Bukan Pelakor! Mas, Cintailah Aku!

Bukan Pelakor! Mas, Cintailah Aku!
Evelyn tidak terima ditinggalkan oleh Irfan


__ADS_3

Evelyn dibuat bingung oleh Irfan yang kemarin mengejar wanita yang dia sebut istrinya lalu setelah itu Irfan tidak kembali lagi dengan wanita itu.


Sehingga membuat Evelyn terkejut ketika dia keluar tidak ada Irfan juga Jasmine.


''Astaga dimana mereka?'' ucapnya shock.


''Fan? Sayang kamu dimana?'' teriaknya memanggil.


''Siall apa jangan-jangan si Irfan pergi dengan wanita itu?'' pikir Evelyn dengan amarah menggebu.


Hingga besoknya Evelyn belum juga menemukan Irfan dia langsung mengadu pada kedua orangtua Irfan.


''Tante, Om.'' Evelyn datang dengan berteriak keras di rumah Irfan.


''Evelyn ada apa? Kenapa kamu berteriak tidak sopan begitu ?'' tanya Daddy Irfan dengan menegur Evelyn tentunya.


''Om, bagaimana bisa aku tidak berteriak sedangkan hidupku ini sudah hancur Om.'' pekiknya menggebu-gebu.


''Apa maksudmu? Hancur apa yang hancur Evelyn?'' ucap Daddy dengan tegas.


''Hikks Om, si Irfan udah tega nidurin Aku kemarin Om. Dan sekarang dia menghilang dia kabur sama wanita ****** itu.'' ungkap Evelyn dengan suara keras.


''Apa? Tapi itu tidak mungkin Evelyn! Anakku bukan pria seperti itu.'' Daddy tak percaya.


''Om gak bisa seperti itu Om harus percaya padaku, aku sudah di rugikan Om!'' jeritnya Evelyn.


''Dad, Momy kemarin juga mendengar kabar ini dari Evelyn tapi tiba-tiba Irfan mengatakan bahwa dia sudah menikah Dad,'' Momy datang kemudian menyahut.


Daddy langsung menatap pada Momy dengan wajah semakin bingung, ''Apa maksudnya Mom?. Irfan menikah bagaimana bisa, Daddy benar-benar bingung.'' ucapnya.


''Iya Dad, Momy juga shock mendapatkan kabar dari Irfan seperti itu apalagi kabar dari Evelyn.'' ucap Momy


''Lalu dia menikah dengan siapa? Ini membuatku bingung.''


''Entahlah hanya Irfan mengatakan dia menikahi wanita yang pernah dia tabrak,''


''Yang dia tabrak, jadi si Irfan pernah nabrak orang begitu?'' Daddy memekik.


Momy mengangguk kemudian melirik pada Evelyn.


''Ouh ya Ev, bukannya kemarin kamu akan menemui wanita itu kan? Lalu bagaimana hasilnya Ev, Irfan hanya berbohong kan ?'' tanya Momy


''Tante ternyata selama ini Irfan menyembunyikan wanita itu di apartemen pribadinya Tan, dan wanita itu juga mengaku sebagai istrinya Irfan, tapi mereka malah pergi Tante Irfan membawa wanita itu pergi, dan aku tidak terima itu Tante, aku gak terima semua ini bagaimana nasibku.'' sekali lagi Evelyn menjerit histeris.

__ADS_1


''Ya Tuhan, serius kamu Ev? Irfan menghilang bersama wanita itu?'' Momy terkejut.


''Iya Tante, Aku gak terima pokoknya Tante harus menyuruh Irfan pulang sekarang ini juga.'' pinta Evelyn tak bisa dibantah.


''Ok ok, kamu tenanglah dulu Tante akan bicara padanya kamu sebaiknya pulang dan istirahat lah Evelyn, Tante janji akan menyuruh Irfan pulang ya.'' ucap Momy


''Iya Tante, tapi Rante juga harus suruh dia untuk secepatnya nikahi Aku.'' pinta Evelyn lagi dengan tegas.


''Iya Evelyn, Tante akan bicara pada Irfan.''


''Baiklah Aku pulang dulu, maaf sudah buat keributan.'' Evelyn pun pamit.


''Gak apa-apa Ev.''


Kini hanya ada Momy dan Daddy.


''Mom, apa benar si Irfan bisa melakukan dua hal ini? Pertama dia meniduri si Evelyn kedua dia katanya sudah menikah secara diam-diam, kalau benar itu terjadi Daddy tidak akan memaafkan dia Mom.'' ucap Daddy dengan menahan kesal.


''Momy juga tidak tahu apa ini semua benar atau tidak, Momy masih tidak percaya.'' balas Momy


''Ayo hubungi anak itu suruh dia kembali.'' Daddy menyuruh Momy untuk menghubungi Irfan karena Daddy butuh kejelasan.


[Halo Irfan, kamu dimana?] Momy sudah menelepon


[Astaga kamu ini, pulang Irfan ceritakan pada Momy sama Daddy apa ini semua? Bagaimana bisa terjadi seperti ini Irfan?] ucap Momy


[Baiklah Mom, akan Irfan ceritakan sebenarnya ....


Irfan mulai cerita bagaimana malam itu dia tak sengaja menabrak seorang wanita hingga koma dan cacat ringan, lalu ibu dari korban memaksa Irfan tanggung jawab dengan menikahi Jasmine hingga Irfan tidak bisa menolak semua itu karena memang dia bersalah, juga karena Irfan masih berhubungan dengan Evelyn dia memilih menjalani pernikahan diam-diam.


Jadi gitu Mom, aku bingung bagaimana harus mengatakan pada kalian, tapi sekarang aku putuskan aku memilih Istriku ini.] ucap Irfan sesudah mengatakan yang sebenarnya.


[Lalu bagaimana bisa kamu kemarin meniduri Evelyn hah? Jawab Daddy!] ucap Daddy dengan suara tinggi.


[Oh ya soal itu, Irfan berani sumpah bahwa Irfan tidak pernah tidur dengan Evelyn, justru kemarin aku tertidur di kantor Dad, akan ku kirim cctv nya. Dad, ini semua ulah seseorang.] ucap Irfan


[Seseorang siapa maksudmu Irfan ?] tanya Daddy dengan cepat.


[Iya Dad, dia adalah ... Alex.] ungkap Irfan.


[Apa? Alex? Kurang ajar !] Daddy marah.


[Tahu dari mana kamu Fan? Kalau ini semua ulah Alex?] tanya Momy .

__ADS_1


[Semua ada dalam cctv itu Mom, Irfan sangat yakin sekali karena malam itu dia datang ke ruangan ku dan tumben sikapnya baik bahkan dia menyuruh OB membawakan air yang ternyata sudah di campur dengan obat tidur.] kembali Irfan mengungkapkan.


[Apa? Ya Tuhan, Alex kamu masih belum berubah juga.] Momy shock


****


Semua sudah terkuak bahwa Alex pelakunya namun Evelyn tidak sudi Alex menikahinya dia kukuh menginginkan Irfan karena dia datang itu demi Irfan bukan untuk Alex.


Jelas Evelyn tidak terima Irfan justru bersenang-senang dengan Jasmine, sementara dirinya tersiksa. Evelyn harus mencari cara untuk balas dendam.


''Irfan tunggu pembalasan ku, kamu sudah berani menolakku. Kamu belum tahu apa yang bisa aku lakukan Fan, Aku akan menghancurkan kalian.'' pekik Evelyn dengan penuh kebencian.


Evelyn merasa terinjak-injak oleh penolakan Irfan.


Sementara di lain tempat, di kota hujan Jasmine dijadikan ratu oleh Irfan. Tidak dibiarkan untuk melakukan pekerjaan apapun hanya duduk manis saja menemani Irfan.


''Sayang bagaimana apa kamu sudah ingin menjadi asisten ku di kantor?'' tanya Irfan.


''Emm kayaknya belum siap deh Kak,'' ucap Jasmiine


''Kenapa hm?''


''Iya tidak kenapa-kenapa hanya aku masih belum PD, nanti gimana kata orang-orang di kantor mu? Pasti mereka akan membicarakan ku.'' kata Jasmine jujur.


''Itu tidak mungkin terjadi sayang.''


''Kenapa tidak, bisa jadi iya kan?''


''Tidak akan karena baru satu kata yang keluar dari mulut mereka yang akan membicarakan mu sudah akan langsung mu pecat dari kantor.'' ucap Irfan tak main-main.


''Apa? Mau langsung kamu pecat? Ih kamu terlalu berlebihan deh Kak, gitu saja Kenapa langsung di pecat, kasihan mereka itu butuh pekerjaan.'' Jasmine protes karena dia tahu bagaimana susahnya cari uang dan pekerjaan.


''Yaa salah mereka sendiri lah yang berani mengatai istriku ini, maka harus siap dapat konsekuensinya ah iya Aku harus membuat perturan baru.'' kata Irfan sambil tersenyum.


''Pertaturan baru? Kenapa mendadak.'' kata Jasmine


''Iya peraturan barunya adalah dilarang mengatai istriku di kantor dimana pun dan bila mereka ketahuan melanggar maka hari itu juga mereka harus keluar dari perusahaan.'' ucap Irfan semakin membuat Jasmiine merasa tidak enak.


''Eh kok jadi seperti ini, jangan gitu lah Kak aku gak enak sama pegawai mu Kak, kamu jangan kejam kejam sama orang.'' pintanya


''Ya makanya nurut, nanti kamu ikut ke kantor.'' ucap Irfan sudah memutuskan.


''Eeee ... Iya deh baiklah.''

__ADS_1


Irfan langsung tersenyum lebar dia jadi tak sabar membawa Jasmine ke kantor lalu mereka memadu kasih di sana, hihihi..


__ADS_2