
Pada akhir nya, Indah juga ikut kejamuan makan malam keluarga. Indah mengguna kan baju terbaik nya untuk kejamuan makan malam di rumah keluarga Respatih. Ia berharap, Arjuna akan mengingat baju yang ia pakai. Itu adalah baju yang palin Arjuna sukai saat Indah mengguna kan baju itu.
Berkali-kali Arjuna memuji Indah dengan baju yang ia pakai dulu nya. Indah ingin itu terulang lagi, walau pun sekarang Arjuna adalah suami sah dari adik nya.
Keluarga Kinandar di sambut hangat oleh keluarga Respatih, karna ia adalah orang tua dari menantu mereka. Rina adalah menantu yang di sayang di keluarga Respatih, karna Rina adalah anak yang sopan dan baik budi nya.
Saat keluarga Kinandar datang, mereka seperti biasa. Sudah di tunggu di ruang tamu oleh mami dan papi. Sedang kan, Arjuna dan Rina masih belum ada di ruang tamu.
"Ya ampun, aku rasa ada tamu yang gak di undang yang datang kerumah kita mi." kata Selly saat melihat indah juga datang.
"Selly, jangan bilang begitu dong nak. Indah kan juga keluarga Kinandar, wajar kalau ia juga ikut hadir kan." kata mami.
"Maaf kan Selly ya, dia memang gitu anak nya. Dia anak manja, maka nya jadi gitu deh. Apa kamu sudah sembuh sekarang, sehingga kamu ikut hadir di jamuan makan malam." kata mami pada Indah.
"Udah tante, aku baru pulang dari berobat keluar negeri. Maaf untuk yang kemarin ya tante, apa Arjuna nya udah sembuh juga." kata Indah tanpa tahu malu.
Mami dan papi sebenar nya hanya basa-basi saja. Mereka saling pandang saat Indah menanya kan Arjuna. Mereka sudah tahu apa yang sebenar nya terjadi pada Indah.
Saat itu, Rina dan Arjuna baru saja sampai di ruang keluarga. Melihat orang tua nya yang datang, Rina sangat bahagia dan langsung menghampiri mereka.
"Mama, papa, kalian udah datang rupa nya." kata Rina.
"Anak papa baik-baik aja kan. Kamu terlihat makin cantik saja nak sekarang." kata papa.
__ADS_1
"Aku baik-baik aja pak, maksih papa sayang." kata Rina.
Sedang kan Arjuna melihat Indah, begitu pun sebalik nya. Indah malah berani menghampiri Arjuna.
"Juna, apa kabar kamu. Udah sembuh kamu ya sekarang, aku juga udah sembuh kok dari sakit aku Juna." kata Indah.
"Ya aku udah sembuh dan udah baik-baik saja. Bagus deh jika kamu juga udah sembuh." kata Juna.
"Juna, apa kamu gak kangen sama aku. Aku kangen lho sama kamu. Aku pakai baju yang paling kamu suka sekarang." kata Indah.
Yang lain melihat kearah mereka, semua nya melihat kearah Indah dan Arjuna. Rasa jijik di hati Selly semakin menjadi-jadi. Ia malas melihat, apa yang Indah tunjuk kan pada kakak nya.
Selly menarik Rina, ia tidak suka melihat kakak nya dekat dengan Indah. Ia menarik kakak ipar nya dan membawa kekakak nya.
"Kak Juna, jangan lupa ya. Ini istri cantik kakak ada di sini. Ini kakak ipar aku, kakak haru selalu dekat sama kakak ipar. Biar kakak ingat, kalau kakak sudah punya istri." kata Selly.
Untung saja, Arjuna sigap menangkap tubuh Rina. Sekarang, Rina ada dalam pelukan Arjuna. Indah melihat itu sangat marah, hati nya bagai kan kehilangan kendalai.
Namun ia mencoba sabar dan tidak temakan emosi. Ia berusaha bersikap manis saat ini. Karna di sana ada orang tua Arjuna dan juga ada orang tua nya.
"Juna, bisa kah kita hanya bicara berdua. Aku ada yang ingin di bicara kan. Aku mohon, aku hanya minta waktu lima menit saja agar bisa bicara empat mata sama kamu." kata Indah.
"Jangan mau kak, kakak kan sudah punya istri cantik." kata Selly.
__ADS_1
"Selly, jangan bicara begitu sama orang lain. Biar kan saja kak Indah dan kak Juna bicara. Mereka mungkin punya hal penting yang ingin di bicara kan." kata Rina.
Rina berusaha santai, padahal hati nya sangat sakit saat melihat Indah dan Arjuna dekat. Apa lagi saat Indah bicara sangat lembut pada Arjuna dan melihat tatapan mata Arjuna yang terlihat masih ada cinta di dalam hati Arjuna.
"Baik lah, ayo ketaman. Aku akan dengar kan apa yang kamu kata kan." kata Arjuna setuju dengan apa yang Indah minta.
Indah dan Arjuna pun pergi ketaman berdua, sedang kan Selly sangat marah sama keputusan kakak nya. Kenapa harus bicaa berdua, kalau ada hal yang ingin di bicara kan tinggal bicara saja di depan yang lain juga bisa kata Selly. Namun, Rina menenag kan hati Selly.
****
Beberapa saat kemudian, Rina di suruh ketaman. Ia di minta mami untuk memanggil Arjuna agar segera kembali dan ikut makan malam bersama. Rina pun pergi, dan sudah berada di atara bunga-bunga yang tumbuh rindang.
Rina awal nya berniat untuk langsung memanggil Arjuna dan Indah. Namun ia membatal kan niat nya saat melihat Indah memeluk Arjuna. Tiba-tiba saja Rina merasa kan rasa sakit di hati nya. Ntah kenapa, tapi rasa nya sakit sekali saat melihat Arjuna di peluk oleh orang lain.
"Juna, aku masih sangat mencintai mu. Dan aku juga yakin kalau kamu masih cinta sama aku. Apa salah nya kita bersatu kembali, kamu kan tidak mencintai Rina adik ku kan." kata Indah.
Kata-kata itu Rina dengar dengan sangat amat jelas. Tidak ada sedikit pun yang tidak ia dengar apa yang Indah kata kan.
"Aku tidak bisa meninggal kan Rina walau aku tidak cinta pada nya. Aku harus menghormati Rina karna dia adalah istri ku. Aku mohon sama kamu, lupa kan saja aku dan masalalu kita. Kamu yang mengingin kan ini bukan." kata Arjuna.
"Kamu tidak bisa memaksa kan hati mu Juna. Jujur lah pada ku, kalau kamu masih cinta sama aku kan. Ayo jujur Juna, aku tahu kamu." kata Indah lagi.
"Ya, aku memang masih mencintai kamu. Tapi aku tidak bisa bersama kamu lagi. Karna aku sudah punya istri sekarang. Walau aku tidak mencintai istri ku, tapi dia tetap lah istri sah ku." kata Arjuna.
__ADS_1
Air mata jatuh dengan sendiri nya di pipi Rina. Jadi, sampai saat ini ternyata Arjuna masih belum bisa mencintai nya.
Ternyata dalam hati Arjuna masih ada Indah. Ia hanya menghormati Rina sebagai istri nya. Sakit rasa nya bagi Rina yang mendengar langsung apa yang Arjuna kata kan.