
Tiba-tiba saja tengah malam begini tubuh Jasmine menggigil hebat dan itu membuat Irfan shock takut terjadi sesuatu hal yang serius pada istrinya.
"Ya Tuhan, sayang kamu kenapa? Kamu sakit?" ucap Irfan dengan sangat panik.
"Massss Aku dingin mas." ucap Jasmine dengan suara bergetar.
"Badan mu panas sayang, sepertinya kau sakit, kita ke rumah sakit sekarang ayo Mas gendong." ujar Irfan semakin panih lantas segera membawa Jasmiine ke rumah sakit.
"Massss tolong cepat Mas, aku udah gak kuat badanku terasa sakit semua, ahhk kepalaku juga pusing." saat di perjalanan Jasmine terus mengeluh kesakitan.
"Ok ok sayang kamu yang sabar tunggu ya, sebentar lagi kita sampai kok, tahan sayang." Irfan merasa cemas dia mengemudi dengan cukup mengebut.
Akhirnya tiba juga di rumah sakit segera Irfan menggendong Jasmine lagi dan meminta dokter untuk memeriksa nya.
"Dokter! Dokter! Tolong ini istri saya dia kesakitan." teriaknya meminta pertolongan.
"Bawa saja ke ruangan itu Mas, nanti akan dokter tangani." suruh seorang perawat.
"Oh ok." sahut Irfan kemudian menidurkan Jasmine di tempat tidur pasien.
Tidak menunggu lama Dokter pun datang dan langsung memeriksa Jasmiine yang masih menggigil itu.
"Dok, bagaimana Istri saya? Dia sakit apa?" segera tanya Irfan begitu Dokter keluar dari ruangan tadi.
"Mari ikut ke ruangan saya!" perintahnya lantas Irfan mengikuti Dokter tadi.
"Jadi Dok, apa sebenarnya yang terjadi pada Istri saya, dia mendadak kedinginan dan kesakitan gitu.". Irfan tak bisa tenang sebelum mendapatkan jawabannya.
"Begini Pak, Anda tidak perlu cemaskan karena semuanya baik-baik saja, dan disini saya ingin menanyakan dulu, kapan terakhir kali Istri Anda datang bulan?" tiba-tiba ucap Dokter menanyakan itu tentu jauh dari jawaban yang di pikirkan Irfan.
"Maksudnya Dok? Maaf saya tidak mengerti." tanya Irfan.
"Saya rasa istri anda sudah telat satu bulan, dan itu artinya dia tengah mengandung jadi, saya ucapkan selamat!" ujar Dokter semakin membuat Irfan bingung.
"A-apa Dok? M-maksudnya hamil Dok?" tebak Irfan dengan senang campur kaget.
"Benar, tapi untuk kejelasannya silahkan datang ke Dokter kandungan, tapi saya yakin Istri Anda memang sedang hamil." ucap Dokter.
"Alhamdulillah, makasih banyak Dok, atas kabar ini saya sangat senang Dok." Irfan tak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya.
"Iya sama-sama, tapi saya sekali lagi sarankan untuk diperiksa langsung ke Dokter kandungan ya!" pesan Dokter.
"Baik Dok baik, tentu akan saya bawa secepatnya." ucap Irfan dengan masih raut wajah yang senang.
__ADS_1
Setelah selesai mengurus administrasi Irfan pun mengajak Jasmine untuk pulang dulu karena tidak mungkin dia pergi ke Dokter kandungan dia butuh saran dari Momy nya masalah ini.
Di tambah sekarang ini Jasmine sudah terlihat baik-baik saja, setelah datang ke rumah sakit tadi.
"Mass sebenarnya Aku sakit apa?" tanya Jasmine
"Kamu gak ada sakit apapun kok sayang, hanya demam biasa itu mah." ucap Irfan
"Hah demam biasa gimana Mas maksudmu?" Jasmine kini yang kebingungan.
"Iya katanya itu mah biasa bagi wanita yang lagi mengandung mah." kembali ucap Irfan.
"Apa? Mengandung, ya Tuhan itu artinya aku ... Hamil mas?" Jasmine terkejut.
"Benar sayang, terima kasih ya ini buah cinta kita." ucap Irfan sambil mencium perutnya Jasmine.
"Ya ampun mas, ini nyata kan aku gak lagi mimpi? Aku beneran hamil Mas?" ulang Jasmiine mungkin masih merasa tidak menyangka.
"Semua benar sayang kamu bukan lagi mimpi, ya walaupun sebenarnya mas juga masih gak nyangka loh ini, tapi memang itu kenyataannya kita akan jadi orang tua." ujar Irfan
"Alhamdulillah ya Mas, akhirnya kita akan jadi orang tua, mas kamu bahagia tidak?" tiba-tiba tanya Jasmine.
"Sudah pasti dong ayang aku bahagia lah, masa tidak sih." balas Irfan.
Besoknya mereka pun datang ke Dokter kandungan untuk memeriksa lebih lanjut, dan ternyata benar hasilnya kalau Jasmine memang lagi hamil jalan dua bulan.
Kabar bahagia ini pun langsung mereka utarakan kepada Nenek Jasmine dan Momy nya Irfan yang juga langsung datang ke kediaman anaknya.
"Apa benar yang di katakan Irfan, kalau kamu sedang mengandung Nak?" tanya Momy duduk di samping menantunya.
"Benar Mom, Aku sedang hamil dan baru satu bulan." jawab Jasmine.
"Syukurlah, Momy begitu bahagia mendengarnya kalian akan punya anak, jaga kandungan mu ya sayang." pesan Momy
"Baik Mom, tentu aku akan menjaganya." seru Jasmine
"Nenek juga bahagia Nak mendengar kabar bahagia dari cucu Nenek ini, dan sebentar lagi Nenek akan jadi Nenek buyut tentu Nenek begitu senang." Nenek menyahut.
"Hehe iya Bi, semoga Bibi diberikan kesehatan agar bisa bertemu dengan cicit Bibi ini." ucap Momy Irfan
"Amiin semoga saja ya Ros, Bibi ingin melihat Jasmine juga anaknya lahir, dan bahagia." balas Nenek
"Amiin , itu pasti Nek, Nenek akan panjang umur dan melihat kita semua bahagia." sahut Jasmine.
__ADS_1
*****
Beberapa bulan kemudian...
"Masss, mas bangun mas!" tengah malam begini Jasmine tiba-tiba membangunkan Irfan yang lagi tidur nyenyak.
"Masss ihh ayo bangun dong." panggilnya kembali dengan mengguncang tubuh pria itu.
"Hmm iya sayang ada apa, ini masih malam, perasaan Mas baru aja tidur." gumam Irfan yang memang baru pulang larut malam namu tiba-tiba istrinya ini membangunkan nya padahal dia benar-benar baru tidur beberapa jam lalu.
"Duhh mass bangun dulu,"
"Hm iya." Irfan coba menyadarkan diri dengan bersender di bahu ranjang.
"Masss, aku mau makan ayam geprek." pinta Jasmin di malam hari yang dingin ini.
"Hah? Mau apa?" tanya Irfan yang tidak jelas mendengarnya tadi.
"Ayam geprek masss, ingin ayam geprek yang di jalan xx itu." jelas Jasmin.
"Tunggu." Irfan melirik pada jam di dinding.
"Astaga ini udah tengah malam, mana buka di warung itu sayang, lihat ini sudah mau subuh." ujar Irfan menunjuk jam agar Jasmin melihatnya dan sadar akan permintaannya ini.
"Iya itu sudah jam tiga, lalu kenapa?" dengan entengnya istrinya mengatakan itu.
"Ya Tuhan, itu artinya sudah tutup sayang, besok saja ya Mas beli." bujuk Irfan
"Aku gak mau besok! Inginkan sekarang ini!" tegas Jasmiine tak ingin di bantah.
"Tapi sayang jam segini tuh ma---"
"Sssttttt, pokoknya cepat beli jangan banyak nanti-nanti besok dan kapan, inginnya juga sekarang kok bilang besok, dan ingat ya ini tuh keinginan anakmu loh mass, jadi ayo belikan!" Jasmine meminta dengan tak mau di bantah.
"Kamu lagi ngidam sayang?" tanya Irfan.
"Hmm kamu baru nyadar tuh? Sudah jelas sekarang aku lagi ngidam ayam geprek, kenapa mesti di tanya lagi." balas Jasmin dengan perasaan dongkol atas pertanyaan Irfan itu.
"Baiklah aku coba cari ya," akhirnya ucap Irfan ini demi si calon buah hati.
"Ok! Tapi harus yang di jalan xx itu mass, aku gak mau yang lain!" tegasnya dengan keinginannya.
"Iya iya." sambil melengos pergi.
__ADS_1
'Entah di jalan mana aku membelinya, asal pulang bawa ayam geprek deh, lagian dia tidak akan tahu itu aku belinya dimana, lagian permintaan orang hamil kok aneh-aneh sih, mana mintanya tengah malam saat lagi enaknya tidur.' sambil berjalan Irfan nengomel sendiri.