Cahaya Cinta Pengganti

Cahaya Cinta Pengganti
R24


__ADS_3

Rina di antar pulang kerumah, ia sampai di depan rumah nya dengan selamat. Hati nya masih sedih campur bahagai setelah pulang dari rumah keluarga Respatih.


Bahagia karna keluarga Respatih ternyata sangat hangat dan baik. Sedih karna melihat kondisi Arjuna yang semakin terpuruk di karna kan kakak nya meninggal kan Arjuna dalam kondisi Arjuna yang sangat mengkhawatir kan.


Seharus nya, Indah itu menyemangati Arjuna agar bisa membuat kondisi nya kembali normal. Namun, apa yang Indah laku kan berbanding terbalik. Ia malah meninggal kan lelaki itu dengan tanpa belas kasihan.


Rina masuk kedalam rumah, setelah mobil yang mengantar kan nya pergi meninggal kan halaman rumah Rina. Dan setelah Rina mengucap kan terima kasih pada supir yang mengantar kan nya sampai depan rumah.


Di ruang keluarga sudah ada mama dan Indah menunggu nya dengan harap-harap cemas.


"Bagai mana Rina, apa yang mereka kata kan." kata mama langsung saja bertanya pada Rina.


"Tidak ada apa-apa ma, bukan nya mama sudah bicara pada keluarga Respatih tentang masalah ini kan." kata Rina.

__ADS_1


"Iya sih, memang mama sudah bicara. Hanya saja mama ingin tahu saja, bagai mana keluarga mereka pada mu." kata mama.


"Iya, aku juga ingin tahu bagai mana keluarga Arjuna memperlaku kan kamu. Apa kah sebaik memperlaku kan aku saat datang kerumah mereka." kata Indah.


"Aku rasa biasa saja perlakuan mereka pada ku. Tidak ada yang spesial dan tidak ada beda nya." kata Rina.


"Tapi kak Indah harus fikir kan sekali lagi kak. Kasihan Arjuna yang semakin terpuruk karna kehilangan kakak." kata Rina.


"Aku tidak masalah kak, tapi Arjuna tidak bisa terima sama apa yang kakak laku kan." kata Rina.


Niat Rina sebenar nya baik, ia ingin Indah memikir kan sekali lagi. Ia kasihan pada Arjuna yang terlihat sangat kecewa dan sangat menyedih kan di sana.


"Aku tidak akan menikah dengan manusia lumpuh. Dulu ia, aku mencintai nya karna ia sempurna. Kalau sekarang, bagai mana bisa aku cinta apa lagi hidup serumah sama lelaki cacat itu. Yang ada bukan bikin bahagia melain kan bikin sengsara tahu gak." kata Indah.

__ADS_1


"Rina, kamu gak berniat menolak menikah dengan Arjuna mengganti kan kakak mu bukan." kata mama harap-harap cemas saja hati nya saat ini.


"Gak kok ma, aku akan tetap menikah dengan Arjuna. Sebagai mana yang kita bicara kan sebelum nya." kata Rina mantap.


"Ya sudah ma, aku mau masuk kamar dulu. Mau istirahat, dan mau tidur sebentar." kata Rina sambil berjalan meninggal kan mama dan kakak nya di ruang keluarga.


Sepeninggalan Rina, Indah bicara sama mama nya. Bicara masalah yang sama sebelum nya. Masalah apa lagi, kalau bukan masalah Rina yang akan mengganti kan Indah menikah dengan Arjuna.


"Ma, apa mama yakin kalau Rina gak akan kabur di hari pernikahan. Aku gak mau kita dapat masalah ma." kata Indah.


"Kenapa harus Rina kabur, bukan nya dia yang sudah setuju sama pernikahan ini. Ia kan udah setuju mengganti kan kamu menikah dengan Arjuna." kata mama.


"Iya aku tahu ma, hanya saja aku takut nya Rina berubah fikiran." kata Indah.

__ADS_1


__ADS_2