Bertemu Jodoh Yang Aneh

Bertemu Jodoh Yang Aneh
Goshting


__ADS_3

Mahreen izin untuk sholat Dzuhur dulu


"Naik aja ke kamar Galang ya Reen???" kata Mama.


"Oya Ma!" Galang mengantar Mahreen ke kamar nya.


"Ini kamar kamu???"


"iya! itu dulu sebelum Papa mengusir ku.."


"Mengusir?????"


"Ya! menyuruh ku untuk ngekost! itu kan sama saja mengusir ku.. Bahkan gara gara Papa..Raisha jadi nggak mau nemuin aku.." Jawab Galang kesal.


"Hadeeh! Tiap hari kayak nya masalah yang kamu bahas itu itu aja deh! Kamu itu cukup Bebal di Mata pelajaran..Jangan bebal juga perjalanan hidup! Kalau emang Raisha beneran tulus sama kamu?? Harus nya dia bisa ngerti keadaan kamu dong! Nerima kamu apa ada nya.." Jelas Mahreen membuka Jilbab bersiap siap untuk mengambil air Wudhu.


"Setiap perempuan itu butuh masa depan yang Jelas! contoh nya kemarin ibu kamu??"


"Itu beda lagi cerita nya!" Mahreen mulai menaut kan alis nya. "Percuma ngomong sama orang bebal!"


"Enak aja! bilang aku bebal!"


"Udah! udah! terserah kamu mau ngomong!" Mahreen melangkah masuk kedalam kamar mandi.


"Mahreeen!! Awas!" Galang segera menarik pinggang Mahreen.


"Aaaaww!!!!" Mata Mahreen melotot, karena dirinya harus jatuh ke pelukan Galang. Lagi lagi Tatapan tajam mata Galang, menatap mata dan mampu menusuk relung Hati.


"Licin! lihat tuh lantai nya.." kata Galang melepas kan Pinggang Mahreen, membuat mereka salah tingkah.


Setelah melalui drama yang bisa membuat mereka sama sama salah tingkah .Kini Galang sudah berdiri menjadi Imam Sholat Mahreen


"Papa!sini! Lihat tu anak kita!" Mama mengintip Mereka sambil memanggil Papa.


Hati Papa melembut melihat anak semata wayang yang biasa nya amit amit kolotan dan pemalas..Kini berdiri menjadi Imam Mahreen. "Biarin aja Ma! ayo pergi.."


"Bentaar Pa! Bener kan?? Mama nggak salah pilih mantu!" kata Mama sambil menggelendoti lengan Papa.


"Ayo! malu nanti kalau di lihat!"


"ih Papa! nggak suka lihat Mama seneng!"


"Masalah nya..sekarang kita sedang mengintip Ma!"


Ibadah mereka sangat khusuk


di sujud terakhir Assalumualaikum warahmatullah..( ke kanan), Assalamualaikum warahmatullah..[Kekiri] Sholat tekah selesai. Tiba tiba Galang menyodorkan kan tangan , Lalu Mahreen mencium tangan nya. Dengan spontanitas juga, Galang mengelus kepala Mahreen.


Ada Perasaan teduh di antara mereka yang tidak pernab mereka sadari.


"So sweet banget ya Pa!" Kata Mama sambil menarik narik baju Papa.


"Mah ayo! nanti ketahuan! Malu dong Ma!"


"Ih Papa! nggak banget sih!" Kata Mama kesal sambil menghentak hentak kaki.


Mahreen menata kembali mukena dengan Rapih, Lalu memakai jilbab nya kembali


"Reen! Masih siang nih.. gimana kalau kita nonton dulu??" ajak Galang merapikan lenga. kemeja.


"Nonton????" masih sibuk menata peniti.


"Pasti kamu nggak penah nonton kan???" Galang intens memperhatikan Mahreen

__ADS_1


"Enak aja! Pernah lah! cuma aku lupa kapan terakhir kali aku nonton"


"Hahahah kamu aja lupa! kapan terakhir nonton! Jelas lah.. hidup kamu tu terlalu serius! kerjaan nya cuma belajar dan belajar.. nggak ada warna nya!"


"Nggak usah ngeledek! Aku emang nggak suka pergi untuk hal yang ga begitu penting!"


"Jangan jangan kamu nggak pernah ngrasain jatuh cinta kan???!! ngaku aja deh!"


"Emang perlu gitu!?? aku ceritain ke kamu?"


"Kelihatan banget kalau kamu nggak pernah Jatuh cinta!"


"Sok tahu!" Mahreen keluar dari kamar Galang dengan Pipi bersemu merah.


di Ruang tamu.


"Galang Mahreen! Papa sudah menyiap kan rumah untuk Kalian???" kata Papa.


"Rumah Pa!?!" jawab Galang.


"Iya! biar lebih Luas.. besok orang Papa akan mengatur semua.. tinggal siap kan saja apa yang harus kalian Bawa.."


"Kamu setujua kan Reen???" sahut Mama.


"tapi Ma..?"


"Biar kalian lebih nyaman..apa lagi sebentar lagi pasti akan ada anak.. jadi lebih Luas.." imbih Mama lagi


"Uhuk! Uhuk!" Galang tak percaya mendengan omongan Mama.


"Kenapa Lang! nih minum!" Mama menyodor kan Gelas. "Emang bener kan kata Mama???"


Mahreen hanya bisa tersenyum


"Lbih cepat lebih baik! apa coba tujuan kalian menikah?? coba liat kamu?? hidup mu terlalu Malang karena nggak punya sodara?? akhir nya kamu jadi nggak jelas gitu!" Mama memperjelas.


"Mama apa'an sih?"


"Mahreen? Buat kan Mama cucu sebanyak mungkin ya? tapi jangan ada yang mirip Galang?" pinta Mama konyol.


"Sudah..inti nya kalian setuju kan?? demi kebaikan kalian..oh ya.. Mungkin minggu depan kamu sudah bisa memakai mobil yang Papa sita kemarin Lang!" jelas Papa.


"Serius Pa?????" Galang tak Percaya..


"Iya! Papa lihat sekarang kamu sudah banyak kemajuan nya.. semenjak ada Mahreen di hiduo kamu.."


"Yess! akhir nya aku kembali menikmati apa yang seharus nya aku miliki!" Saking senang nya Galang Langsung memeluk Mahreen begitu saja. Membuat Mahreen tak percaya, inj kali pertama nya ia di peluk pria selain ayah dan Kakak nya.


Mama dan papa hanya bisa saling pandang , melihat kelakuan Galang.


"Heheheh maaf ya!" kata Galang cengengesan.


Akhir nya mereka pamit


di dalam mobil.


Mahreen masih memikir kan soal tadi, soal Galang yang memeluk nya Aroma cologne Maskukin masih melekat dalam benak nya.


"Mahreen!" panggil Galang sambil menyetir.


"Hmmmm"


"Kamu ngantuk??"

__ADS_1


"Hampir!"


"Maaf soal yang tadi ya? bukan nya aku nggak sopan..spontanitas aja Gitu??"


"Soal??"


"Aku memeluk kamu tadi, Maaf ya?? jangan di ambil hati..Aku seneng banget tahu Nggak??"


"Hmmmmm, bentar lagi bisa jalan sama perempuan idaman? ingat ya Lang?? kalau kamu nggak serius dalam ngambil S2..aku nggak mau ngebimbing kamu!"


"Iya! aku janji lebih giat lagi!"


"Makasih Yah Renn!" Galang meremas tangan Mahreen. "Ooopps Sorry!" kata Galang cengengesan.


Dasar bocah Bebal, suka nya ngegosting doang!


trun dari mobil,Mahreen meregang kan otot otot nya.


"Sini!" Galang langsung menggandeng tangan Mahreen,


Mahreen melotot tidak bisa menolak.


"Udah diem aja! biar nggak ilang!" ledek Galang.


Tak sedikitpun Galang melepas tangan Mahreen.. lagi lagi Mahreen dibuat Baper. Mereka nonton Film romantis layak nya orang pacaran.


"Reen! suapin Popcornnnya dong! aku bales chat dari Papa bentar!" Pinta Galang fokus denga. layar hape nya.


Hati Mahreen semakin tak karuan.. perlahan menyuapi Galang.


Setelah selesai nonton ,mereka menghabiskan waktu untuk jalan jalan. Mereka melupan jarak usia di antara mereka. Hanya kedekatan dan kehangatan yang tercipta.


"Kamu mau apa lagi?? ayo kita cari.."tawar Galang.


"Udah ini cukup Kok??" sambil menunjukan Hasil belanjaan nya.


"Sini! gandeng tangan ku.. biar nggak ilang!"


Mahreen tersenyum,menuruti perintah Galang.


"Galang!"


"Raisha!" Galang langsung melepaskan tangan Mahreen." Ngapain disini??" mendekatk Raisha


Mahreen seperti seonggok daging yang tidak di ingin kan..ibarat habis manis sepah di buang setelah ada Raisha.


"Aku yang seharus nya tanya! ngapain kamu disini! apalagi kamu pergi sama bu Mahreen!" tanya Raisha dengan Rasa tidak suka. Jelas Mahreen mendengar nya.


"Aaku...aku.. beli buku, Iya beli buku! kan kamu tahu?? aku bimbingan S2 nya sama Bu Mahreen?"


"Kamu nggak bohong kan Lang!"


"Enggak lah Sha? kamu jangan salah Faham ya?? oh ya.. Papa udah ngembali'in semua Fasiltas aku lho??"


"Seriusss??"


"Iya Sha!" sambil meraih tangan Raisha dan membuat Mahreen muak " Jalan untuk kita sudah dekat??"


"Aku seneng banget Lang..denger kamu udah ngedapetin Fasilitas kamu lagi.."


"Galang!! Raisha! kalian disini??" Samuel datang menghamprir


" Bu.Mahreen.."Sapa Samuel, Mahreen tersenyum ramah sambil melipat tangan nya.

__ADS_1


__ADS_2