
BOSSKU CANDUKU by Anggraeni
Makasih udah mampir jangan lupa vote, komen, simpan pustaka, like🙏
Jangan bosan-bosan ya setiap hari update♥️
"Renata tunggu." Panggil perempuan cantik menghampiri Renata di lobby.
Renata melihat teman kerjanya memanggil namanya tadi. Renata menaikkan alisnya ke atas tanda ada apa.
"Renata kamu berjalannya cepat sekali."
"Aku mau pulang, Freya."
"Aku tahu kamu mau pulang. Bisa kita bicara berdua ada sesuatu yang harus aku sampaikan sama kamu mengenai Daniel."
"Daniel Mahendra." Freya mengangguk
Renata menyetujui ajakan Freya lalu mereka berdua berjalan ke arah ruangan khusus menunggu tamu. Apa yang akan temannya bicarakan mengenal Daniel. Mereka semua tahu tahu iya sama sekali tidak tahu. Oh iya dirinya memang manusia tidak peka bahkan tidak tahu apa-apa mengenai hidup orang terdekatnya. Dirinya terlalu mementingkan hidupnya saja. Bukan egois tapi memang begitu bukan. Ngapain harus mengetahui hidup orang lain walaupun orang itu orang terdekatnya.
Mereka duduk berhadapan di ruangan ini.
"Apa yang akan kamu sampaikan ke aku."
"Kamu dan Daniel sudah bukan sepasang kekasih."
Renata belum memberitahu orang-orang bahwa iya dan Daniel sudah tidak punga hubungan apapun.
"Dari mana kamu tahu, Freya."
"Oh Tuhan...jadi benar kamu dan Daniel sudah memutuskan hubungan." Renata mengangguk
"Nih lihat sendiri. Dia Daniel bukan, Daniel berkencan beberapa kali dengan sahabat kamu. Maaf banget ya, betapa bodohnya diri kamu Renata. Kamu di tipu mereka berulang kali tapi kamu masih percaya dengan mereka. Kamu itu terlalu baik Renata. Lebih baik kamu mencari laki-laki yang menurut aku tidak suka berkhianat. Seharusnya kamu tidak terlalu baik dan percaya sama sahabat kamu. Dia tega menikung kamu dari belakang. Lihat video ini baik-baik. Mereka berdua begitu romantis, buka mata kamu lebar-lebar. Selama ini kamu di bodohi mefeja berdua." Jelas Freya
Seketika Renata mematung melihat video Daniel bersama Amora. Mereka berkencan bahkan beberapa kali liburan dan terciduk oleh temannya sendiri.
Jadi selama ini mereka memang menjalin hubungan. Lalu mereka membuat cerita karangan untuk membuat aku percaya sama mereka dan mereka menyembunyikan rahasia besar ini.
__ADS_1
"Sadar bahwa diri kamu sudah dibodohi."
"Sakit." Freya mengusap punggungnya beberapa kali. Menguatkan Renata yang rapuh. Freya tidak begitu dekat dengan Renata tapi iya tidak tega melihat teman kerjanya terus saja dibodohi oleh Daniel dan sahabat baiknya, Amora.
"Aku harus bagaimana, Freya?"
"Semuanya sudah terlambat. Aku sudah memutuskan hubungan dengan Daniel. Ada alasan lain yang membuat aku memutuskan hubungan dengan Daniel."
"Kenapa?" tanyanya.
"Aku hamil tanpa suami bahkan belum menikah sama sekali."
Freya menatap tajam ke arahnya. "Serius kamu hamil tanpa suami dan belum menikah." Renata diam
Freya menutup mulutnya rapat-rapat. Iya kaget mendengar fakta tentang Renata.
"Di jebak." Renata mengangguk
"Kenapa kamu tidak menceritakan ke aku. Aku bakal bantu kamu mencaritahu siapa yang berani bertindak keji sama kamu."
"Aku tidak tahu siapa dalangnya tapia ku tahu siapa yang meniduri aku. Tahu wajah laki-laki itu lebih tepatnya."
"Orang asing, bahkan aku tidak tahu siapa dia berasal. Wajahnya ada keturunan Eropa. Wajahnya hampir mirip seperti Javier sepupu Daniel. Aku tidak mau menduga itu keluarga Javier atau pun Daniel."
"Sungguh keterlaluan itu Renata. Kamu jangan diam saja! kamu cari tahu siapa yang berani menjebak kamu. Aku yakin tuh laki-laki suruhan orang yang membenci kamu lalu menjebak kamu."
'Aku pikir begitu tapi siapa. Siapa yang berani menjebak aku sampai masa depan aku hancur berantakan.
Setelah mengobrol berdua mereka pulang ke rumah masing-masing. Renata tidak benar-benar pulang iya mampir ke rumah sakit untuk mengecek kandungannya lagi. Iya harus memastikan lagi apakah iya benar-benar hamil. Sampai sekarang iya belum juga percaya. Tentang Amora? Renata kecewa dan tidak akan memaafkan Amora begitu saja. Renata akan membalas perbuatan jahat Amora yang tega mengkhianati dirinya.
Kurang baik apa Renata untuk Amora. Bertahun-tahun bersahabat iya tidak pernah pelit atau jahat sama Amora. Amora tega berkhianat bahkan merebut Daniel darinya. Renata yakin Daniel mencintainya tidak mencintai Amora. Amora orangnya sangat ambisius, apapun yang Amora inginkan harus tercapai walaupun harus melakukan perbuatan jahat. Perbuatan jahatnya tega menikung dirinya. Andai dulu iya tidak mengenalkan Amora dengan Daniel. Mungkin saja hubungannya dengan Daniel tetap baik-baik saja.
Betapa bodohnya iya saat ini. Berbulan-bulan sudah di tipu mereka berdua. Pantesan mereka terlihat dekat, mereka juga sering tersenyum satu sama lain, mereka sering ketemu di tempat yang sama, dan mereka berubah drastis.
Ada saja orang seperti mereka berdua, sampah masyarakat.
Di apartemen, Amora meremas jemarinya melihat Freya tadi. Amora tahu siapa Freya. Freya teman kerja Renata. Freya tadi menatap tajam bahkan berkata murahan ke dirinya beberapa kali.
__ADS_1
"Sayang,"
"Apa."
"Aku mau kamu hancurkan Freya. Tadi saat aku pulang ke apartemen aku berpapasan sama Freya. Freya mengatakan yang tidak-tidak tentang aku." Daniel terkekeh
"Mengatakan tentang fakta kamu tidak salah. Mungkin saja Freya sudah tahu keburukan kamu. Kamu ingat saat kita makan malam bersama. Di sana ada Freya, Freya melihat kita berdua. Saya yakin Freya sudah memberitahu Renata."
Lalu Daniel santai saja tidak merasa takut rahasianya terbongkar.
"Kamu tidak takut rahasia kita diketahui Renata."
"Tidak! semuanya sudah terjadi. Saya siap menerima semua konsekuensi perbuatan gila ini dengan kamu. Sudah saatnya Renata tahu tentang kita."
"Lalu kamu masih ada niatan menikahi Renata." Daniel mengangguk
"Brengsek! aku gimana hah?! aku istri kamu mana rela berbagi suami sama Renata. Aku gak mau di madu, Daniel."
"Harus mau lah...siap tidak siap kamu harus siap berbagi suami sama sahabat kamu. Renata harusnya menjadi istri saya bukan kamu. Gara-gara jebakan kamu membuat saya tidak menikahi Renata malah menikahi kamu."
Amora mengangkat tangannya untuk menampar suaminya.
Plak
Bunyi tamparan keras yang Amora layangkan untuk suaminya. "Kamu hargai perasaan aku! oh kamu tidak malu jika menikahi perempuan yang hamil diluar nikah. Keluarga kamu akan malu terutama orang tua kamu. Mendingan urungkan niat kamu menikahi Renata. Hidup bahagia sama aku, istri kamu." Katanya
"Saya tidak mau terjebak ke ruang lingkup kamu lagi. Saya sudah hancur karena kamu dan jangan membuat saya hancur untuk kesekian kalinya. Mendingan kita cerai saya."
"AKU GAK MAU! KAMU MILIK AKU DAN AKU AKAN MEMBUAT KAMU JATUH CINTA SAMA AKU."
Blam
Amora menutup pintu kamarnya bersama sang suami.
"Betapa liciknya kamu Amora tidak mau di madu tapi berani menikung Renata. Jujur kamu idaman banyak kaum Adam termasuk aku. Kelicikan kamu yang membuat saya membenci kamu." Gumamnya
Mulai saat ini Amora akan meneror hidup Renata. Mengancam Renata dengan aibnya. Iya yakin Amora akan terguncang terutama mentalnya. Renata akan mengalami tekanan batin.
__ADS_1
To be continued