
Pada Akhir nya, perdebatan itu bisa di akhiri juga. Saat Rina yang angkat bicara, papa pun ikut saja apa yang anak nya kata kan.
Indah akhir nya pergi dengan mengguna kan uang papa juga. Uang tabugan nya terselamat kan saat Rina bicara sama papa.
***
Pagi itu, mama mengantar kan Indah kebandara. Sedang kan papa tidak ikut, Rina juga tidak ikut pergi. Hanya mama saja yang pergi sendirian.
Rina masuk kerja hari ini, ia terlihat sangat lesu saat di tempat kerja. Tak sama seperti biasa nya Rina bekerja.
Johan melihat karyawan yang juga sebagai teman nya. Ia pun menghampiri Rina dengan diam-diam. Saat itu, cafe sedang sepi dari pengunjung.
Resti sibuk dengan buku laporan akhir tahun nya. Sedang kan Budi sibuk dengan urusan nya sendiri.
__ADS_1
"Hei, kok melamun melulu sih kamu nya Rin. Akhir-akhir ini, kamu itu terlihat aneh tahu gak." kata Johan.
"Gak kok Han, mana ada aku aneh. Aku hanya ada sedikit beban fikiran saja. Tapi tidak ngaruh sama kerjaan aku kan." kata Rina.
"Gak nagruh sama pekerjaan kamu sih, tapi ngaruh sama mata aku nih. Mata aku itu gak bisa banget lihat kamu ngak happy tahu gak." kata Johan.
"Alah, mata buaya darat mah memang begitu kan. Mata gombal dan suka nya kesempatan." kata Rina dengan senyum.
"Enak aja kamu bilang mata buaya darat. Dari mana datang nya buaya darat setampan aku." kata Johan.
"Wuih, enak banget tuh mulut kalo ngomong orang ya." kata Johan.
"Oh ya, gimana kabar kakak mu Rina. Aku dengar ia mau nikah kan tak lama lagi." kata Johan.
__ADS_1
"Iya, baik-baik aja kok. Gak ada yang berubah dari kakak ku, dia masih sama saja sejak dulu." kata Rina.
"Sama kayak hati aku pada nya, masih sama juga sejak dulu sampai sekarang." kata Johan tanpa sadar membicara kan hati nya untuk Indah.
Ada rasa sedih dalam hati Rina saat kata-kata itu menyentuh telingga nya. Dulu nya, Rina selalu berharap ada cinta di hati Johan untuk nya, walau sedikit saja. Bagi Rina sudah cukup rasa cinta yang sedikit itu.
Namun kenyataan nya samgat berbeda, Johan tetap cinta pada Indah walau pun Indah sudah membuat ia terluka.
"Kamu sangat mencintai kakak ku ya Johan." kata Rina ingin memasti kan lagi.
"Aku rasa kamu tidak perlu menanya kan hal itu pada ku Rina. Karna kamu sudahbtahu jawaban nya." kata Johan.
"Tapi kamu sudah di sakiti sama kakak ku, kenapa kamu tidak membenci nya saja Johan." kata Rina.
__ADS_1
Kata kan satu kalimat saja Johan pada ku untuk kak Indah. kata kan kalau kamu tidak suka kakak ku. Dan kata kan kalau kamu benci kakak ku. Lalu kata kan kamu mencintai aku. Maka aku akan selama nya berada di samping mu. Kata Rina dalam hati nya.
"Rina, aku tidak pernah merasa benci pada kakak mu. Aku masih tetap mencintai nya walau pun ia bikin hati ku perih saat itu. Aku juga tidak tahu, kenapa aku tidak bisa benci sama Indah. Yang aku tahu hanya lah, aku cinta dia." kata Johan.