
Rina pun sampai di ruang tamu, di sana ada mama dan seorang wanita paruh baya. Wanita itu terlihat tidak terlalu ramah.
Saat Rina sampai di sana, mama pun bangun dari duduk nya. Ia menghampiri Rina dengan senyum di wajah nya.
"Sini sayang, kenal kan ini ibuk Dara. Tangan kanan nya keluarga Respatih." kata mama sangat ramah.
Rina pun senyum kearah buk Dara yang terlihat sangat dingin dan mungkin akan sangat garang itu.
"Buk Dara, ini Rina putri kedua keluarga Kinandar. Nama nya Adrina Kinandar." kata mama menjelas kan pada orang yang di panggil buk Dara.
"Baik lah kalau begitu, Rina ayo ikut saya kerumah keluarga Respatih. Mereka ingin bertemu dengan kamu sekarang juga." kata buk Dara tanpa basa basi.
Rina melihat kearah mama nya, ia belum sial menkawab apa yang buk Dara kata kan. Ia juga tidak tahu, jika keluarga Respatih ingin segera bertemu dengan nya.
__ADS_1
"Ayo sayang, tidak ada masalah apa pun. Mereka hanya ingin melihat calon menantu mereka saja." kata mama.
"Apa perlu ganti baju dulu ma." kata Rina.
"Tidak perlu, kamu sudah cantik dengan baju rumah mu. Berangkat sekarang saja agar keluarga Respatih tidak terlalu lama menunggu kamu." kata buk Dara.
Rina tidak menjawab, ia hanya mengikuti apa yang buk Dara itu kata kan. Dalam hati nya berkata, ini baru tangan kanan keluarga Respatih. Bagai mana dengan keluarga Respatih nanti yang aku hadapai. Bagai mana bisa kak Indah bahagia mau menikah dengan orang yang seperti ini. Kata Rina dalam hati.
Dia tidak tahu, ternyata mama nya sudah membicara kan penukaran kakak nya dengan dia. Ternayat, mama nya sunguh bergerak cepat.
"Kamu yakin ingin menikah dengan tuan Arjuna yang sekarang." kata buk Dara angkat bicara setelah mereka beberapa menit dalam mobil.
"Yakin buk." jawab Rina singkat.
__ADS_1
"Saya tahu, kakak mu pasti sedang tidak sakit sekarang kan. Dia hanya tidak ingin menikah dengan tuan Arjuna karna tuan Arjuna sudah cacat sekaran." kata buk Dara.
Rina diam, jadi mama bilang pada keluarga Respatih kalau kak Indah sedang sakit ternyata. Pantas saja, kak Indah hanya berdiam diri di kamar sekarang. Kata Rina dalam hati nya.
"Kenapa kamu diam, apa yang saya kata kan itu benar ada nya bukan?" kata buk Dara lagi.
Rina tidak tahu mau menjawab apa pada buk Dara. Karna memang benar ada nya apa yang buk Dara kata kan.
"Sudah lah anak manis, kamu tidak perlu terlihat takut pada ku. Aku dan keluarga Respatih sudah tahu apa yang sebenar nya terjadi. Keluarga mu sangat sayang pada kakak mu bukan, sehingga mereka menjadi kan mu pengganti untuk menikah dengan tuan Arjuna. Keluarga mu takut kan kalau sampai pernikahan itu gagal dan keluarga mu dapat masalah." kata buk Dara panjang lebar.
"Tidak kok buk, kakak saya benar-benar sakit kok sekarang." kata Rina.
"Jangan bohong lagi anak manis, keluarga Respatih tidak bisa kalian kelabui." kata buk Dara pada Rina.
__ADS_1