Berapa?? coba aku lihat.. gimana hasil belajar membuat Laporan??" Lalu aku mencuci tangan dan mengelap tangan ku dengan kain kering .


"Heheheh"


"Sudah selesai belum? kok malah cengengesan?" Aku menatap tajam pada Galang.


"Mahreen Please!!" Galang menggenggam tangan Mahreen, seperti Pria yang ingin menyatakan cinta, membuat Mahreen tersipu malu


"Galang! apa'an sih?!"


"Udah seminggu aku nggak ketemu sama Raisha..? boleh ya..aku mau ketemu dia.. Betar doang kok.." pinta Galang.


Mahreen langsung menghempas kan tangan Galang dan membalikan badan nya dengan kesal. "Terserah! bukan urusan ku.. awas saja kalau besok masih nggak bisa buat Laporan..selama nya aku nggak akan ada bimbingan lagi!"


"Yah! kok gitu sih Reen?? sumpah! aku udah kangen banget.. mudah seminggu nggak ngeliat wajah cantik nya.."


"Dasar bocah Labil!" umpat ku.


"Gini aja Deh.. Nanti aku lebih giat lagi belajar nya.."


"Bukan urasan ku!" Mahreen pergi memberesi Laptop yang ku gunakan tadi. Mahreen memang gitu.

__ADS_1


"Mahreen istriku????" kuhampiri dan ku Rangkul Mahreen yang sedang asik dengan laptop nya.


"Apa lagi????" Mahreen menatap ku dengan kesal lalu meng hempas kan tangan ku dari pundak nya. "Jangan ngadi ngadi Ya Lang!"


"Pinjam mobil nya dong??"


"Nggak boleh! kamu pergi sekarang atau nggak ada kata pergi hari ini!"


"Iya iya! aku pergi dulu ya Istriku Mahreen??" pamit nya sambil meledek.


Dasar,anak nggak ada sopan..berani berani nya berbuat seperti itu padaku. Emang nya aku Raisha apa! yang mudah di colek..


Raisha!


"Aku kan sudah bilang Lang! jangan pernah datang menemui ku..sebelum kamu mendapatkan jabatan di Perusahaan Papa mu!" Raisha baru datang, seperti nya habis pergi tapi entah kemana.


"Sha..aku sudah berusaha? sebentar lagi Pasti Papa ngasih aku jabatan.." Jelas Galang


"Sampai kapan? aku capek nunggu!" Wajah Raisha terlihat sangat kesal, nggak suka Galang datang menemui nya.


"Kamu dari mana?? sudah dari sore aku nungguin kamu Sha?"Galang mengalih kan topik pembicaraan.


"Bukan urusan Kamu!"


Raisha hanya diam.dan mendengus,malas dengan Galang. "Kamu nggak bohong kan Lang??"


"Enggak sha? beneran..maka nya aku sibuk nggak bisa nemuin kamu?"


"Beneran Ya? kamu bakalan dapat Jabatan secepat nya..


"Iya..Maka nya kamu jangan ngambek terus ya! biar aku semangat!" Galang merayu Raisha dengan mencolak hidung nya.


"Sha..ki jalan yuk..Kita kan lama nggak jalan bareng?"


"Mau kemana???"


"Keliling Keliling lah.."


"Pasti kamu bawa Mobil Papa kamu kan??, Ya udah! aku ganti baju dulu ya.." Raisha mulai bersemangat dan antusias.


Galang terlihat ragu, bingung gimana harus menjelas kan ke Raisha, kalau dia hanya membawa motor.

__ADS_1


"Lang! kok diem sih! kamu bawa mobil kan???" Raisha meyakin kan lagi.


"Aku bawa motor Sha.. Papa masih belum mau ngasih Fasilitas ke Aku.." jelas Galang hati hati agar Raisha tidak marah.


"Aku kan sudah bilang! aku malu naik motor! aku nggak mau naik motor! kalau kamu bawa Motor! sana pake sendiri!" Raisha sangat marah.


"Sha! dari dulu kan kamu tahu..semua Fasilitas ku di cabut sama Papa! apa salah nya sih naik motor! kenapa baru sekarang kamu mempermasalah kan hal sepele seperti ini!" kesabaran Galang mulai hilang.


" Sepele.kamu bilang? selama ini aku cuma nahan Galang?? dan sekarang aku udah nggak bisa nahan lagi! aku malu naik motor!"


"Dyaaaaarrrrrrr!!!!!!!!" suara petir tiba tiba menyambar, di iringi rintik hujan yang kian deras.


"aku nggak mau berantem sama kamu Lang! mending sekarang kamu pulang! aku nggak mau ergi naik motor! Aku bisa kebasahan!"


Galang tidak menyangka, Jika Raisha benar benar menolak nya. Padahal selama ini Raisha tidak pernah mempermasalah kan hal seperti ini.


Galang masih berdiri di depan Kost Raisha meski kehujanan. "Pulang sana!" usir Raisha kemudian masuk ke dalam kost nya


Galang tersenyum Getir merutuki diri nya sendiri.


Akhir nya Galang pulang dengan hujan hujanan .


"Galang!" Mahreen melongo dan hampir nggak percaya melihat penampilan Galang saat ini.


Galang masih mematung di depan pintu, mau masuk tapi badan nya basah kuyub.


"Pejuang cinta Ya Hahahaah" Ledek Mahreen, Galang hanya diam menatap nya, bibir nya terlihat biru karena kedinginan.


Mahreen diam seketika dia bisa menebak seperti nya Galang sedang tidak dalam kondisi baik."Tunggu disini sebentar! aku ambilkan handuk..biar nggak ngebasahi seisi apartement!"


Kemudian Mahreen datang membawa handuk "Bersihkan dulu badan mu..biar lwbih hangat!aku masak air hangat dulu untuk kamu mandi"


Sambil menunggu Galang mandi, Mahreen membuat kan secangkir coklat panas yang di letak kan di atas meja. "cewek model gitu yang dia perjuangin! Nggak berkelas banget.." Mahreen menggerutu


Galang datang, sudah nampak lebih segar mengenakan trening panjang dan kaos hitam sambil mengeringkan Rambut nya yang basah dengan handuk kecil.


"Coklat panas siapa ini?" tanya Galang lalau duduk


"Di minum tuh coklat panas nya!" kata Mahreen tak bergemingbdari layar Tv


"Makasih ya Reen..udah perhatian mau masakin air hangat segala..Sumpah Dingin banger..!" sambil menyerutup coklat panas.

__ADS_1


"Aku nggak mau repot,ngurusin orang sakit!".


__ADS_2