BOSSKU CANDUKU

BOSSKU CANDUKU
Apa Renata Tahu?


__ADS_3

Daniel pulang ke apartemennya lagi tidak mungkin iya pulang ke rumah orang tuanya. Malam ini Amora datang ke apartemennya membawa barang miliknya. Dirinya sudah beberapa kali melarang Amora agar tidak datang apa lagi singgah ke apartemennya lagi. Cukup waktu iya ke apartemennya dan mengancam dirinya. Menghadapi Amora harus punya kesabaran yang cukup. Wanita seperti Amora itu bebal tidak bisa dipahami sama sekali.


"Lihat sekarang kamu menunggu kedatangan aku." Daniel hanya bergumam di dalam hatinya mengutuk Amora berulang kali.


"Jangan datar-datar ganteng nanti aku tambah cinta." Lanjutnya lalu membuka pintu apartemen suaminya.


Suaminya, ah rasanya dirinya masih tidak menyangka. Sudah memiliki suami seperti Daniel sungguh idaman banyak orang terutama sahabatnya. Dia hanya tunangan yang belum dinikahi sedangkan dirinya penggoda langsung dinikahi sama laki-laki idamannya. Walaupun harus menggunakan cara licik dulu untuk memilikinya.


Amora melihat ke sekitar apartemen.


"Desainnya bagus tapi harus aku rubah. Mulai hari ini aku tinggal di sini bersama kamu tanpa ada penolakan dari kamu. Anggap kita memulai hubungan dari nol sampai kita jatuh cinta." Ungkapnya dengan penuh kepercayaan diri.


"Jangan harap saya mencintai kamu! wanita penggoda seperti kamu pantasnya di siksa bukan dicintai." Amora bersedekap di hadapan sang suami.


"Takut banget...gini sayang aku tidak akan takut dengan ucapan gamblang kamu untuk aku. Buat apa aku takut, aku dan kamu sama-sama manusia kecuali kamu Tuhan." Sahutnya begitu santai bahkan dirinya bisa melihat raut wajah Daniel. Daniel muak melihatnya sejak pertama iya mulai menggoda Daniel.


Punya rupa cakep ya Amora suka. Renata saja iya bohongi habis-habisan apa lagi orang yang berani mendekati Daniel kecuali dirinya.


"Lebih baik kamu kembali ke apartemen kamu. Kamu sengaja membuat Renata curiga sama kita. Renata tahu kamu tinggal di sini terus semaunya terbongkar. Status kita terbongkar Renata atau James sama saja bunuh diri. Nama baik saya rusak karena kamu terus image saya sebagai laki-laki setia hilang atau sirna karena kamu."


"Ngapain kamu memikirkan mereka berdua. Mencari alasan agar mereka tidak ke sini lalu bertemu dengan kita. Mereja bakal curiga jika kamu tidak bisa mengalihkan perhatian mereka." Amora tidak mau kalah berdebat dengan sang suami.


"Iya kejadian kemarin malam hah. Memalukan gara-gara kamu berdehem lalu Renata curiga. Renata menuduh saya berselingkuh!" lah memang dia sudah berselingkuh. Bukan dirinya yang menjadi selingkuhan tapi Renata. Dirinya sudah lebih dulu dinikahi Daniel bukan Renata.


Kenapa semuanya begitu rumit hanya karena menutupi sebuah aib. Aib mereka berdua menjalin hubungan terlarang di belakang Renata dan semua orang terdekat mereka. Amira menjadi pengkhianat tidak tahu diri. Sudah dibantu sahabat sebaik Renata masih saja mengincar calon suaminya lalu dirinya dijadikan istri siri. Mau sampai kapan Amora seperti ini. Tidak mau mengalah Jiak sudah berurusan dengan Daniel. Iya maju paling depan untuk memisahkan Daniel dan Renata.


Kemarin malam Renata tiba-tiba menelepon dirinya lalu mengatakan bahwa Daniel berselingkuh darinya. Dirinya tidak gelagapan tapi suaminya yang gelagapan. Pada saat Renata menelepon dirinya, dirinya masih bersama Daniel di mobil. Perjalan mereka menuju apartemennya. Kepercayaan Renata ke Amora juga mulai pudar. Masih sering curhat tapi berbeda seperti sebelum-sebelumnya.


Konsekuensi besar yang harus Amora hadapi melawan Renata. Renata bukan perempuan polos atau lugu. Ingat apa yang Renata katakan padanya ketika iya diselingkuhi oleh Daniel. Melabrak selingkuhan calon suaminya lalu membunuhnya. Siap-siap durinya harus siap menghadapi Renata. Persahabatan mereka bakal hancur lebur ketika Renata tahu Amora simpanan Daniel atau bisa di bilang istri siri Daniel.


Membayangkan itu semua sudah ngeri apa lagi benar-benar terjadi. Siap banget untuk menghadapi Renata. Belum siap kehilangan kebaikan Renata juga. Selama ini Renata yang selalu membantu iya ketika tidak punya uang atau menolong iya kesusahan.


Kenapa harus Renata dulu bertemu dengan Daniel bukan dirinya.

__ADS_1


"Aku tidak peduli lagi aku mau istirahat. Itu kamar aku dan kamu sayang. Jangan lupa susul aku ke kamar. Malam ini akan menjadi malam pertama kita setelah menikah. Akan ku buat kamu mengerang hebat di ranjang, sayang." Bisiknya lalu ngacir masuk ke kamar utama yang di tempati Daniel.


Daniel menendang meja di ruang tamu.


"Kenapa harus dia yang menjadi istri aku." Marahnya


Masih tidak terima dengan Amora sebagai istrinya.


***


Weekend di gunakan Amora dan Daniel untuk berdiam diri di apartemen. Biasanya Daniel akan pergi berkencan atau berlibur bersama Renata lalu Amora tidur seharian full di apartemennya.


"Mendingan kamu keluar cepat dari apartemen saya. Hari ini saya menyuruh Renata ke sini."


"Gak mau! ngapain kamu ajak Renata ke sini."


"Dia calon istri saya."


"Aku istri kamu Daniel. Hargai aku sebagai istri kamu." Daniel berdecih ngapain iya harus menghargai orang seperti Amora.


Amora bersiap-siap untuk pergi hari ini. Berbelanja beberapa pakaian seksi, lingerie untuk menggoda suaminya, dan beberapa tas keluaran terbaru.


Pukul 10.00 pagi Amora sudah pergi ke mall sendirian tanpa ada yang menemaninya berbelanja. Full time sendirian di mall tanpa Renata. Setiap Sabtu-Minggu mereka biasanya pergi ke mall atau sekedar nongkrong di cafe sambil WiFi gratis.


Sementara Renata sudah berada di apartemen calon suaminya. Raut Renata terlihat aneh ke seluruh ruangan ini. Ruangan di apartemen Daniel berubah dalam sekejap. Terakhir di sini tidak seperti ini. Tataan atau barang-barang yang pernah iya rapikan tidak seperti ini.


"Kamu jujur sama aku, sayang. Kamu selingkuh dari aku? sudah beberapa kamu aneh dan lihat ruangan di apartemen kamu sekarang. Semua tataan dan barang-barang yang aku rapikan sudah berubah. Kamu menampung selingkuhan kamu di sini." Semprotnya


"Stop Renata! terus saja menuduh aku yang tidak-tidak. Kamu kalau yang selingkuh terus menyalahkan aku. Maaf aku berkata seperti ini sama kamu. Aku muak saat kamu terus menuduh aku." Kesalnya


Tadinya mau manja-manja sama Renata malah di serang kalimat mematikan keluar dari mulut Renata.


"Lalu kenapa kamu berubah sama aku. Kamu itu sering ajak aku pergi ke luar kota sekarang gak lagi alasan kerjaan kamu banyak. Sania, dia yang membuat kamu berubah sama aku." Renata menuduh Sania menjadi selingkuhan Daniel.

__ADS_1


"Bukan! maksud aku...aku tidak berselingkuh dengan Sania atau dengan siapapun. Aku setia sama kamu Renata. Selama ini aku tidak pernah bermain di belakang kamu. Kamu bisa tanya ke James selama aku di kantor ketika berpapasan atau bertemu Sania bahkan perempuan lain. Aku tahu batasan dan tahu status aku tunangan kamu."


Terlalu overthinking membuat Renata tidak percaya lagi dengan calon suaminya. Umpatan keluar dari mulut tajam Daniel, semua kesalahan terjadi karena Amora. Andai dia tidak bertemu wanita licik Amora. Hubungannya dengan Renata tetap baik-baik saja. Daniel harus memisahkan Renata dan Amora. Jangan lagi mereka bersahabat baik dan petaka untuknya.


Mereka berdua mencintai laki-laki yang sama. Nyali Amora besar untuk menikung Renata dari belakang dengan alibi kebohongan. Sengaja menjadi sekertarisnya hanya untuk memikat dirinya. Semua sudah terkabulkan, semua keinginan Amora sudah terkabulkan.


"Mau ke mall sama aku. Biar pikiran negatif kamu ke aku hilang." Tawarnya


"Hem." Renata mengangguk lalu mereka bersiap pergi ke mall bersama.


Daniel lupa jika istrinya juga berada di mall. Semoga mereka tidak bertemu di mall yang sama. Bisa terjadi perang dunia 3 jika mereka bertiga bertemu lalu Renata tahu kartu yang dipegang Amora saat ini. Semua kartu ATM Daniel sudah diketahui sama Renata. Ada yang tidak tapi jarang dibawa paling di simpan saja.


Mereka berjalan bergandengan bahkan menjadi tatapan kagum banyak orang. Siapa yang tidak mengenal pengusaha sukses seperti Daniel Mahendra terus punya tunangan cantik seperti Renata Pandu.


Pandangan perempuan cantik dari belakang mereka. Tanpa mereka tahu ada yang mengikuti mereka berdua di sini.


"Tukang selingkuh bahkan tunangannya terlalu bodoh." Gumamnya


Siapa perempuan itu?


Bruk


Renata terjatuh saat menabrak baru perempuan cantik seperti dirinya.


"Amora," seru Renata melihat Amora di mall ini lalu melihat belanjaan Amora saat ini. Jangan lupakan penampilan Amora begitu beda dari biasanya.


Renata makin yakin jika sahabatnya memang benar-benar menjadi simpanan pengusaha sukses.


"Renata kamu di sini."


"Iya. Tadinya mau ajak kamu ke mall tapi sudah di ajak duluan sama Daniel." Begitu bangganya memamerkan ajakan suaminya.


Amora kamu kalah telak lagi dengan Renata. Renata yang lebih unggul sekarang bukan dirinya.

__ADS_1


To be continued


__ADS_2