
"Cukup kak Juna, aku menikah dengan mu bukan karna harta mu. Bukan karna sayang sama harta yang kalian miliki. Ingat satu hal, aku tidak butuh harta kalian. Aku bukan gadis murahan yang seperti kamu bayang kan." kata Rina sangat marah. Ia tidak bisa menahan rasa marah nya lagi.
"Kalau kamu tidak suka pada ku, aku mohon benci saja aku. Jangan bawa keluarga ku, aku tidak suka orang melibat kan keluarga ku. Walau pun di dalam keluarga hanya papa yang sayang pada ku, tapi tetap saja tidak ada yang boleh menginjak-injak harga diri keluarga ku." kata Rina.
Rasa nya air mata nya sangat ingin tumpah. Baru pertama kali ini dia di hina karna harta. Rina bergegas masuk kedalam kamar mandi, ia tidak mampu lagi menahan air mata nya. Air mata itu sangat ingin tumpah.
Sedang kan Arjuna, ia masih diam di sana. Masih diam sama apa yang Rina kata kan. Ia tak menyangka, gadis pemalu dan lembut waktu itu bisa naik darah juga.
Maaf kan aku Rina, kamu tak seharus nya menikah dengan aku. Kamu cantik, baik dan tidak perlu mengorban kan hidup mu dengan menikah dengan orang lumpuh seperti aku ini. Harus nya kamu menolak saja, sama seperti kakak mu. Kata Arjuna dalan hati sambil terus menatap pintu kamar mandi yang tertutup rapat.
__ADS_1
Di dalam kamar mandi itu, Rina mencurah kan isi hati nya. Ia mencurah kan segala kesedihan nya.
Aku sudah tidak di ingin kan di rumah, kenapa aku juga tidak di ingin kan di sisi kak Juna. Kenapa nasib ku sangat buruk sih. Kata Rina dalam hati.
Tiba-tiba Rina ingat apa yang kakak nya laku kan sama lelaki yang telah menjadi suami nya saat ini.
Rina merasa bersalah pada Arjuna, kenapa juga ia harus berkata-kata kasar pada Arjuna. Arjuna wajar bilang hal yang menyakit kan. Karna apa yang kak Indah laku kan sangat lah tidak berpri kemanusiaan.
Rina keluar dari kamar mandi, ia tidak ingin memikir kan apa yang Arjuna kata kan pada nya. Ia sekarang akan menutup telinga buat kata-kata kasar Arjuna.
__ADS_1
Saat ia membuka pintu kamar mandi. Arjuna ada di depan kamar mandi. Rina kaget karna melihat Arjuna di sana.
"Kamu gak papa kan, aku minta maaf sama apa yang aku kata kan tadi." kata Arjuna pada Rina.
"Gak papa kok kak, aku yang harus nya minta maaf sama kakak. Gak seharus nya aku marah sama apa yang kakak kata kan." kata Rina.
"Tidak, kamu wajar marah. Karna aku telah berkata kasar pada mu." kata Arjuna.
"Kak Juna, aku minta maaf atas nama kak Indah. Ia tak seharus nya berlaku begitu pada mu. Maaf kan kakak ku, aku rela jadi pengganti amarah mu pada kak Indah." kata Rina pada Arjuna.
__ADS_1