Cahaya Cinta Pengganti

Cahaya Cinta Pengganti
R35


__ADS_3

Dalam kebingungan itu, pintu kamar Rina pun di ketuk dari luar. Makin bingung lagi Rina saat ini, karna Rina mengira itu pasti mama yang memanggil nya untuk pergi sekarang.


Bagai mana mau pergi, ia siap saja belum. Jangan kan siap, ia pakai baju aja sama sekali belum tahu mau pakai baju apa.


"Biar bibik yang buka aja ya non." kata bibik.


"Iya bik."


Bibik pun membuka pintu kamar, Rinq melihat dan berharap kalau itu bukan mama nya. Namun sayang nya, apa yang ia harap kan ternyata tidak sama dengan yang ia dapat kan.


Saat pintu di buka, muncul lah mama nya yang sudah siap dengab rapi dan elegant nya. Mama sudah siap mau pergi ternyata.


"Di mana Rina bik, apa ia sudah siap sekarang." kata mama pada bibik. Bibik terlihat serba salah dengan pertanyaan mama itu.


"Be... Belum nyonya, non Rina masih milih baju saat ini." kata bibik gugup.

__ADS_1


"Ya udah, bibik lanjut saja mama kerjaan bibik. Biar Rina saya yang urus." kata mama sambil berjalan masuk.


Mama sudah tahu kalau Rina pasti belum siap. Bagai mana mungkin Rina bersiap sendiri. Karna ia kan belum pernah makan malam dengan orang penting sama sekali.


Bibik pun keluar dari kamar Rina, berharap kalau non putri kesayangan nya itu baik-baik saja dan tidak kena marah sama mama.


Saat melihat mama, gugup Rina semakin bertambah. Ia merasa ia sudah membuat mama kecewa sama dia yang tidak bisa siap tepat waktu.


"Tunggu sedikit lagi ma, Rina akan segera siap." kata Rina.


"Ini, pakai baju kakak mu saja. Ini cocok sama kamu, dari warna sampai selera nya pas sama kamu." kata mama sambil memberi kan gaun hijau yang terlihat sangat indah.


Rina mengambil baju itu, melihat dan membulak-balik kan baju itu. Ia merasa takut, jika ia memakai baju itu. Apa kakak nya tidak akan marah pada nya nanti.


"Tidak usah takut, pakai saja baju itu. Kakak mu belum pernah memakai baju itu sekali pun. Ia tidak suka sama warna dan model baju nya terlalu tertutup." kata mama seakan tahu apa yang anak nya cemas kan.

__ADS_1


"Ayo pakai, waktu kita tidak banyak. Jangab bikin kelurga Respatih menunggu kita." jkata mama.


"Baik ma." kata Rina sambil membawa baju itu kekamar mandi untuk memasang nya.


Sementara Rina ganti baju di kamar mandi. Mama menunggu di dalam kamar sambil menyiap kan make-up untuk merias wajah Rina.


Tak lama, Rina pun keluar dari kamar mandi dengan gaun hijau yang terlihat sangat cocok di tubuh nya.


Mama kagum saat melihat Rina yang memakai gaun hijau yang sederhana namun sangat manus di pandang mata. Gaun itu begitu serasi dengan Rina.


Rina melihat mama yang menatap nya, ia merasa agak aneh dengan apa yang mama lihat.


"Apa ini tidak cocok untuk Rina ma, Rina tidak sama seperti kak Indah yang selalu cantik jika memakai apa saja." kata Rina.


"Tidak, gaun itu cocok untuk mu. Itu terlihat sangat serasi dengan tubuh mu." kata mama.

__ADS_1


"Ayo sini, tinggal sedikit riasan wajah saja lagi." kata mama.


__ADS_2