Cahaya Cinta Pengganti

Cahaya Cinta Pengganti
R10


__ADS_3

Sambil menunggu papanya pulang, ia baring di sofa sambil memainkan ponselnya. Membuka lagu sambil melihat pesan-pesan singkat yang teman-temannya kirimkan.


Ia membuka pesan singkat yang Johan kirimkan.


(Udah sampai kerumah belum Rin,) kata pesan singkat lewat wa itu.


(Apa kerjaan hari ini sangat melelahkan, sehingga kamu gak sempat balas chat aku?) kata Johan lagi.


Rina senyum, ia merasa dapat perhatian dari Johan. Walaupun, Johan tidak bisa ia miliki sebagai kekasih. Tapi setidaknya, ia bahagia memiliki Johan sebagai temannya. Yang selalu memperhatikan Rina, baik di rumah maupun di tempat kerja.


Rina tersenyum, ia tidak langsung membalas chatnya Johan. Ia malah senyum-senyum sendiri sambil menatap layar ponsel yang tertera foto Johan itu.


Saat bibik lewat, bibik juga ikut senyum saat melihat Rina senyum. Bibik menghampiri Rina dengan persaan bahagianya.

__ADS_1


"Ciiiieeeee ... senyum-senyum sendiri aja non, dapat pesan dari siapa nih? Coba bibik lihat, apa yang buat non Rina bisa senyum-senyum sendiri," kata bibik tiba-tiba mendekat.


"Ih bibik, gak ada siapa-siapa kok. Mana boleh bibik lihat, aku hanya lihat vidio aja kok," kata Rina sambil menutup layar ponselnya.


"Tuhkan, gak mau bibik lihat. Berarti ada seseorang yang bikin non Rina bisa senyum-senyum sendiri nih," kata bibik kembali lagi menggoda Rina.


"Ngak kok bik, aku hanya lihat vidio lucu aja kok. Mana ada lihat foto orang, gak ada juga foto yang bisa bikin aku bahagiakan. Orang akunya jomblo dari dulu jugakan bik," kata Rina berusaha berdalih.


"Iya deh, iya. Bibik gak akan ganggu non Rina lagi," kata bibik sambil berjalan meninggalkan Rina.


Rina kembali melihat layar ponselnya. Ia berniat membalas pesan singkat yang Johan kirimkan padanya.


(Aku udah nyampai rumah kok, Han. Udah baring juga nih, maaf ya telat.) tulis Rina lewat wa.

__ADS_1


(Lumayan capek, tapi aku bahagia sih Han. Karna pesanan kita sukses besar bukan?) tulis Rina lagi.


Dengan cepat, pesan singkat itu Johan balas.


(Gak papa lama balas, yang penting kamu balas chat akukan.)


(Bagus deh kalo kamu udah nyampai rumah. Aku jadi tenang.)


(Pesanan kita sukses, itu karna kerja keras kalian semua. Aku sangat berterima kasih pada kalian, karna udah bikin cafe aku semakin berhasil.)


Rina senang, Johan ternyata dengan cepat membalas chatnya. Namun, ia juga merasa sedih. Harapannya untuk memiliki Johan sebagai kekasih, sangat sulit untuk ia gapai.


Apa lagi setelah Johan putus sama Indah, semakin besarlah rasa tidak mungkin itu bagi Rina. Karna Johan pernah bilang, kalau ia tidak akan memiliki kekasih dulu untuk sementara waktu.

__ADS_1


Sementarawa waktu yang tidak bisa ia tentukan. Karna ia sangat mencintai Indah, jauh dari lubuk hatinya yang terdalam. Nama Indah masih terukir dengan indahnya di hati Johan.


Terkadang, Rina merasa iri pada kakaknya. Kenapa bisa Johan mencintai kakaknya, kenaoa bukan dirinya yang Johan cintai. Kalau Johan cinta pada Rina, mungkin Rina adalah orang yang paling bahagia didunia ini. Karna apa yang Rina impikan jadi kenyataan. Memiliki Johan sebagai kekasih, apalagi sebagai pendamping bagi hidup Johan.


__ADS_2