Casper Tampanku

Casper Tampanku
episode lima - Pertanyaan Tambahan


__ADS_3

"Siapa itu Joe, Sandy dan January ? " chattingan group berbunyi lagi. Widi membaca sekilas langsung mencolek Winnie yang sedang asik membuat tugas Jurnal.


" Nie, jawab tuh " bisik Widi lagi yang melihat Winnie belum membuka handphone.


" Jawab apaan " bisik Winnie lagi takut terdengar oleh dosen yang lagi duduk di kursinya dengan koran di mukanya.


            Mereka sedang pelajaran akuntansi dan dosen pengajar di kelas mereka emang terkenal hebat cara ngajarnya tapi juga selalu memberikan tugas yang sangat setimpal untuk mahasiswanya.


"Calista " jawab Widi sambil saling cek jawaban miliknya dan milik Winnie di sampingnya.


"Nanti juga Mimi yang jawab" bisik Winnie lagi ke Widi sambil menyodorkan lembaran jawaban pertama yang selesai dikerjakannya.


            Dan benar saja hanya selang lima menit kemudian handphone Widi yang di letakan di atas meja bergetar terus. Tanya jawab pun  terjadi dalam group chatting mereka. Hanya Widi dan Winnie tidak bergabung menjawab group tersebut. Mereka masih sibuk dengan tugas menjurnal dan memposting tugas akuntansi mereka hingga jam mata kuliah tersebut selesai.


            Widi dan Winnie dengan segera membaca group chatting tersebut sambil tersenyum simpul terlukis di bibir mereka bersamaan.


"Hanya mengerjakan tugas akuntansi aja kalian sudah mulai stress ya" ganggu Sandy setelah memutar badannya dari kursi depan ke meja belakang tempat dimana Widi dan Winnie duduk.


" Enak aja, ini teman kita sedang berdiskusi tentang sesuatu yang menarik" jawab Winnie


" Apa yang menarik ?" tanya Januari menimpal


" Yang menarik paling makanan buat Widi " jawab Sandy sekenanya

__ADS_1


" Enak saja, mulai mancing aku ya" jawab Widi masih berfokus pada group chatting mereka


" Widi, udah biar aja jangan di tambah panjang chattingannya" Winnie menutup handphone-nya dan merapihkan buku-buku akuntasi yang masih terbuka di atas mejanya.


            Winnie, Widi, Sandy dan January merapihkan buku dan alat tulis mereka yang masih tercecer di meja mereka masing- masing.


"Sejak jaman SMA hingga sekarang pasti Joe paling lama merapihkan meja" koment Sandy seperti menjelaskan kepada Winnie dan Widi. Karena Joe masih di sibukkan oleh beberapa teman kelas mereka yang menghampiri Joe. Mereka meminta bantuan menjawab soal akuntansi dari dosen tadi.


"Gini deh kalau berteman dengan kawan yang pintar" January juga berbicara seperti untuk dirinya sendiri tapi kencang jadi mereka bisa dengar semua.


"Emang, Joe itu pintar dari dulu apa baru sekarang aja ?" tanya Widi kepada Sandy dan January


" Dari jaman SMA, karena kami dari sekolah yang sama di SMA kalau SMP kami tidak tahu" jelas January dengan bahasa bakunya belum terbiasa menggunakan bahasa santai seperti Sandy dan Joe.


"Jangan sembarangan bicara ya Jan" Joe mendengar semua pembicaraan tersebut dan baru bisa bergabung dengan mereka setelah semua teman kelasnya yang ada di sekitarnya menjauh. Dengan senyum terlukis di bibir Joe.


" Kelas kita selanjutnya di gedung H tidak lewatin kantin" jawab Sandy


" Iya lewat dikitlah, aku belum sarapan tadi" jawab Joe menjelaskan mengapa dia sudah lapar sekitar jam 10 pagi ini.


" Iya ayo " Jawab Winnie dan Widi bersama


" Kalian sudah lapar juga ? " tanya January kepada Winnie dan Widi karena melihat dua sahabatnya itu seperti bahagia mendengarkan kalimat kantin koperasi

__ADS_1


" Aku suka kue tart kecilnya " Winnie menjawab sambil matanya berbinar membayangkan kue tart kecil yang diatasnya bertabur banyak coklat.


            Kantin Koperasi memang langganan Winnie dan Widi sejak awal masuk kampus. Mereka menemukan makanan kesukaan mereka ada di kantin tersebut dan lokasinya selalu dekat dengan gedung perkuliahan yang mereka.


" Aku juga suka gorengannya" jawab Widi menjelaskan January dengan mata yang berbinar seperti Winnie


" Memang ini dua wanita ini....." koment Sandy terputus karena mereka sudah sampai di kantin koperasi kampus.


Winnie membeli kue tart kecil seperti kesukaannya 5 potong kecil, Widi membeli rupa- rupa gorengan dan Joe membeli Roti dan susu kotak untuk sarapannya. Hanya Sandy dan January yang menunggu di depan pintu koperasi sambil ngobrol santai.


"Nih, kita makan sama-sama" Winnie membuka kotak kue yang dibelinya di meja.


karena dosen mata kuliah selanjutnya belum datang seperti biasa kursi Joe, Sandy dan January di putar menghadap belakang di mana Winnie dan Widi duduk. Jadi mereka duduk berhadap hadapan. kali ini Winnie menghadap Sandy, Widi menghadap January dan di depan Joe kosong belum ada yang mengisi kursi tersebut.


Winnie dan Widi membagikan makanan jajanan mereka pada temen pria mereka itu.


" Hai, aku duduk sini ya" temen mereka Tani menyapa mereka dan duduk langsung di hadapan Joe.


" Iya duduk aja " jawab widi dan menyodorkan kotak kue dan gorengan ke hadapan Tani


" Kamu tadi tidak ada pelajaran ? " tanya Winnie ke Tani karena tadi di kelas accounting tidak melihat ada Tani di sana.


" Ada, kelas akuntansi sama di kelas kalian " jawab Tani sambil tersenyum malu

__ADS_1


" Aku telat bangun" jelasnya lagi dan di sambut tawa yang lainnya bersamaan.


            Belum juga selesai Tani makan kue tart kecilnya dosen sudah di hadapan kelas. Mereka akhirnya merapihkan semua makan dan memasukkan di laci meja mereka untuk di lanjutkan nanti.


__ADS_2