Cahaya Cinta Pengganti

Cahaya Cinta Pengganti
R40


__ADS_3

Johan ikut duduk di samping Rina. Rina yang tidak tahu akan kedatangan Johan jadi kaget karna Johan tiba-tiba saja duduk di samping nya.


"Ada apa sih ni rame-rame, kok gak ngajak aku." kata Johan.


"Ih kak Johan datang tiba-tiba aja. Lama-lama kak johan ini sangat mirip sama Budi tahu gak." kata Resti.


"Ya iya lah, kita kan gak lama lagi akan jadi keluarga. Ya kan bos Johan?" kata Budi.


"Enak aja, siapa yang mau satu keluarga sama kamu Bud." kata Johan.


"Udah deh, kok malah jadi kalian yang ribut sih. Kan Rina nya gak jadi deh cerita sama kita, kenapa Rina nya datang-datang dengan wajah sedih." kata Resti.


"Kamu sedih ya Rin, sedih kenapa sih kamu." kata Johan melihat Rina.


"Gak ada apa-apa sih sebenar nya. Aku hanya ingin bilang pada kalian semua, kalau aku mulai besok udah gak bisa kerja di sini lagi." kata Rina.


Semua nya kaget, semua nya melihat kearah Rina. Mereka tak menyangka kalau Rina akan berhenti bekerja. Mereka penasaran, kenapa gadis itu mau berhenti dari kerjaan nya.

__ADS_1


"Hah, kamu gak serius kan Rin." kata Resti.


"Kamu jangan bercanda dong Rina." kata Budi.


"Lho kok mendaak banget sih Rin, kamu mau berhenti nya. Emang nya ada apa sih sampai kamu mau berhenti." kata Johan pula.


"Iya Rina, ada apa kamu sampai mau berhenti." kata Resti.


"Aku hanya sedang tidak ingin bekerja aja sekarang Johan, Resti, Budi. Aku mau istirahat dulu dati pekerjaan ku." kata Rina.


"Apa kamu punya alasan lain lagi Rina, sehingga kamu tiba-tiba berhenti dari cafe aku." kata Johan.


"Aku tidak bisa mengata kan alasan detail nya. Maaf kan aku teman-teman, aku tidak bisa bercerita banyak pada kalian." kata Rina.


"Kamu selalu saja begitu pada kami Rina, kamu tidak ingin cerita masalah mu pada kami. Kami ini adalah sahabat mu." kata Resti kesal.


"Resti, mana bolejh kamu bilang begitu. Rina tidak ingin cerita pada kita, kamu gak bisa memaksa kan dia dong." kata Johan.

__ADS_1


"Maad kan Resti Rina, dia hanya peduli pada mu. Kamu harus maklum sama apa yang ia kata kan." kata Johan pada Rina.


"Ya, aku tidak marah kok sama Resti. Aku tahu sifat teman-teman ku bagai mana." kata Rina.


"Aku hanya peduli pada mu Rina, apa kah ini karna keluarga mu lagi." kata Resti.


"Aku tidak bisa kata kan yang sebenar nya pada kalian. Maaf kan aku Resti, maaf juga untuk mu Johan." kata Rina.


"Aku berharap, aku bisa bekerja lagi nanti setelah aku sudah cukup istirahat nya." kata Rina.


"Baik lah Rin, kami akan senantiasa menerima kamu. Pintu cafe Johan's akan selalu terbuka buat sahabat terbaik seperti kamu." kata Johan.


"Iya, aku harap kamu selalu mengunjungi kami di sini ya." kata Resti pada akhir nya.


"Baik lah, kalian adalah sahabat baik aku. Aku sayang pada kalian." kata Rina.


Rina dan Resti pun berpelukan, saat Budi mau ikut, Resti malah mendorong Budi tidak mau ikut pelukan.

__ADS_1


__ADS_2