
Renata memasuki apartemen milik Daniel. Menyerobot masuk tanpa minta izin terlebih dahulu ke pemilik apartemen. Renata tidak tahan untuk melabrak Amora hari ini juga. Freya menemani dirinya ke apartemen ini. Langkahnya terhenti saat mendengar suara ******* berseru di kamar utama apartemen ini. Darahnya mendidih saat mengenali suara itu.
Renata membuka paksa pintu kamar utama. Betapa terkejutnya melihat Amora dan Daniel melakukan hubungan suami istri di ranjang. Bahkan mereka begitu menikmati tanpa tahu ada dirinya di ambang pintu kamar bersama Freya. Freya menutup mulutnya lalu mundur perlahan. Iya akan memberi luang untuk Renata membasmi hama seperti Amora dan Daniel.
"KALIAN KETERLALUAN!" teriak Renata begitu keras. Seketika mereka berdua kelabakan saat melihat Renata ada di hadapan mereka. Amora menarik selimutnya lalu menatap pias ke arah suaminya. Sementara Daniel segera memakai pakaian seadanya di lantai. Daniel beranjak dari ranjang lalu menghampiri Renata.
"Ini yang aku lihat saat ini. Hubungan kalian sudah aku ketahui sekarang. Bahkan aku melihat kalian berhubungan intim. Di mana rasa malu kalian berdua! kalian mengkhianati aku. Amora! sahabat terbaik aku tega mengkhianati aku. Amora kamu tega menikung aku lalu kamu merebut Daniel dari aku." Amora memutar bola matanya malas. Amora bangkit sambil mempererat selimutnya untuk menutupi tubuhnya yang tidak memakai baju atau celana.
Daniel mencoba menyentuh lengan Renata. Renata langsung menghempaskan tangan Daniel. "Jangan sentuh aku dengan tangan menjijikan kamu. Kalian berubah bukan karena sibuk bekerja tapi karena sibuk berselingkuh." Tangisnya pecah
Renata maju lalu menarik rambut panjang milik Amora. Renata semakin mendekati Amora lalu tanpa rasa bersalah langsung mendorong Amora ke lantai. Renata membabi buta Amora si hadapan Daniel. Daniel memeluknya dari belakang untuk menghentikan aksinya menyakiti Amora.
Daniel masih punya hati melihat Amora kesakitan.
"Lepasin aku Daniel jangan membela Amora. Amora pantas mendapatkan kekejaman aku. Dia pantas aku sakiti! selama ini dia tega berkhianat sama aku." Teriak Renata kesetanan
Amora berhasil lepas dari jeratan Renata. Amora masuk ke dalam kamar mandi. Renata memberontak dari dekapan Daniel lalu memukul wajah Daniel berulang kali.
"SELAMA INI KAMU JAHAT SAMA AKU, DANIEL. KAMU DAN AMORA BERSELINGKUH DI BELAKANG AKU! KALIAN MENJALIN KASIH BAHKAN MENIKMATI HASRAY BERSAMA. APA KURANGNYA AKU UNTUK KAMU HAH?! SAMPAI KAMU TEGA MENGKHIANATI AKU. APA AKU KURANG SEKSI BUAT KAMU ATAU KURANG CANTIK. SAMPAI KAMU LARI KE AMORA."
"TIDAK! semua terjadi karena sahabat kamu bukan karena aku." Bisiknya
"Amora melakukan ini sama aku dan kamu juga. Jangan menyalahkan orang lain padahal kamu juga salah. Aku malu mengenal kamu Daniel, laki-laki brengsek tidak bisa setia dengan satu perempuan."
__ADS_1
"DIAM!!!"
"Aku tidak seburuk yang kamu kira. Kamu pikir aku suka sama sahabat kamu? tidak! aku mendapatkan ancaman dari sahabat kamu sampai aku tidak bisa berkutik. Aku di jebak sampai aku mau menjadikan Amora istri siri aku." Jelasnya
Renata melotot saat tahu Amora sudah di nikahi Daniel. "Kapan kamu menikahi Amora?!"
"Hampir 5 bulan aku menikahi Amora. Tetpaksa aku melakukan itu demi hidup aku tidak rusak karena Amora. Aku korban bukan tersangka! mau marah sama Amora. 3 bulan setelah menikahi Amora aku ingin bercerai tapi Amora mengesahkan pernikahan ke negara. Aku harus apa, aku kalut bahkan tidak bisa berkutik sama sekali."
Ceklek
Prok
Prok
Prok
"Aku senang kamu tahu semuanya Renata. Singkatnya begini, saat kamu mengenalkan Daniel ke aku. Aku sudah dulu jatuh cinta dengan Daniel lalu aku berusaha menjebak Daniel agar menjadi milik aku. Aku meminta bantuan Daniel untuk membantu aku padahal aku mau menjebaknya untuk meniduri aku. Aku turunkan harga diri aku demi mendapatkan Daniel. Aku iri melihat kamu mendapatkan laki-laki idaman seperti Daniel. Aku mau seperti kamu, Renata. Kamu tahu...aku bahkan sudah melakukan hubungan suami istri berdama Daniel berulang kali." Jelasnya
Senyum licik tersungging di bibir seksinya.
"Ada untungnya kamu tahu sendiri, Renata. Aku tidak perlu capek-capek memberitahu kamu. Lebih baik kamu ikhlaskan Daniel untuk aku. Aku dan Daniel sudah menikah sedangkan kamu belum di nikahi lalu kamu mengakhiri hubungan kamu dengan Daniel. Buat apa kamu sedih, lebih baik kamu meminta pertanggungjawaban sama laki-laki yang menghamili kamu. Aku cukup sedih saat tahu kamu mengalami musibah yang merenggut masa depan kamu. Itu terjadi karena kebodohan kamu juga. Bukan salah orang yang menjebak kamu tapi kamu lah yang bodoh. Sudah tahu dapat chat dari orang tidak kamu kenal tapi kamu malah percaya. Siapa yang mau kamu salahkan. Kembali ke topik tadi, ikhlaskan Daniel untuk aku. Percuma kamu melabrak aku tapi pada akhirnya kamu tidak bisa memiliki Daniel. Aku istri sah Daniel sedangkan kamu hanya mantannya saja." Renata jatuh ke lantai lalu menangisi semuanya.
Semuanya terjadi begitu cepat tanpa iya tahu. Di selingkuhi lalu iya harus mendapatkan pelecehan sampai iya hamil. Ini musibah besar! Renata melirik sekilas ke arah Daniel. Daniel membawa tubuhnya ke dekapannya. Amora tidak suka melihat mereka dekat lalu Amora sengaja menarik tubuh suaminya.
__ADS_1
"Apa perlu aku bantu kamu meminta pertanggungjawaban sama laki-laki yang menghamili kamu. Anggap saja aku kebaikan aku untuk kamu. Bukan cuman aku yang membantu kamu tapi juga suami aku. Orang tua kamu bakal malu anaknya hamil di luar nikah tanpa tahu laki-laki yang menghamilinya. Mau buat malu orang tua kamu dan banyak orang tentang kehamilan kamu. Saran baik dari aku untuk kamu, Renata. Sebaiknya kamu jaga anak kamu jangan sampai kamu mengugurkan kandungan kamu." Sambungnya
"SEBAIKNYA KAMU DIAM JANGAN IKUT CAMPUR TENTANG HIDUP AKU LAGI AMORA. MULAI SAAT INI AKU TIDAK MAU PUNYA SAHABAT SEPERTI KAMU. AKU MEMUTUSKAN PERSAHABATAN DENGAN KAMU AMORA. KAMU BUKAN LAGI SAHABAT BAIK AKU!!! KAMU ADALAH MUSUH AKU. AKU AKAN MENDAPATKAN YANG MENJADI MILIK AKU TERUTAMA DANIEL."
"Silahkan... Daniel mau atau tidak kembali sama kamu. Mau tapi pasti ada syarat yang akan Daniel ajukan sama kamu. Daniel mana mau menerima anak kamu begitu saja tanpa syarat. Aku berdoa semoga itu tidak terjadi."
Freya masuk ke dalam lalu melihat semuanya. Freya menatap nanar ke arah Renata. Begitu kasihannya Renata saat ini. Lalu Freya membantu Renata berdiri dan meninggalkan apartemen ini. Meninggalkan kedua orang yang sudah berani mengkhianati Renata.
"Lepaskan tangan kamu dari lengan saya. Saya hanya mencintai Renata bukan kamu. Sekarang saya akan lebih tegas lagi dari kamu, *****!!!"
"Tegas...tidak salah bicara kamu hah?! sedari kita nikah kamu sama seperti Renata. Bodoh! mau balas dendam sama aku tapi kamu belum melakukan balas dendam." Kekehnya
"Sialan kamu Amora!!!"
"Itu fakta, sayangnya aku."
Amora menoleh ke arah Freya yang berhasil membawa pergi Renata.
Percuma melabrak Amora dirinya tetap kalah debat. Mungkin lain kali iya akan mempersiapkan diri menghadapi si murahan Amora.
To be continued
Perlu bantuan Renata? Author siap membantuš¤£
__ADS_1