
Ternyata sudah jam 2 siang pantas saja aku lapar sekali batin winnie bicara pada diri sendiri, setelah selesai keluar dari hall lapangan tempat winnie ujian test masuk untuk kuliah jurusan ekonomi sesuai keinginan orangtuanya.
"Nie...." panggil seseorang sambil menyentuh pundak Winnie ketika Winnie masih menatap handphonenya.
"Widi, kamu di sini juga ?" jawab Winnie setelah melihat siapa yang menyentuh dan menanggilnya tadi dengan senyum bahagia.
"Iya, kenapa kamu di sini Nie ? bukannya kamu ambil kampus tetangga jurusan Design ?" berondong Widi karena mengetahui dari awal cita-cita Winnie ketika mereka di SMA.
"Titah kerajaan tidak bisa di tolak" jawab Winnie lagi sedikit menunjukkan wajah sendu.
"haha, tidak apalah Nie. artinya Tuhan baik sama saya mengirimkan kamu masuk di kampus ini bersama aku" Widi tertawa bahagia karena mengetahui akhirnya punya teman di hutan manusia ini.
"Yuk, cari tempat makan aku lapar nih" Winnie menunjukkan jam pada Hp nya kepada Widi
"ayo, aku juga lapar"
Mereka berjalan beriringan sambil membicarakan segala hal dari awal datang pagi menuju hall tempat ujian sampai soal ujian yang mereka dapatkan untuk masuk kampus Darma Sakti ini.
Menu kantin sudah di hadapan mereka, begitu banyak menu yang di tawarkan sangat berbeda dengan menu kantin SMA mereka.
"Aku beli nasi ayam goreng garing"
"Aku beli nasi sapi lada hitam" kata mereka bersamaan.
" Oke, nanti kita bisa saling sharing ya" kata Widi lagi. di jawab dengan jari Winnie membentuk huruf ok.
---- Flashbacks----
Di ruangan osis SMA Pelita masih ada beberapa anggota osis merapihkan surat dan segala hal perlengkapan osis. Ini adalah waktu osis senior akan menyerahkan jabatan kepada osis junior yang akan dilakukan besok .
__ADS_1
"Winnie, itu widi dan group pulangmu sudah tunggu" Kasih mengabarkan Winnie yang masih merapihkan perlengkapan osisnya di meja.
"Kasih, ayo bantu aku dong" pinta Winnie setelah melihat keluar jendela dari ruang osis, sudah lengkap Widi, Calista dan Mimi sedang ngobrol di dekat tangga depan ruang osis.
"Biasa deh si Nie ini kalau kelompok pulangnya sudah berkumpul pasti enggak bisa pelan- pelan" komplant Kasih sambil membantu Winnie menyelesaikan semua.
Kasih adalah ketua osis teman akrab Winnie selama menjabat 1 tahun ini di ke osis-an.
Dan Winnie adalah anggota osis yang menjabat sebagai ketua kesenian.
Kasih memang ketua osis yang terbaik karena dia sangat supel dan suka membantu semua orang tanpa pilih-pilih.
"Akhirnya selesai " winnie berkata untuk dirinya sendiri dengan nada bahagia.
"Bye, bu ketua dan pak wakil" lanjut Winnie setelah memakai tas ransel sekolahnya dan meninggalkan kasih di ruang osis dengan Tomi yang adalah wakil ketua osis.
" Sorry ya semua " kalimat pertama Winnie begitu mendekat di barisan temen-temen pulangnya.
"Ternyata osis makin report ya ? " tanya Calista
"Persiapan serah terima jabatan besok, Ta" info Winnie menjawab pertanyaannya.
"Ayo pulang atau mau ke tempat pak Bun itu ? " tanya Widi menunjuk warung sate soto terkenal di kalangan sekolah Pelita.
"Ke rumah aku aja yuk, tadi pagi kayaknya mbak di rumahku sedang siap siap masak cireng" ajak Calista menyebutkan makanan favorit mereka semua.
"Ayo" semua jawab kompak begitu mendengar menu makanan kesukaan mereka disebut.
---------
__ADS_1
"Sorry, boleh duduk disini ?" tanya salah satu dari tiga pria di hadapan Widi menunjuk kursi di sebelah mereka yang masih kosong.
" Silakan " jawab Widi sambil menarik tas di samping kursinya dan gerakan itu di ikuti oleh Winnie.
"Kalian mahasiswa baru juga ya ? " tanya pria lain yang lebih tinggi dari pria sebelumnya.
"Iya, kami jurusan ekonomi" jawab Widi
"Oh, sama dong kami juga mahasiswa baru dengan jurusan yang sama" jawab pria tadi sambil tersenyum lucu
"Tuh nomor kita bergetar" tunjuk pria tinggi lainnya dan berkacamata ke nomor panggilan menu kantin tanda masakan sudah jadi.
Setelah mereka makanan Winnie dan Widi habis mereka meninggalkan 3 pria tersebut.
"Ayo pulang" ajak Winnie setelah perut mereka kenyang dengan makanan kantin tadi
"Ayo, kamu tidak diantar ya tadi ?" tanya Widi melihat lapangan parkir yang penuh dengan pengantar dan jemput calon mahasiswa baru.
"Enggak, aku tadi di antar supir tapi aku suruh balik takut kelamaan" jelas Winnie sibuk membuka applikasi taksi online.
"Nih, gampang udah dapat" jelas Winnie menunjukkan hp nya ke Widi menjelaskan mereka sudah mendapatkan taksi online.
" Nie, pengumuman baru ya" ajak Widi begitu taksi sampai di depan pintu rumah Winnie.
"Oke, nanti kita janjian aja" jawab Winnie lagi sambil menunggu pembantu rumah yang sedang membukakan pintu rumah.
"Bye" jawab Widi dan taksi menghilang di belokan blok samping rumah Winnie.
Rumah Winnie berada di blok satu dan rumah Widi berada di blok dua. Karena itu mereka bersekolah dan bertemen akrab sejak SD. Karena dengan berjalan kaki pun mereka bisa saling berkunjung rumah masing-masing untuk bermain bersama.
__ADS_1