
Amora membuka pintu apartemen suaminya lalu melihat suaminya duduk di sofa ruang tamu sambil menyimpangkan kaki kanannya lalu bertumpu ke kaki kirinya. Menatap tajam ke arahnya lalu menelusuri tubuhnya hanya berbalut dress cukup seksi. Bahkan belahan gunung kembarnya terlihat begitu jelas.
Murah. Satu kata yang keluar dari mulutnya saat melihat cara berpakaian Amora. Renata benar sekarang Amora benar-benar merubah penampilannya.
"Senang kamu baru saja dilamar sama Kenan. Ingat status kamu walaupun hanya istri siri. Saya tidak mengakui kamu istri tapi ingat saja jika kamu bukan lagi wanita single." Amora berjalan ke arahnya lalu duduk di pangkuannya tanpa permisi.
Mengalungkan kedua tangannya ke leher sang suami lalu mengecup wajah suaminya. Daniel membuang wajahnya ke arah lain. Dirinya laki-laki normal bakal tergiur melihat penampilan Amora saat ini. Okay iya akui jika Amora memiliki tubuh indah bahkan berbeda dengan Renata. Renata tubuhnya bagus tapi tidak sebagus Amora. Amora pintar merawat tubuh seksinya sampai iya tergoda dengan tubuhnya. Sadar Daniel! jangan bangga bisa tergoda dengan wanita semurahan Amora. Renata itu mahal sedangkan Amora itu murah. Suka menggoda calon suami orang bahkan sahabatnya sendiri. Berani menikung sahabatnya sendiri. Keberaniannya perlu di acungi jempol. Mungkin ini bakat terpendam Amora tanpa Renata tahu.
"Kenapa?"
"Tergoda dengan tubuh istri kamu?"
Pertanyaan-pertanyaan Amora membuatnya tidak fokus. Daniel menyuruhnya berdiri, Amora menggeleng tidak mau malah mendekatkan tubuhnya ke tubuh Daniel lebih dekat lagi.
"Ini lihat saat istri kamu dilamar calon Kakak ipar kamu. Kenan dari dulu memang romantis Jiak sudah mencintai perempuan. Kamu harus belajar dari Kenan, sayang."
"Menjijikan belajar mencintai kamu." Amora terkekeh tidak tersinggung sama sekali. Mentalnya sudah kebal beberapa kali di maki atau di hina. Kata-kata kasar dari mulut suaminya sudah menjadi makanan pokoknya. Bahkan kekebalan mentalnya begitu kuat tidak roboh sama sekali.
Amora baru saja memperlihatkan sebuah fotonya bersama Kenan tadi malam. Foto saat Kenan melamarnya tiba-tiba di hadapan Daniel dan keluarga Kenan.
"Kemarin aku bertemu sepupu kamu di jalan menuju apartemen. Ganteng ya sepupu kamu. Kenaoa aku tidak mencoba mendekati sepupu kamu duluan lalu baru kamu."
"Murahan! harga diri kamu sudah runtuh sejak bertemu saya. Wanita murahan seperti kamu tidak lantas bersama saya atau sepupu saya." Daniel menyingkirkan tubuhnya dari pangkuannya. Amora terjungkal ke belakang untung terjungkal ke arah karpet bulu bukan ke lantai. Tega sekali suaminya berani menjungkalkan Amora ke belakang.
"Jangan kasar dong!" serunya.
"Orang seperti kamu memang harus di kasari biar sadar diri. Tidak akan lama hubungan ini. Menunggu sampai 2 bulan 3 minggu lalu hubungan kita selesai."
Daniel pergi ke kamarnya mau mandi lalu berangkat ke kantor.
"Hey! Daniel...aku akan membuat kamu jatuh cinta sampai kamu bucin. Aku akan menyingkirkan Renata dari hubungan serius sama kamu. Hanya aku yang boleh memiliki kamu bukan Renata atau orang lain." Teriak Amora lalu menendang sofa berulang kali. Daniel mengabaikan teriakan Amora lalu mengabaikan kalimat yang keluar dari mulut pedas Amora.
Berniat membuatnya jatuh cinta!! dia sedang halu atau bermimpi. Sampai kapanpun dirinya tidak akan jatuh cinta dengan Amora. Bodoh jika dirinya mencintai wanita murah seperti Amora. Harga dirinya saja sudah runtuh apa lagi kehidupan Amora. Gila! kenapa harus iya yang menjadi laki-laki tidak beruntung di dunia ini. Terjebak dengan ancaman Amora dan ujung-ujungnya didinya menikahi Amora si wanita penggoda itu.
Selagi menunggu Daniel keluar dari kamar. Amora berjalan ke dapur untuk membuat sarapan untuk dirinya dan sang suami. Amora juga membuat bekal untuk Daniel. Mulai hari ini iya rutin akan membuat bekal untuk Daniel lalu mengajak Daniel makan bersama. Embel-embel ancaman video syur mereka akan membuat Daniel mau menuruti kemauannya. Memanfaatkan video itu untuk menaklukan Daniel Mahendra.
Menunggu 1 jam agar bisa sarapan bersama dengan Daniel. Daniel baru saja keluar dari kamar lalu melihat Amora sufah membuat sarapan. Banyak makanan tersaji di meja makan. Makanan enak yang menggiurkan siapa saja. Bahkan melihat ada salad sayur ala barat juga ada, kesukaan Daniel. Aroma makanan tercium di hidungnya begitu jelas.
__ADS_1
"Sarapan dulu sebelum berangkat dan aku udah buat bekal buat kamu. Menjadi istri yang baik buat kamu. Aku melayani kamu loh hari ini dan nanti malam melayani kamu di ranjang." Cerocos Amora tanpa jeda
"Saya mau sarapan dengan Renata."
****! Amora mengumpat kasar lalu membuka handphonenya dan memperlihatkan video syur mereka ke Daniel. Daniel melotot saat melihat video itu lagi dan apa ini... Amora belum menghapus itu video.
"Lebih baik Renata tahu semuanya."
"Baiklah saya mau sarapan dengan kamu." Amora tersenyum lalu meletakkan handphonenya ke meja. Daniel berjalan ke arahnya lalu duduk. Amora segera melayani sarapan untuk suaminya.
"Ini bekal untuk kamu." Amora memberikan tempat makan ke arah Daniel.
"Turuti apa yang aku mau kamu akan selamat." Lanjutnya dengan seringai licik.
Daniel merasa dirinya dimanfaatkan sama Amora. Bahkan ancaman itu masih berlanjut sampai sekarang dan hari-hari selanjutnya. Dirinya bakal terperangkap sama Amora tidak lagi bebas.
Setelah sarapan mereka berangkat bersama dengan mobil berbeda. Daniel mengikuti mobil Amora dari belakang. Itu kemauan Amora dengan embel-embel ancaman video.
"Itu hanya kenikmatan sesaat untuk kamu Amora. Lihat saja kedepannya saya bakal balas dendam sama kamu." Gumam Daniel di dalam mobilnya.
***
Sania menyenggol lengannya lalu nyengir tanpa dosa. "Ganteng banget yah Kakanha si Renata. Kalau boleh diizinkan mau jadi istrinya." Kekehan garing dari Sania memuji kegantengan Kenan.
"Assalamualaikum, cantik."
"Wa'alaikumsalam." Balas Amora sopan
"Maaf sudah membuat gempar kantor kamu bro. Aku ke sini mau memberikan ini buat Amora." Kenan memberikan paper bag untuk pujaan hatinya.
"Hem."
"Buat aku?" Kenan mengangguk.
"Apa ini?"
"Nanti juga kamu tahu, cantik. Ya udah aku pamit dulu ya lain hati kita ketemu. Jawaban itu masih aku tunggu." Pamitnya lalu mengecup keningnya sekilas dan pergi.
__ADS_1
Obrolan mereka dilihat Daniel, James, dan juga si centil Sania. Sania bersorak heboh melihat temannya baru saja dikecup keningnya. Sungguh Kenan laki-laki romantis nan idaman semua kaum hawa.
"Cie pagi-pagi udah di kasih ehem sama calon suami."
"Idih sok tahu kamu. Yuk lanjut kerja lagi." Tanpa sadar iya tersenyum senang. Tersenyum bukan karena dikasih sama Kenan tapi tersenyum membayangkan Daniel bisa romantis seperti Kenan.
James melirik ke arah bos sekaligus temannya. Kecurigaan ke metska bertambah lagi. Melihat raut wajah Daniel tidak mengenakan saat melihat kedekatan Kenan dan Amora. Fix dirinya sudah menduga Jiak kedua orang itu memiliki hubungan dekat.
"Cemburu ya."
"Tidak kenapa harus cemburu melihat mereka."
James terkekeh melihat respon jutek Daniel.
"Santai bos jangan jutek-jutek." Daniel mengubah raut wajahnya datarnya lalu masuk ke ruangannya.
Sania langsung berghibah bersama Amora mengenai Kenan. James geleng-geleng melihat kedua perempuan itu. Masih pagi sudah berubah bersama membahas laki-laki bernama Kenan.
Apa gantengnya labih ganteng dirinya kemana-mana.
Di rumah Renata ada Renata baru saja keluar dari rumah lalu melihat Kakaknya memeluk dirinya tiba-tiba.
"Kenapa senang begitu?" tanyanya.
"Amora menerima paper bag dari aku." Jawab Kenan begitu senang
"Kamu benar-benar cinta sama Amora. Aku gak mau ya melihat Amora disakiti sama kamu."
"Astaghfirullah dek, aku tidak sejahat itu untuk menyakiti Amora."
"Kamu tahu Amora sudah tidak punya siapa-siapa kecuali kita bertiga. Aku gak tega kalau ada yang menyakiti hatinya." Renata mengenal Amora dengan baik. Renata tahu keluarga adalah kelemahan untuk Amora. Kedua orang tuanya sudah tiada lalu semua keluarga dari orang tuanya tidak mau menerima Amora. Mereka membuang Amora katanya Amora pembawa sial. Sakit jika diperlakukan seperti itu bahkan mereka dulu menyakiti fisik Amora. Ada beberapa luka lebam Amora di bagian punggung dan perut. Luka yang diperoleh dari salah satu Kakak sepupunya yang suka main fisik sama siapapun.
"Walaupun aku ditolak nantinya aku akan tetap memperjuangkan cintaku untuk Amora."
Sungguh tragis kehidupan Amora dulu berbeda dengan sekarang.
Tapi kamu tidak tahu Amora tega mengkhianati kamu Renata. Perempuan sebaik kamu dikhianati sama sahabat yang sudah kamu anggap saudara terus keluarga sendiri.
__ADS_1
Amora beruntung kamu tapi kamu malah?
To be continued